Jumat, 30 Juli 2010

Nikmatnya Konro Karebosi

Tahu istilah Konro?.
Bagi orang makassar, konro itu istilah untuk menyebut iga. Walaupun sebenarnya, ketika kita di Makassar menyebutkan kata konro, identiknya adalah masakan dengan bahan utama iga sapi. Misal konro bakar, berarti ya iga sapi panggang.. atau sop konro ya berarti sop iga sapi.


hmm Yumilah Yumiwati.....

Rabu, 28 Juli 2010

Pantai Losari dan Cerita Tentang Mie Kuah

Pantai Losari, atau akan jauh lebih mudah bagi orang Makassar untuk menunjukkan arah lokasinya bila kita menyebutkan Anjungan Pantai Losari, adalah satu tempat wajib foto bagi wisatawan yang datang ke kota Daeng ini. Apalagi dengan ditandai huruf-huruf yang terbuat dari fiber besar berfarna putih membentuk rangkaian P.A.N.T.A.I L.O.S.A.R.I. menjadikan kawasan ini sebagai tempat yang harus bisa dibuktikan oleh seseorang yang mengaku pernah ke Makassar. Saking seringnya saya lewat kawasan ini, saya sampai punya foto Pantai Losari ini dari rentang waktu yang berbeda. Sebetulnya tidak ada yang spesial dari pantai ini menurut saya, tidak ada pasir putih, tidak ada ombak yang menyapu kaki-kaki telanjang, tidak ada kepiting berlarian. Bahkan, pinggir pantainya dibentengi tembok beton penahan ombak. Namun yang menarik dari Pantai Losari ini adalah pemandangan matahari tenggelamnya yang sayang untuk dilewatkan.

Pantai Losari di Pagi hari

Pantai Losari di Sore Hari

Pantai Losari di Malam Hari

Selasa, 27 Juli 2010

Berwisata Sejarah di Fort Rotterdam

Salah satu yang nggak boleh kelewat ketika singgah di Makassar adalah wisata sejarahnya. Ada beberapa spot menarik di kota ini, yang salah satunya sempat saya kunjungi beberapa waktu yang lalu. Fort Rotterdam, orang-orang sekitar menyebut benteng Rotterdam, atau benteng jum pandang (Ujung Pandang.red). Lokasinya sangat strategis, dekat dengan pusat kota, berada agak di tepi pantai Losari.


Senin, 26 Juli 2010

Jajan di WAPO : Traktiran Ulang Tahun

Tulisan ini saya persembahkan kepada teman-teman kantor saya yang nggak ikutan makan-makan minggu yang lalu.


Sabtu, 24 Juli 2010

Terasing di Peradaban

Sudah seminggu lebih, tidak bersentuhan dengan internet.. ceritanya panjang, sampe kenapa saya belum update postingan baru...

Begini ceritanya..

Masih ingat, posting terakhir tentang kuliner Sop Sodara minggu lalu?... hemm, itu saya upload pas saya lagi ada di Makassar, mau pulang ke Surabaya. Hari Jumat.
Hari Seninnya, saya sudah harus "mengungsi" lagi ke Makassar dalam waktu yang cukup lama : 11 hari. daan... disinilah masalahnya mulai berawal.

pertama :
Senin pagi, saya bangun agak kesiangan..pesawat take off jam 9 pagi. Padahal, cucian kemaren belon disetrika, singkat cerita : saya hanya punya waktu untuk prepare setengah jam saja. hrgggrhh.. setengah jam untuk sebelas hari.. Tapi belum terlalu gila sih, soalnya kadang saya juga prepare cuman sepuluh menit untuk perjalanan 4 hari. Udah kebiasaan terbang ke Makassar sih. hehehe...

kedua :
Dapet info dari temen saya yang ngurusin booking hotel.. ternyata semua hotel langganan kantor sudah fully booked untuk jadwal 11 hari saya.. kalopun ada sih, hanya pada hari-hari tertentu aja. Yasudah, dapetnya cuman hotel seadanya (yang masuk dalam prioritas terakhir list saya). Artinya : Nggak akan ada koneksi internet. Siaull......

Ketiga :
dan inilah kesalahan terbesar saya... SAYA NGGAK BAWA KABEL DATA DAN CHARGER HANDPHONE... inilah sebenarnya alasan utama saya tidak bersentuhan dengan internet sedemikian lamanya.. tapi dari sini ada hal yang bisa dipelajari : Kalo mau pergi, siapkan segala sesuatunya dengan baik. Hiks...

Dua hari pertama nggak masalah, soalnya hapenya masih nyala. Itu pun nggak bisa lama-lama. Senggolan ama facebook ato twitter aja dikit-dikit.. apalagi buat ngeblog. So, sorry banget buat temen-temen blogger, belum sempat mengunjungi rumah kalian..
Ini aja, sabtu malem bela-belain keluar cuman buat nyari warnet di Makassar. Alhamdulillah dapet, soo..bisa menumpahkan segala unek-unek saya nih.. hahahaaaa. Tersiksa banget niih, nggak bisa menyalurkan emosi lewat tulisan.. Halah. Lebay...
Dan, parahnya.. ini bakalan kejadian ampe Kamis depan. Semoga Senin besok, teman kantor saya dari Surabaya yang dateng buat nemenin menghancurkan pekerjaan ini datang dengan membawa pesanan saya : kabel data dan charger. Hahahahaha *Evil Laugh*.

