Selasa, 22 Juni 2010

Catatan Perjalanan : Disinilah semua berawal..

Djuanda International Airport
Surabaya - Indonesia.
07.54 WIB


Sembari menunggu dipanggil masuk boarding room, saya duduk di depan gate 8, menunggu sang lambang negara yang akan menerbangkan saya jam 9.10 nanti. Memang agak kepagian, tetapi saya lebih suka kepagian daripada terburu-buru. Saya lebih senang menikmati suasana, memperhatikan orang-orang dengan berbagai macam latar belakang, lalu lalang dengan berbagai macam urusan dan tenggelam dengan pikiran mereka masing-masing. Seperti saya hari ini, ditemani dengan Spicy Chicken Burger dan Segelas Coke, mampir beli di drive thru tadi.. saya mulai menulis cerita ini.
8 Bulan yang lalu..
Di tempat inilah, Djuanda International Airport, saya menjejakkan kaki pertama kali ke kota pahlawan ini. Saya tidak akan pernah menyangka, kalau ternyata sebagian hidup saya akan saya jalani di kota ini. Saya masih ingat ketika itu, tanggal 1 Oktober 2009, saya resmi dipindahtugaskan dari kantor sebelumnya di Jakarta ke kantor cabang Surabaya. Sendirian, tanpa kenalan, tanpa saudara.. saya terbang dari Jakarta dan sampai di Surabaya. Masih jelas teringat ketika itu, saya minta supir taksi untuk melewatkan mobilnya melalui patung Sura dan Baya (yang terletak di depan kebun binatang Wonokromo), hanya untuk memastikan pada diri saya bahwa saya benar-benar sampai di Surabaya.


suasana lalu lalang orang di depan saya.. hari ini

Disini saya pertama kali bertemu dengan orang-orang yang sangat berjasa pada proses kepindahan saya. Mas Fahmi, Mbak Wari, Pak Irul.. yang sudah mencarikan saya tempat menetap, memfasilitasi dan menemani saya membeli keperluan anak kos.. karena inilah pertama kalinya saya menjadi anak kos yang sebenar-benarnya. Jauh dari keluarga. Memang, di Jakarta dulu juga ngekos. Tapi statusnya masih jadi "anak" bokap... tapi sekarang, ketika surat mutasi itu saya terima, mau tidak mau saya harus hidup sendiri; mengambil segala keputusan sendiri.

*******
Disinilah, di Bandara Djuanda inilah ternyata juga saya memulai banyak perjalanan saya. Nggak terbayang sebelumnya, kalau saya akan sering terbang kesana kemari. Seperti perjalanan hari ini, ke Makassar. Saya sudah tidak ingat lagi sudah berapa kali saya terbang bolak-balik ke Makassar. Tak berlebihan jika saya cukup mengenal kota itu bak mengenali punggung tangan saya sendiri. Bahkan perjalanan-perjalanan saya lainnya juga dimulai dari bandara ini. Ke Bali, Ke Jakarta, dan yang terakhir ke Singapore awal bulan lalu.

Ya. Satu bandara. Banyak Cerita..
dan saya tahu pasti, bahwa cerita saya di bandara ini, tidak akan berhenti hanya disini saja.
akan ada jauh lebih banyak cerita-cerita baru lagi.. yang semuanya dimulai dari satu tempat ini..
tempat yang bernama

Djuanda International Airport..

nyoba webcam.. hehe

*menyeruput tetes coke terakhir, menuju boarding room gate 8.

Tidak ada komentar:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...