Jumat, 30 Juli 2010

Nikmatnya Konro Karebosi

Tahu istilah Konro?.
Bagi orang makassar, konro itu istilah untuk menyebut iga. Walaupun sebenarnya, ketika kita di Makassar menyebutkan kata konro, identiknya adalah masakan dengan bahan utama iga sapi. Misal konro bakar, berarti ya iga sapi panggang.. atau sop konro ya berarti sop iga sapi.


hmm Yumilah Yumiwati.....

Ada satu tempat di Makassar yang sangat terkenal dalam hal jual menjual si iga sapi ini. Terletak dekat dengan titik nol-nya kota Makassar yaitu Lapangan Karebosi, tepatnya berada di Jalan Lompobattang. Bahkan warung makan ini juga bernama sama dengan lapangan yang menjadi ikon-nya kota Makassar, Karebosi. Saking terkenalnya, warung yang buka dari pagi hingga malam hari ini nggak pernah sepi pengunjung. Gosipnya sih, dulu pak Bondan Winarno, rajanya wisata kuliner juga pernah mampir ke warung makan dan menikmati "mak nyoss"nya konro Karebosi.
Terutama saat jam makan, warung ini rame pembeli. Bahkan ketika saya kesana, saya terpaksa berdiri dulu menunggu orang lain yang sudah selesai makan baru kemudian saya mendapatkan tempat. Intinya sih susah milih mau duduk dimana, kalo nggak mau duduk di bekas orang barusan ya silahkan nunggu. Disitu, kita akan ditawari beberapa pilihan. Nggak banyak memang pilihannya, karena warung Karebosi ini andalannya adalah konro-nya.
Saya sudah pernah mencoba sop konro dan konro bakarnya. Tapi menurut saya, yang lebih spesial adalah konro bakarnya. Jadinya, kalo saya ke Makassar dan mampir ke sini pastilah pilihan saya jatuh pada konro bakarnya. Di luar, sebenarnya kita juga bisa melihat proses ngebakarnya, cuman siap-siap aja badannya bakal bau asap. Kokinya dengan cekatan memindahkan berpuluh-puluh tulang iga berdaging ke panggangan arang. Sekira sudah matang, mereka membumbuinya dengan siraman saus kacang.
Setiap porsi konro yang dijual disini, entah konro bakar atau sop konronya, pengunjung pasti akan mendapatkan 3pcs iga. Jangan khawatir, ukuran tulang iganya guedhe pisan.. seukuran pergelangan tangan saya. Bisa dilihat di foto, satu porsi konro bakar itu disajikan dalam piring oval berdiameter 30 cm. Ya, nggak salah, 30 cm.. Sebenernya bisa buat ber dua atau ber tiga sih, tinggal pesen satu porsi.. nasinya pesen 3 porsi. hahaha... Memang orang Makassar makannya banyak.
Tentang rasa, yaa seperti daging panggang dikasih bumbu kacang lah.. Mirip sate tapi dagingnya lebih empuk, mudah lepas dari tulangnya. Nggak perlu pake berantem kalo mau makan. Empuk, manis, gurih, dan nggak salah kalo pak Bondan bilang "maknyoss". Seporsi besar konro bakar dibanderol dengan harga 28 ribu rupiah, kalo sop konronya 26 ribu rupiah. Itu belom termasuk nasi ama minum. Nasinya 4 ribu sepiring, minumnya es teh 3ribuan. So, kalo pengen ngerasain aslinya konro di kota aselinya, dateng aja ke Makassar :)

10 komentar:

genial mengatakan...

yummy yummy yummyyyyy.. makanan makassar hadir :) jd pingin :(

Gaphe mengatakan...

#Genial = mari mari coba.... :)

Sang Cerpenis bercerita mengatakan...

keliatannya enak, tapi aku gak suka iga.

rezKY p-RA-tama mengatakan...

wah,,,aku mau kalo dikasi gratis...

yanuar catur rastafara mengatakan...

ehm, sepertinya maknyuss nih
hehehe

Call me Batz mengatakan...

sepertinya enak..tapi sayang aq gak suka iga ...haha

pelangi anak mengatakan...

hmm...iga, saya vegetarian jadi saya pesen yang iganya diganti tempe, tahu atau telur.

Gaphe mengatakan...

@Mbak Fanny, Batz, ama Yulinda..wah sayang sekali nggak suka Iga. padahal yang namanya daging melekat pada tulang itu yang paling enak looh..

@Rezky = hey, nama belakang kita sama..mau gratisan?.. kalo ketemu saya pas di Makassar, tagih aja. :)

@Yanuar = woo iya itu, maknyooss..

auliadriani mengatakan...

Ga..Ga... kamu kok hobi makan tapi ga gemuk gemuk...

Gaphe mengatakan...

@Mbak Aulia... Huwaaaaaahahahaaa... itulah keunikan saya. Tetap menjaga bentuk tubuh..

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...