Akankah saya bertahan tanpa koneksi internet untuk beberapa hari lagi?
Apa saja yang saya temukan di Makassar seminggu terakhir?


kita tunggu episode selanjutnya... halah!

Jumat, 16 Juli 2010

Sop Sodara = Bukan Sodaranya yang Di Sop!

Nggak cuman wisata budaya atau wisata alam, selalu saja ada wisata makan-makan di Makassar. Lagi-lagi, kali ini saya akan mereview tentang makanan khas Makassar, sembari menunggu pesawat menuju Surabaya sore ini. Hemm.. agak spesial kali ini nunggu di Blue Sky executive lounge Bandara Sultan Hasanuddin -Makassar, memanfaatkan privilege dari platinum GFF-Citi card bos saya. Suasananya asyik banget di lounge ini, beda ama ketika nunggu di luar. Namanya juga eksekutif, hehehe...

Kamis, 15 Juli 2010

Bubur Manado, Jalangkote, dan Pisang Ijo....Nyumiiiiii

Kulineer lagiiiii!!!!....
Jalan-jalan ke Makassar nggak lengkap tanpa nyicipin jajanan yang khas sini. Kebetulan, hari ini saya nyempetin nyobain beberapa jajanan yang notabene nggak mengenyangkan. Kecuali kalo makannya banyak, yaa kenyang. Hehehe.. Yeph.. hari ini giliran Bubur Manado, Jalangkote, dan Pisang Ijo yang masuk dalam review kuliner saya.


Rabu, 14 Juli 2010

Merasakan Secuil Suasana Luar Negeri di Sultan Hasanuddin International Airport, Tapi...

Nggak kerasa, saya udah di Makassar lagi. Yep, kalau pembaca pergi ke Makassar, gerbang masuk wilayah pertama ini terutama untuk yang berasal dari luar pulau adalah bandaranya. Makassar memiliki satu bandara berskala internasional yang terletak di kabupaten Maros (ini nggak masuk di kota Makassarnya yaa) yang memiliki nama resmi Sultan Hasanuddin International Airport. Untuk menuju kotanya sendiri membutuhkan waktu kurang lebih 30 menit menggunakan taksi.

Kemewahan arsitekturnya langsung terasa begitu kita menginjakkan kaki di bandara Sultan Hasanuddin. Betapa tidak, bangunan yang terdiri dari rangka besi dan kaca lebar dimana-mana membentuk suasana yang modern minimalis, dan elegan. Bersih, mungkin karena masih tergolong bandara baru. Untuk bangunannya sendiri sih tidak terlalu besar, kalah jauh dibandingkan bandara Soekarno Hatta. Hanya ada 6 gate saja tempat menaik turunkan penumpang.

Suasana yang modern minimalis (dan futuristik) itu membuat bandara Sultan Hasanuddin terasa seperti di luar negeri.. (norak ya saya?... biarin). Soalnya, pertama kali menginjakkan kaki ke sini tahun lalu, saya cuman bisa bilang wah-wah... walaupun setelah sering bolak balik ke Makassar, sekarang cenderung biasa saja bahkan menurun.. sering dikecewakan ama masalah layanan sih.


Peringatan : melihat foto ini dapat menyebabkan bintitan, sesak nafas, merah dan gatal-gatal karena alergi, dan kejang-kejang karena nggak tahan narsisnya. Bila sakit berlanjut, merem donk!. hahahaha


Mungkin sepertinya embel-embel Internasional agak terlalu berat disandang, okelah walaupun dari segi bangunan de el el memenuhi standar internasional, cuman pengelolaannya sepertinya selera lokal. Misal, masih banyak taksi nggak resmi - atau tumpangan yang ilegal yang sering maksa pengunjung yang keluar dari bandara. Padahal udah ada taksi resmi bandara dan bahkan bus khusus Bandara- kota. Terus, tentang pelayanan ketika boarding. Sering banget pindah pindah gate keberangkatan. Ya maklum sih, cuman 6 gate tapi pesawatnya banyak.. mana sering delayed juga lagi (kalo ini urusannya maskapainya). Terus kursi tunggunya, banyak yang kotor, bekas ketumpahan apa aja.. lembab-lembab busuk gitu. eeeeiiew.. yaikszz.. banyak ditemui deh.. Udah kursinya warnanya ijo.. ketumpahan coklat-coklat..membuat tidak nyaman. Yah, semoga ada perbaikan dari pihak pengelola deh. Sayang kan, penumpang udah bayar PJP2U tapi layanan dan fasilitasnya kayak gitu. Malu atuh ama penumpang yang dari luar negeri...

