Rabu, 02 Juni 2010

Sex and The City 2 The Movie : Get Dressed to Go to The Dessert


Berawal dari iseng-iseng membuka situs dan melihat dari judul yang ditawarkan di 21cineplex.com, Menuju Gurun Pasir Dengan Gaya, membuat saya tergelitik untuk menonton film ini. Ditengah kejaran pekerjaan berupa deadline laporan yang (maaf) hanya tinggal satu hari saja bagi saya untuk menyelesaikannya -lebih tepatnya hari ini. Belum lagi cek inventori barang, yang (dalam imajinasi saya) cukup membuat saya menjambaki rambut sendiri dan mengusap muka berkali-kali.
Tidak ada pikiran lain tadi selain bahwa saya harus nonton ini film. Harus.. mengingat sekuel pertamanya cukup membuat saya terhibur. Paling tidak, *meminjam judul lagunya Anggun - Snow on the Sahara untuk hectic Wednesday. Yeph, beruntung Sex and The City 2 diputar di banyak bioskop di wilayah Surabaya, sehingga tak sulit untuk menentukan pilihan nonton dimana dan jam berapa. Tunjungan XXI, pertunjukan terkahir, studio 2 menyisakan banyak waktu untuk jalan dan makan dulu. Beruntung, kali ini saya tak sendiri, sebab ada sobat saya yang menemani *maklum bernasib sama...
Tepat 20.15 teng pintu teater 2 dibuka. Dan lagunya Alicia Keys - Empire States of Mind membuka rangkaian drama komedi yang ringan tapi penuh makna ini. Diawali dengan flashback kisah pertemuan antara Carrie Bradshaw (Sarah Jessica Parker), Samantha (Kim Cattrall), Charlotte (Kristin Davis) dan Miranda (Cynthia Nixon) pada tahun 1986 -1989, berlanjut ke undangan pernikahan sahabat laki-laki mereka yang menikahi his boyfriend, sampai Samantha yang menerima undangan dari seorang pemilik hotel di Abu Dhabi yang mengajak mereka berempat liburan ke tempat yang jauhnya 10.780 Km dari New York.
Banyak kejadian yang terjadi selama mereka liburan beberapa hari, dan karakter khas masing-masing tokoh wanita utama disini sangat menonjol. Carrie, penulis artikel dan buku, yang baru saja menyelesaikan bukunya I do, Do I? -menceritakan 2 tahun kehidupan pernikahannya dengan Mr. Big- diceritakan sedang mengalami masa-masa tengang kehidupan pernikahan mereka, ketidak sengajaan bertemu mantan Carrie yang bernama Aidan, sempat terjadi konflik batin karena perselingkuhan, namun pada akhirnya Mr Big memaafkan.
Samantha, wanita 52 tahun yang menjadi ikon seksual pada film ini, dengan segala tingkah lakunya yang menyebabkan dia kena masalah di Abu Dhabi, benar-benar menimbulkan kehebohan tersendiri diantara seratus orang _kurang lebih_ yang nonton bareng saya.
Terus cerita Charlotte dan Miranda, seorang Lawyer yang gila kerja -namun tetap mementingkan keluarganya, dan seorang ibu rumah tangga beranak dua - yang menginginkan istirahat dari kegiatan mengasuhnya.
Semua dirangkum dalam cerita berdurasi 145 menit produksi Warner Bross ini. Bukan promosi atau apa, saya hanya ingin berbagi kesenangan dari film ini. Satu quotes yang saya suka, tentang idealisme Carrie yaitu ; You have your own luxury to decorate your own life. Yeph, setuju sih.. dan anyway, lagu yang menjadi soundtrack STC 2 ini asik-asik loh (pengen koleksi), diantaranya lables or love (OST STC1 juga), trus True Color, trus ada juga Single Ladies (beneran, tariannya Liza pas wedding bikin ngakak abis), sempet juga muncul cameo si Miley Cirus.
Dan terlepas dari semua kekocakan, ke-mellow-an, dan kemarahan (??) melihat film ini, bwat para penggemar fashion pasti memanjakan mata dan wajib menjadikan Sex and The City 2 ini sebagai A Must Seen Movie buat menambah referensi (doh!..).

*gambar diambil dari 21cineplex.com

Tidak ada komentar:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...