Kamis, 03 Juni 2010

Mie Pinangsia, Hidden Treasure in Pakuwon City Food Festival.

Sebelum saya lupa, saya pengen cerita kalo malem minggu yang lalu saya sempat menyambangi salah satu wilayah di Surabaya yang benar-benar baru bagi saya. Mungkin teman-teman yang ada di Surabaya timur gak asing dengan kawasan perumahan terpadu Pakuwon City, dekat dengan kampus ITS. Kalau dari ITS, ke timur dikit bakalan nemu gerbang masuk ke kawasan perumahannya. Namun, yang pengen Gaphe ceritain bukan tentang perumahannya tapi tempat makan yang terletak sebelum masuk ke pintu gerbang Pakuwon City.
Namanya Food Festival. Mirip satu corner di Jogjakarta yang bernama hampir sama, dengan taglinenya "mau makan apa hari ini?". Saya nggak tahu pasti apakah ini sama manajemennya atau nggak, yang jelas konsepnya sama. Satu tempat besar yang dipenuhi dengan banyak foodcourt beraneka macam kuliner. Ada buanyak pilihan yang tersaji di hadapan mata ketika masuk di Food Festival ini, saya sendiri pun sempat bingung menjatuhkan pilihan mau makan apa. Sebelum saya berlanjut ke makanannya, saya pengen cerita dulu tentang suasananya yang asyik pisan euy!. Dari pintu masuk food festival di atas kepala para pengunjung banyak sekali tergantung ratusan -atau ribuan? lampion yang menyala kuning - merah.
Ini niih yang saya bilang asyik suasananya

Terus, ada juga tempat untuk mainan anak kecil such as Merry go round, ada penyewaan sepeda bonceng, ama satu lagi... ada kereta yang bisa ditumpangi untuk keliling kawasan Food Festival dan Pakuwon City. Belom lagi dengan ada beberapa buah panggung yang keseringannya mengadakan acara pentas musik. luar biasa cozy deh.. kalopun gak beli makanannya, setidaknya meluangkan waktu buat ngobrol pun sama serunya. Soalnya saya lihat, selain satu keluarga (ayah, ibu, anak, dan pengasuh) yang datang, banyak juga anak-anak SMA yang pada nongkrong plus main games seru-seruan.
Dari namanya, Food Festival, Gak
aci kalo gak ngomongin makanan. Setelah muter-muter dan disempatkan pipis dulu (yang ini gak penting banget), akhirnya saya menjatuhkan pilihan pada satu makanan namanya mie pinangsia. Yang namanya Gaphe, hampir selalu pasti akan takluk dengan makanan yang namanya mie.. entah mie goreng, mie rebus, mie ayam, mie kering, apapun bentuknya asalkan yang mengandung mie pastilah Gaphe nggak bisa nolak.. *soalnya makanan favorit siih. :)
Bentuknya mirip mie ramen, tapi kuahnya super kental.. Mirip lo mie, tapi kuahnya bening kecoklatan, kaldu banget lah. Sebenernya gak sempet tahu cara masaknya gimana, tapi penyajiannya itu bikin ngiler. Mie nya tipis (Gaphe yakin ini mie bikinan tangan *ya iyalah masak bikinan kaki), trus diatasnya ada sayuran hijau (sawi namanya, kalo gak salah ngerasain), taoge rebus, ama irisan daging ayam tipis-tipis tapi lebar dan irisan daging sapi yang sudah dibacem. Semangkuk porsi besar dibanderol dengan harga IDR 15 K (jiagh.. berasa bule). Mahal?.. sepadan ama rasanya koq.. uenak.. licin tandas. Rasanya nggak berlebihan deh kalo Gaphe nobatkan mie pinangsia ini sebagai
hidden treasure Food Festival Pakuwon City.
hmm.. sluuurrp.... (yang dilihat mie nya aja!. kalo liat orangnya dijamin gak napsu makan :P)

Tidak ada komentar:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...