Senin, 12 Juli 2010

I Hate (This) Monday.

emmm.... pernah denger ungkapan super provokatif bertajuk "I Hate Monday"?.
Bahkan sampai dibikin jadi judul lagu, nama band, atau segala macemnya. Ungkapan itu emang kayaknya merepresentasikan sebuah kondisi yang menurut istilah saya "Post SUNDAY Syndrome". Alias nggak mau dihadepin ama kondisi setelah liburan. Saya memprediksi sepertinya banyak yang setuju dengan saya terutama untuk hari senin ini. Mengapa?, yaa hari ini adalah hari pertama masuk sekolah. Dengan kata lain, mungkin buat anak-anak baru yang lagi masuk tahun ajaran baru alias jadi anak kelas satu, ini tentu jadi hal yang menyenangkan ya?. Cuman buat orang-orang tua, para pekerja, atau bahkan pelajar yang naik ke kelas III SMP/SMA atau 6SD, mesti hari ini menjadi hal yang cukup menyebalkan.

Minggu, 11 Juli 2010

Nasi Krengsengan dan Nasi Bebek Surabaya

Berada di kota pahlawan ini membuat saya betah. Salah satu alasannya adalah di kota ini, banyak ragam makanan yang dijual dengan harga terjangkau. Bagi saya penyuka makanan, tentu saja hal ini sangat membahagiakan terutama buat cacing-cacing peliharaan saya.. *saya heran, makan banyak tapi nggak gemuk-gemuk. Nah, kali ini saya mau mengulas dua makanan yang umum dijumpai di pinggir-pinggir jalan di kota Surabaya..
*lama lama blog saya koq kayak jurnal kuliner yak?.. biarin!.

Nasi Krengsengan Stasiun Gubeng

Sabtu, 10 Juli 2010

Menjelajah Kembali Masa Kecil di Bobo Fair

Berada di arena Bobo Fair, yang berlangsung di Gramedia Expo 7 - 11 Juli 2010, membawa ingatan saya kembali ke masa lalu. Saat saya masih kecil, dari TK sampai SD, saya ingat ibu saya berlangganan majalah Bobo untuk saya dan adik-adik saya. Saya hafal betul, setiap hari Kamis sepulang dari sekolah tempat pertama yang saya tuju adalah bawah pintu. Mengapa?, karena disitulah biasanya majalah kesayangan saya diselipkan oleh loper koran. Bahkan dulu saya sempat mengalami pergantian harga berkali-kali, mulai dari harga Rp. 1000 rupiah sampai terakhir saya ingat adalah Rp 3700 rupiah. Saya nggak tahu pasti berapa harga majalah itu sekarang. Yang jelas saya tahu, tahun ini majalah tersebut sudah berusia 37 tahun, dengan Ikon majalah yang tetap bernama Bobo, kelinci bertelinga panjang berkaos merah bercelana biru dengan huruf "b" didadanya.

Wisata Sejarah di House Of Sampoerna Surabaya

Kalo dateng ke Surabaya, sempatkanlah untuk menikmati wisata sejarah yang pasti sayang untuk dilewatkan. Tapi, eits tunggu dulu!. Yang namanya wisata sejarah satu ini dijamin asli nggak bakalan ngebosenin. Sebab, selain nanti pengunjung akan diajak untuk flashback tentang sejarah, pengunjung juga akan dibawa langsung ke tempat-tempat kejadiannya. Wisata sejarah ini dikemas dalam satu paket wisata bernama Surabaya Heritage Track (SHT), yang bisa dinikmati dengan gratis menggunakan shuttle bus yang berangkat dari House of Sampoerna Surabaya.
SHT ini memang menjadi salah satu fasilitas wisata sejarah yang menarik yang disediakan oleh House of Sampoerna. Namun sebelum saya cerita lebih lanjut tentang SHT, saya pengen cerita dulu tentang House of Sampoerna sendiri. Mungkin pembaca pernah dengar perusahaan rokok HM Sampoerna?. Nah, House of Sampoerna ini sebetulnya anak perusahaan dari HM Sampoerna yang bergerak di bidang pariwisata, non profit oriented. Dengan menggunakan bangunan milik Liem Seeng Tee, dulunya merupakan rumah dan pabrik pertama produksi rokok Sampoerna, sekarang bangunan bergaya kolonial belanda itu disulap menjadi museum, cafe, gallery, sekaligus menyajikan tour wisata menggunakan shuttle bus yang dikemas dalam Surabaya Heritage Track.


House Of Sampoerna (HoS), aslinya dulu didirikan tahun 1864 (ini terlihat dari angka dalam huruf romawi yang terpampang di atas atap bangunan). Terdiri dari 3 bagian, satu bagian utama di tengah (rumah besar) yang digunakan untuk museum dan pabrik, dan 2 bangunan di kiri dan kanannya yang digunakan sebagai cafe dan gallery. Di museum sendiri, begitu kita masuk akan langsung disambut dengan aroma tembakau dan cengkeh -khas aroma rokok. Di bagian depan, ada kolam ikan berbentuk lingkaran berisi ikan koi, terpampang juga sejarah pemiliknya dahulu, yaitu replika warung yang dulunya digunakan untuk jualan sembako pemiliknya (di awal-awal kepindahannya), ada replika ruang tamu yang di sekitarnya juga banyak memorabilia dari Liem Seeng Tee beserta anak-anak keturunannya. Bahkan dapat dijumpai baju kebaya pernikahan anak perempuannya juga.


