Rabu, 16 Juni 2010

At The Lowest Point...

Sepucuk SMS tiba-tiba menyeruak dari handphone Nokia 5700 lama saya setelah saya nyalakan persis sepulang dari kantor.. Memang, hp satu itu sudah tidak lagi saya bawa, dan tak digunakan untuk aktivitas sehari-hari mengingat usianya dan daya tahannya. Ternyata terkirim dari sahabat saya, tanggalnya kemarin.. begini bunyi SMSnya

Just call her...i think maybe she miss her lovely son too..
And you should take a rest from your job to see her someday, OK Bro?
Pekerjaan bisa diperjuangkan, materi bisa dicari, tapi kasih sayang keluarga gak tergantikan
Hargailah itu selama masih bisa, masih punya waktu

dan diakhiri dengan tanda senyum :)

Deg!..
Saya berhenti bernafas sejenak..
hari ini, waktu ini, sepertinya memang seakan sengaja diciptakan untuk saya untuk berhenti dan merenung. Apa yang selama ini sudah saya lakukan, apa yang selama ini saya cari..
Itulah mengapa saya menulis status di FB saya : At the lowest point.... *gak enak banget ternyata..

Dan saya pikir, saya baru saja membuktikan kebenaran law of attraction.. ketertarikan menarik ketertarikan.. hal yang sama... berkaitan.. karena saat menyetel MP3 di Nokia Touchscreen saya, mengalun musik The Prayer - Glee Cast version.. padahal shuffle mode on.
Life is a mystery, everyone must stand alone.
I hear you call my name and it feels like home.

hmm.. ya, memang saya akui saya sedang benar-benar penat dengan urusan pekerjaan. Benar-benar penat.. itulah mengapa sahabat saya mengirim SMS itu, karena saya tahu.. semalam sebelumnya saya juga bilang kalau saya sangat kangen rumah. Karena satu hal yang pasti, hanya di rumah lah saya benar-benar bebas dari perasaan seperti ini. Bisa benar-benar bebas tak memikirkan urusan pekerjaan dari Minggu ke senin.. dan dari Senin ke Minggu..
Biasanya, setidaknya sebulan sekali saya pulang ke rumah. Namun untuk bulan ini, sepertinya sudah lebih dari sebulan saya belum pulang.. Apalagi dua minggu terakhir, setiap sabtu dan minggu terisi oleh bertumpuk pekerjaan dan jadwal.. dan hari-hari terakhir, saya mengalami masalah pribadi.

saya ingin pulang..

Ya rasa ini sering muncul.. apa yang saya telah lakukan.. apa yang saya cari... jika sebenarnya kalau dilihat lebih dalam lagi, apa gunanya yang saya cari jika harus mengorbankan apa yang telah saya miliki.. Mungkin ini saatnya saya harus berkontemplasi lagi, memikirkan kembali, dan mensyukuri apa yang telah saya punya.. kasih sayang dari keluarga..

bener kata sahabat saya di SMSnya...

Saya sering iri dengan teman-teman kantor saya.. mereka setiap malam pulang kantor, ke rumah.. bertemu dengan keluarga.. Saya membayangkan, setiap pagi mereka berpamitan pada orang tua, dan pulang kembali ke rumah disambut dengan kehangatan keluarga.. makan masakan bunda, ngobrol di depan TV bareng ayah.. Satu hal yang kalau saya teruskan akan membuat keyboard notebook saya basah....

saya iri...

tapi sekali lagi saya seharusnya bersyukur.. setidaknya permohonan cuti saya dikabulkan minggu depan. saya bisa pulang... sekali lagi saya harus bersyukur..

dan memang.. sekali lagi law of attraction membuktikan kebenarannya... diakhir tulisan ini... shuffle play MP3 saya memutar lagu Leona Lewis - Run...

light up, light up...
As if you have a choice
Even if you cannot hear my voice
ill be right beside you, dear
louder, louder...
and we'll run for our lives
i can hardly speak, i understand
why you cant raise your voice to say........






1 komentar:

Anonim mengatakan...

Great.....
selangkah lebih maju kamu menghadapi hidup ini...

hmm...kedewasaan maksud aku

kenapa aku kemarin bilang, pernahkah kamu kasih surprise?
mungkin bukan surprisenya, tapi ekspresi kasih sayang kita, apapun bentuknya....

just tell her that you love her...
when you can think not only yourself...
then you will learn sumthing new....
new, another steps...

nahh enak kan nulis blog kl bahasanya begini....
coba nanti kl lagi enakan feels nya
baca semua postinganmu
lalu rasakan....

meta

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...