Sabtu, 21 Agustus 2010

Jogja Diguncang Gempa (Lagi)

Lagi asyik-asyiknya berselancar di Facebook kurang dari sejam yang lalu, langsung aja banyak status baru membanjiri newsfeed yang dikirim oleh temen-temen saya di Jogja. Sama semua statusnya. GEMPA.
Whaat?.. Gempa lagi?.
Yeph. Barusan tadi, hari ini, Sabtu tertanggal 21 Agustus 2008, terletak di 15 kilometer tenggara kota Bantul (kota kelahiran saya) DIY, dengan kedalaman 10 km, pada pukul 18.41 WIB telah terjadi gempa tektonik berkekuatan 5 Skala Richter dan tidak berpotensi tsunami. Lalu, apa kabar Ibunda dan adik-adik saya?. Alhamdulillah, beruntung salah satu status di newsfeed itu dikirim oleh adik saya, langsung saja saya tanya kepadanya : Aman Gan?. Dan dia bilang keadaan aman terkendali.
Hemm, ingatan saya melayang ke tahun 2006 silam ketika gempa juga menggoyang Jogja pada bulan Mei sekitar pukul 6 pagi. Skala 5,9 Skala Richter saja sudah cukup memporak-porandakan bangunan rumah saudara-saudara saya, dan cukup membuat keretakan dan lobang yang besar di tembok belakang rumah saya. Kali ini, beda 0,9 SR saja. Saya belum tahu pasti kondisi disana seperti apa, yang jelas dari kabar adik saya yang bilang aman-aman saja berarti setidaknya saya bisa bernafas lega.
Memang teknologi yang sekarang ada memudahkan kita untuk mengetahui kondisi yang terjadi bahkan di belahan dunia yang lain dalam waktu beberapa detik saja. Kejadian ini menginspirasi saya untuk menulis status balasan di FB yang isinya :
"Bedanya udik ama melek teknologi pas gempa adalah... yang udik teriak2 gempaa.. yang melek teknologi update status FB n Twitter"
Eh, langsung aja tante saya protes lewat komentar balesan.. soalnya dia tadi keluar rumah di Jogja sana sambil teriak-teriak gempaa. Hahaha. Yasudah tan, terima saja ndeso-nya. Setidaknya, dengan status yang ditulis, jadinya kita-kita yang jauh jadi pada tahu kondisinya seperti apa. Bersyukur, dengan nulis status itu berarti yang ngalamin masih bisa mikir dan nggak kenapa-kenapa. Sebenarnya, perasaan yang sama juga dirasakan ketika ada kabar kecelakaan. Ketika yang mengalami kecelakaaan itu bisa nelepon sendiri, bisa ngabarin sendiri, paling tidak apa yang dirasakan si penerima kabar itu masih jauh lebih lega dibandingkan bila yang nelepon itu orang lain yang ngabarin kalo ada yang kecelakaan. Loh, kenapa begitu?. Lah, coba dipikir.. semua kabar orang meninggal kan selalu dikabarin oleh orang lain kan?. Sepanjang sejarah saya hidup, saya belum pernah tahu kabar orang meninggal yang nyampein yang meninggal itu sendiri. ya kan?..
Koq jadi ngomongin orang meninggal sih.
Ya sudah, balik ke soal gempa tadi. Nah, berhubung ini gempa jatuhnya di bulan ramadhan pas abis buka mendekati sholat Isya dan tarawih... sebenernya juga nguji para peserta gempa! *duh bahasanya*. Apakah justru pada dateng ke masjid buat tarawih dan semakin mendekatkan diri kepada Nya.. atau kah justru malah nggak mau pada tarawih gara-gara takut ada gempa susulan?.

11 komentar:

merry go round mengatakan...

Semoga gempa kali ini ngga menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan parah seperti gempa beberapa tahun silam di Bantul ya. Amiiinn...

*ini juga lagi sms semua temen di jogja untuk mastiin mrka ngga knp2*

Gaphe mengatakan...

Amiien.. semoga nggak apa-apa. Thanks ya Cha!

AkaneD'SiLa mengatakan...

moga gak ada korban jiwa, amin... moga korban² gempa semakin mendekatkan diri kepada Allah. amin....

inge / cyber dreamer mengatakan...

semoga tidak sampai ada korban jiwa ataupun kerusakan benda yah >.<
dan diberi ketabahan untuk yang mengalami ^^

ivan kavalera mengatakan...

Semoga ini gempa.

catatan kecilku mengatakan...

Alhamdulillah.. jika keadaan masih aman terkendali.

the others mengatakan...

Aku dapat kabar dari temanku soal gempa di yogya tadi.

Mamisinga mengatakan...

moga-moga nggak ada korban jiwa.. amiin

ReBorn mengatakan...

moga2 yang kena gempa ga udik lagi... ghehehhe.. dan diberikan ketabahan untuk kita semua terhadap semua bencana alam... amin.

Gaphe mengatakan...

#AkaneDSila
#Inge
#Ivan Kavalera
#Mbak Reni
#MamiSinga
#ReBorn

Semuanya makasih doa dan dukungannya.. sini minta sumbangannya! *dilemparsendal*

alhamdulillah nggak ada korban jiwa ataupun rusak parah.. soalnya gempa cuman sekitar 3-5 detik tapi agak gede..

Anazkia mengatakan...

Da kalimat2 yang bikin aku ngekek, tentan ndeso teriak gempa hehehehe... ada2 aja.

But, perenungan dikalimat terakhir, semoga musibah semakin emndekatkan kita kepada, Nya. Insya Allah...

Orang Jogja ya? kerjanya di mana? *maaf, baru kenal nih*

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...