Masuk ke ruang tengah di Museum, kita akan menjumpai sejarah didirikannya perusahaan rokok Sampoerna, foto-foto komisaris dan jajaran direksi, foto pabrik dari awal pembangunannya sampai sekarang, dan koleksi kotak korek api. Selain itu, juga disampaikan sejarah bergabungnya HM Sampoerna dengan perusahaan tembakau dunia Phillip Moris, beserta kronologi penandatangannya.
Di ruang belakang, dapat ditemui alat-alat produksi rokok, alat cetak kotak/box rokok, dan dapat ditemui juga serangkaian alat-alat marching band yang dulunya digunakan untuk mewakili Indonesia dalam kompetisi marching band di Amerika. Selain itu, juga didisplay akan banyak ditemukan produk rokok yang dihasilkan oleh HM Sampoerna, terutama untuk produk ekspor. Lucu juga, menemukan kotak Sampoerna A Mild dalam tulisan Korea, atau Arab..
Naik ke atas, bila ingin membeli souvenir segala sesuatu yang berhubungan dengan Sampoerna, pengunjung tinggal datang ke A store. Disini, dijual macam-macam sovenir seperti kaos, buku, mug, dan lain-lain. Dari lantai atas ini, jika datang bukan hari sabtu atau minggu, pengunjung dapat melihat proses pembuatan rokok oleh pekerja pabrik di balik jendela kaca besar di atas. Asli, pabrik disini masih difungsikan secara manual. Sehingga pengunjung akan bisa melihat para pekerja melinting rokok.
Kembali ke Surabaya Heritage Track, Bis yang disediakan untuk touring keliling kota Surabaya lama ini nge-tem di HoS. Jadi, mulai berangkat sampai turun nanti mulainya ya di HoS. Ada 2 rute yang biasanya ditawarkan. Rute panjang (hari Jumat - Minggu, sekitar 2 jam perjalanan), dan rute pendek (Hari Selasa - Kamis, sekitar sejam perjalanan). Hari Senin, HoS dan SHT libur. SHT mulai beroperasi pukul 9 untuk rute panjang, dan mulai jam 10 untuk rute pendek. Ada jadwal tertentu jam-jam berapa saja berangkatnya.
Nah, karena shuttle bus yang dipake cuman satu (terbatas) dan gratis, maka pengunjung yang ingin menikmati wisata sejarah Surabaya harus memesan tiket dulu. Bisa menghubungi by phone untuk pesan tempat ke : 031 353 9000 ext 41142. Selama perjalanan, kita duduk di bis berjendela kaca lebar - berpendingin udara, melewati kompleks-kompleks sejarah, bangunan tua, jalan, dan peninggalan sejarah yang ada di kota Surabaya sembari mendengarkan penjelasan dari tour guide. Di tempat tertentu (misal di Balai Kesenian Cak Durasim atau di Kantor Walikota, bus akan berhenti), di sini pengunjung akan turun untuk melihat lokasi sejarah atau melihat pentas kesenian.


Saya sih cuman berandai-andai, jika saja wisata sejarah dikelola swasta dan dalam bentuk seperti ini berlaku juga di seluruh Indonesia, pastilah museum-museum itu bakalan terawat dan nggak bakalan kekurangan pengunjung. Wisata sejarah tidak lagi akan membosankan, dan tentu saja museum-museum sepi pengunjung hanya tinggal sejarah. Andai saja..

Jumat, 09 Juli 2010

Menikmati Kehangatan Soto Surabaya

Siapa yang nggak kenal Soto?.
Makanan berkuah, yang umumnya berwarna kuning terang, gurih, dan nikmat disajikan panas-panas ini sudah banyak yang tahu. Saya nggak mau ngebahas lagi bedanya Soto, Sop, ato Coto, toh beberapa waktu yang lalu saya pernah tulis kebingungan saya tentang hal ini. Kalo masih penasaran, lihat di sini.
Malam ini, entah lagi ngidam atau emang kebelet makan soto gara-gara dua malam yang lalu setiap kali mau mampir ke soto langganan saya selalu tutup, kebetulan hari ini warung soto itu buka. Jadinya saya menyempatkan diri buat menikmati hangatnya soto ayam Surabaya. Saya pertama kali kenal dengan Soto Surabaya ini gara-gara sering lewat jalan Kampung Malang Tengah kalo mau pulang ke kos, setelah dari kantor. Warung ini selalu rame setiap kali saya lewat sana, nah suatu waktu karena iseng dan dasarnya emang penasaran pengen nyobain soto akhirnya saya mampir ke warung ini. Lokasinya ada di ujung Jalan Kampung Malang Tengah, sebelum gang deket Giant Kedungdoro. Gampang di cari soalnya tepat berada dipinggir jalan, nggak masuk gang, dan ada tulisannya gedhe : SOTO SURABAYA.


Kalo ditanya, itu sotonya soto ayam, sapi, kambing atau bebek?. Jawabannya, di warung makan ini hanya ditemui soto ayam. Ada dua pilihan daging yang dipakai. Campur (pakai jerohan -usus, kulit, uritan-telur belum jadi.red) atau daging aja. Spesialnya lagi adalah ukuran porsinya yang lumayan besar, disajikan panas-panas, plus tambahan bubuk koyah (kerupuk udang dihaluskan) yang banyak. satu lagi yang unik, sebelum semangkuk soto itu tersaji di hadapan pembeli, segala kelengkapan soto dimangkuk yang berupa nasi, bihun, kubis, dll disiram dulu pake kuah langsung dari panci (kemudian kuahnya dituang lagi-disaring), sampai 2 kali. Kalo saya pikir sih biar semuanya panas. Barulah terakhir, kuahnya dituangkan, dan ditambahkan serbuk koyah.
Soal rasa, menurut saya lumayan enak. Saya kasih nilai 8 lah untuk soto surabaya ini... Sudah tahu kan kriteria enak buat saya?. Asal porsinya banyak dan harganya murah pasti saya akan bilang enak.. hehehe.. Urusan harga, semangkok besar Soto Surabaya ini perlu ditebus dengan harga IDR 7K saja. Murah bukan?. Makanya enak... hahahahaaa

Kamis, 08 Juli 2010

Maaf..

Maaf..
Mungkin itu kata paling mewakili bagi semua orang kalo ngerasa bikin salah. Kata yang satu itu gampang ditulis, sebentar diucapkan, tapi mahal di bibir.. apalagi kalo spesial pake hati. Okelah, mahal di bibir masih bisa diusahakan, tapi kalo udah menyangkut pake hati.. ini yang susah..
Ada yang bilang ke saya, kalo kata maaf itu sangat susah keluar dari mulut seorang cowok. Setelah saya pikir-pikir, bener juga sih. Cowok, pria, lelaki, atau apalah sebutannya diciptakan dengan kondisi gengsi yang tinggi, diciptakan memiliki power alias kekuatan, dan diciptakan dengan image yang nggak boleh kelihatan lemah kalo di depan cewek. Humm, itulah kenapa jika banyak cowok yang banyak ngelakuin kesalahan (apalagi ke cewek) susah ngakuin kalo emang salah dan gengsi buat ngucapin maaf.

bagi cowok,
Karena kata maaf itu menunjukkan mesti bersalah..
Karena kata maaf itu menunjukkan suatu kelemahan..
Karena cowok biasanya gengsi menunjukkan kalo dirinya salah atau lemah..

Maaf..
Bukan maksud saya mendiskreditkan gender cowok.. karena saya sendiri ngerasain emang paling susah bilang maaf. Apalagi kalo emang saya nggak salah - dan dipersalahkan. Saya akan mencari alasan untuk membela diri terlebih dahulu kalo memang saya dianggap salah. Mengapa, alasan pertama karena membela diri adalah kemampuan adaptasi turun menurun yang tercipta bagi manusia. Maksudnya gini, dari jaman nenek moyang dulu - ketika dalam keadaan terancam atau bahaya, maka insting membela diri itulah yang lebih kuat. Dan yang kedua, beralasan merupakan jalan terampuh sebelum memang kata maaf itu terucap. Terkadang jika alasan memang diterima, maaf itu nggak perlu terucap. Jadilah gengsi, power, atau apapun itu.. terselamatkan dari kejatuhan yang tidak perlu.

Maaf...
Untuk belajar mengucapkannya memang butuh waktu dan butuh moment.. Semakin banyak kita mendapatkan moment untuk mengucapkan kata maaf, maka jika dipikir-pikir sebetulnya berarti semakin banyak pula kita melakukan kesalahan. Namun dari banyak melakukan kesalahan dan mengucap kata maaf, itulah sebenarnya kita sedang belajar. Belajar bagaimana tidak mengulangi kesalahan itu, sekaligus belajar mengucap kata maaf - tulus, spesial pakai hati. Jadi, sebetulnya jika kesempatan mengucapkan kata maaf itu menjadi berkurang...artinya kita juga harus waspada.. jangan-jangan kita terlalu sombong untuk mengucap maaf, merasa tidak punya masalah atau kesalahan, atau menganggap apapun yang kita lakukan sudah benar...

Maaf..
seharusnya menjadi kata yang banyak saya ucapkan selain kata terima kasih. Karena ada yang mengatakan hal ini kepada saya, "jika kamu ingin bahagia, banyak-banyaklah mengucap kata maaf dan terima kasih". Mengapa bahagia?.. sebenarnya saat mengucapkan maaf, saya belajar menggunakan hati - tulus, meminta maaf.. tidak hanya sebagai penghias bibir..

karena bahagia itu letaknya di hati..
karena maaf yang tulus itu pakai hati..
karena sesuatu yang datangnya dari hati, hanya bisa diterima oleh hati...



Surabaya, satu hari setelah ulang tahun...
ditulis setelah menjawab 142 notification facebook dan 19 sms ucapan dan doa

Selasa, 06 Juli 2010

Satu Hari Menjelang Ulang Tahun

Hari ini, 6 Juli, banyak banget temen saya yang ulang tahun. Minimal ada 5 temen saya yang merayakan ulang tahunnya hari ini, meski jelas usianya pada beda-beda. Kalau hari ini tanggal 6 Juli, berarti besok tanggal 7 Juli. Artinya, saya akan sama-sama merayakan berulangnya tanggal kelahiran saya *tetepnarsis.com. Saya heran loh, banyak banget temen-temen (Indonesia) saya yang lahirnya di pertengahan tahun terutama bulan-bulan Mei - Agustus.. Bulan-bulan itu biasanya banyak-banyaknya ngerayain ultah. Ini opini saya pribadi, berdasarkan yang saya amati. Apa karena orang-orang tua jaman dulu tuh kalo bikin anak kompakan, hingga pas jatuhnya kelahiran bulan-bulan itu?. hehehe, atau mungkin ada hubungannya dengan bulan-bulan pendaftaran/ tahun ajaran baru. Biar kalo pas mau masukin TK atau SD umurnya pas gitu.. entahlah. Ada yang tahu?
Nah, biasanya hal apa sih yang bakal kamu lakuin sehari menjelang ulang tahun?. Buat saya, nggak ada. Soalnya namanya ulang tahun udah kayak hari biasa aja, yang spesial palingan hari itu saya bakalan banyak senyum, nerima ucapan selamat, baik dari teman dekat atau teman yang sok dekat. Ngucapinnya pun banyak motifnya, mulai dari yang tulus sampe ada embel-embel minta traktiran.. hahaa, saya sampai sekarang juga masih bingung.. kenapa yang ultah malah yang ntraktiir?. apakah karena simbol berbagi kebahagiaan?. Bukannya kalo orang ulang tahun tuh jatah idupnya berkurang ya, koq malah bahagia?. heran... (Sebenernya alasan utamanya karena saya pelit sih. hahahaha, nggak mau ngaku aja). Lagian udah tua ini, nggak mau diraya-rayain kayak anak kecil. Hehehe.. Kue ulang tahun terakhir buat saya yang saya ingat, pas saya ulang tahun ke 21 beberapa tahun yang lalu. Itupun karena dibeliin ama temen-temen. Pas banget tanggalnya unik, kalo dijumlah pas tanggal-bulan-tahun ngerayainnya pas dengan umur saya.
Hmm... anyway, hari ini belon ultah aja bawaannya udah seneng banget.. Sejak semalem, tidurnya kemaleman kepagian.. akhirnya nonton film donlotan aja yang judulnya 3 Idiots. Film India, tapi suer.. nggak kayak kebanyakan film India yang mellow -marshmallow, meskipun ada beberapa adegan nyanyi dan nari gak jelas gitu (mungkin inilah yang menjadi daya tarik film bollywood kali ya, bikin trendsetter kalo film india itu kudu ada nyanyi dan narinya). Saya ngak mau mbahas isi filmnya, soalnya udah pada banyak yang nonton. Saya suka dengan tema filmnya aja, dekat dengan kehidupan mahasiswa, dan satu quotes yang dari awal mpe akhir film diulang-ulang bahkan diciptain soundtrack sendiri yaitu : Aal Izz Well. Artinya, semua akan baik-baik saja. Dikit sih, tapi dalem maknanya kalo diterapin saat kita nemuin masalah..
Semalem juga, ada SMS yang masuk ngucapin met ultah.. haduh, jadi yang pertama kali ngucapin a.k.a kecepeten.. hahaha.. saya bilang aja, kalo ultah saya besok rabu.. kecepeten sehari. Eh, dasarnya yang ngirim SMS pinter ngeles kayak bajaj, bilang : saya pikir hari ini hari rabu. doh!.. Hemm, lumayan seneng juga hari ini di kantor nggak terlalu banyak beban kayak kemaren. Biasa sih, awal bulan pasti disibukkan dengan urusan laporan klien - bulanan. Nah, berhubung lagi seneng juga.. malem ini potong rambut sekalian. Loh apa hubungannya seneng ama potong rambut?. Soalnya, ada pepatah (ngarang) yang bilang : jangan pernah potong rambut kalo suasana hatimu sedang kacau. Saya pikir-pikir, bener juga sih... lamanya potong rambut yang sekira 20 menit, berarti selama itu juga kita mantengin muka kita di kaca. Nah, kalo moodnya lagi jelek, atau suasana hati lagi kacau, praktis ngefek ke bentuk ekspresi muka.. Mesti deh, ujung-ujungnya kita bakalan nyalahin tukang potong rambutnya karena muka jadi jelek (padahal udah dari sononya gitu..) Nah, kalo moodnya lagi bagus.. gimanapun model potongan rambutnya pasti muka kita tetep cerah (kalo cocok...) hehehe..
Tambah seneng juga, pas pulang dari potong rambut mampir jajan beli eskrim (ini saya ngidam dari kemaren minggu pengen makan eskrim). Lah, koq kebetulan nemu eskrim kesukaan saya Campina Spongebob yang rasa Banana-Choco-Vanilla. Eskrim ini sering nggak saya temuin di minimarket langganan saya, alias sering keabisan.. nah ini tadi pas banget kebetulan ada, jadinya ya mborong... boros jangan ditiru yaa :P Hmm kalo diinget-inget sih persis kayak masa kecil saya. Dulu saya kudu dijanjiin beli eskrim dulu baru mau potong rambut. Jaman-jamannya model rambut belah pantat tengah. Kalo inget masa itu sih sering ketawa sendiri.. hehehe.

PS : Sori ngelantur ceritanya... gak jelas gini, gak ada tema, gak nyambung... masukin tempat sampah aja. :)

Minggu, 04 Juli 2010

Oh..oh Ternyata.. (Trip to Bojonegoro - Lamongan)

Setelah kemaren terkungkung dalam kamar kosan nggak pake dipasung dan dirante, hari ini saya seharian meninggalkan kosan. Berawal dari undangan teman sekantor yang menikah dengan teman sekantor juga, saya dan teman sekantor lainnya janjian untuk menghadiri perhelatan nikahan tersebut *saya menyebut frase 'teman sekantor' 3x dalam satu kalimat. Resepsi pernikahannya berlangsung hari ini, di Bojonegoro. Sebuah daerah kecil di peta Jawa Timur yang mungkin jarang terdengar maupun terlihat *maaf, saya lebay!.
Bojonegoro sendiri sejarahnya (ngarang mode on) terdiri dari 2 kata, Bojo dan Negoro. Bojo mean spouse dalam bahasa Inggris, dan Negoro means Country. Jadi, negaranya punya banyak spouse kali yaa.. ato minimal penghuninya pada poligami (semakin ngelantur). Sebetulnya kotanya lumayan gede koq.. mpe gempor kalo ngesot ngelilinginnya. hahaha.. dan, berhubung Bojonegoro itu lumayan jauh dari Surabaya, kami menyewa minibus (ELV), yang muat untuk 12-14 orang. Perjalanan pun kami mulai jam 7 pagi. Artinya, no late wake up and no bath no breakfast. Dan berdasarkan prakiraan cuaca, akan ditempuh selama 3 jam perjalanan. -nggaknyambung.com
Yaa, namanya juga orang Indonesia.. meskipun kerja di perusahaan Jepang, kalo urusan ngaret mah jagonya. Aturan jam tujuh berangkat, eh baru jam setengah delapan kami resmi menggelinding. Daan, minibus yang kami tumpangi ternyata sudah butut dan sempit. Bisa dibayangkan ber 14 orang (plus supir) dimasukkan ke dalam peti kemas, plus AC yang tak berfungsi sempurna. Tambahan bonus lagi, itu minibus kudu didorong dulu baru bisa jalan.. hadeeh. Alamat ajrut-ajrutan di jalan laah.. Masalahnya, temen saya yang laen nggak langsung make baju kondangan (batik.red), cuman kaosan aja. Lah, saya udah rapi jali, pake batik dan sepatu vantofel... berdesak-desakan, 3 jam... huah, keburu luntur make upnya. hahahaaa..
Benarlah, selama 3 jam kami menumpangi minibus busuk itu. Saya bersyukur tidak ada warisan genetik mabuk darat, jadinya mah enjoy aja. Dan beruntung lagi, saya milih di pinggir, deket jendela, plus ngebawa Sennheiser saya. Colokin MP3, udah deh.. nggak kerasa tuh perjalanan. Meskipun, badan rasanya kaya naek halilintar di Dufan.
Nyampe di Bojonegoro jam setengah 11. Acara masih belon dimulai, pengantennya masih dirias. Jadinya ya nunggu.. Hmm, seperti biasa laah acara resepsi kawinan tuh ngapain aja, datang -salaman- makan -pulang. Hahahaa, cuman kami juga nungguin rombongan teman kantor lain yang dateng dari Semarang. Jadinya, pulang baru jam 1 siang.. Nah pulangnya, mampir buat Sholat plus boker ganti baju di Masjid Darussalam depan Alun-Alun Bojonegoro. Kebetulan, tadi pas kami datang ke sana di alun-alun besar lagi ada acara pentas lumba-lumba. Selain itu kayaknya juga ada pasar malem gitu deh, siangnya aja udah rame kayak gitu, apalagi kalo malem. Kira-kira setengah jam kemudian, kami berangkat meninggalkan Bojonegoro menuju ke Lamongan.. Mau pikniiikk... ayeeee (deuuh, bahasanya : PIKNIK). Tapi ya itu, biar minibusnya jalan kudu didorong rame-rame.. mpe diliatin orang-orang, yang lagi bawa motor pun berhenti ngeliatin kita.. *tutupin muka pake sarung.

di depan alun-alun Bojonegoro.. lagi ada pentas lumba-lumba. Sayang, saya nggak ikut casting :P

Di Lamongan emang ada apaa?.. hemmm, pernah denger yang namanya WBL?. Itu semacam IBL (Indonesian Basket League).. nah kalo WBL (WIndonesian Basket League). hahahaaa.. bercandaaaa.. WBL tuh, Wisata Bahari Lamongan.. letaknya di Peciran *saya lupa.. pantai Utara Jawa, Kabupaten Lamongan. Dari Bojonegoro ditempuh sekitar 2 jam. Nah, masalahnya.. jalan menuju kesana nggak bersahabat banget. Naek turun, bopeng-bopeng, plus pake minibus busuk itu... Jadinya, dua teman saya yang duduk di belakang, Rohim dan Mas Fahmi, dihadiahi tetesan oli dari kap atas mobil. Entah kenapa atau gimana itu oli bisa netes dari atas, kena jidatnya berdua. huahahaaa.. seisi bus pada heboh..
Sampe di WBL udah jam 4 sore.. langsung kami menuju loket penjualan. CUMAAAANN..... ini yang bikin kami kecewa : Operasional WBL dihentikan pukul 16.30. Artinya, kalopun kita beli tiket sekarang.. cuman ada waktu 1/2 jam buat ngelilingin venue segedhe bagong itu. Mubadzir laah, mana harga tiketnya lumayan mahal lagi. Pas lagi liburan sekolah, weekdays dan weekend sama harganya 45 K. Berdasarkan info yang kurang dapat dipercaya sih katanya kalo nggak liburan harganya cuman 30 ribu. Huks, 45 ribu buat setengah jam?.. no thanks deh.. Kecewaaaaa....... hua-huaaa *nangis guling-guling.

yang lain pulang tak diantar...saya datang tak dijemput...

Yasudah, akhirnya daripada nggak dapet apa-apa toh udah nyampe situ juga, kami keliling-keliling aja liatin orang jualan. Soalnya disitu juga ada pasarnya, pasar ikan, buah, sayur, souvenir.. rame laah. Trus sempet foto-foto juga, di depan WBL, dan depan Maharani Zoo. Sebenarnya ada banyak wahana di WBL sih, ada flying fox, banana boat, jet ski, trus rumah sakit hantu, ada pantainya juga di dalem... nah, Maharani zoo itu kebun binatang yang letaknya berseberangan dari WBL. Tiket masuknya sendiri sih 20 ribu, cuman ya sama aja tutup jam 16.30. Kami hanya bisa mampir di depan loket penjualan tiketnya, foto-foto bentar, trus cari kantin buat makan. Saya pesan bakso dan Es kelapa muda.. lumayan ngeganjel perut.


Hanya satu jam buat keliling-keliling, toh apa lagi yang mau diliat.. orang juga udah pada tutup. Pengunjung laen pulang dengan wajah berseri-seri, ketawa seneng-seneng... kami cuma mengelus dada... laen kalii kesini lagi dah!. bawa anak istri

Ini udah setres banget.. mpe nyium topeng. Topengnya juga gilaa, dicium malah kesengsem.

Sabtu, 03 Juli 2010

Terjebak di Kamar Kos Gara-Gara Kawinan

Hari ini, praktis dari pagi sampai sore ini saya nggak bisa keluar-keluar pake motor saya. Saya terjebak di kosan...mendengarkan suara loud speaker yang meneriakkan lagu-lagu dangdut. Hrggh.. apa sebab?. Hari ini, tetangga yang punya rumah di depan kos saya sedang ada hajatan penganten. Seperti adat tradisi Jawa, kalo pihak perempuan lah yang menyelenggarakan hajatan. Sebenarnya saya sudah mengira dari kemaren malem, ketika ada 2 box speaker segede lemari ditaruh di depan gang pintu masuk kosan saya. Saya pikir efeknya tidak parah, karena semalam tidak ada aktivitas apa-apa.
Nah, efek super iritating itu akhirnya dimulai pagi tadi. Lagi enak-enaknya tidur, masih jam 7 pagian, eh terbangun dengan cara yang tidak menyenangkan = DISETELIN LAGU DANGDUT SUPER KENCENG. Siaalll.... bener-bener dah, abis itu nggak bisa tidur. Oke, saya akan deskripsikan bagaimana super iritating-nya itu suara. Bayangkan, saya sudah make headset Sennheiser, nyetel MP3 dengan volume paling guedhe, tapi lagu dangdut itu masih bocor dan menyerang telinga saya..*goyang-goyang jempol. haduuuuuhh...
Itu lagu berputar dari pagi ampe siang tadi dan hanya berhenti sekali pas waktu sholat dhuhur buat ngasih kesempatan adzan. Nah, sebenernya saya berencana meninggalkan kosan aja buat jalan-jalan. Tapi oh ternyata, jalan depan kos saya ditutup sama sekali. Kursi-kursi udah ditata dari pagi, dan motor saya final nggak bisa keluar sama sekali. Jadilah, saya harus nyari breakfast dan lunch dengan berjalan kaki. huuufft... yasudah, seharian ini terjebak di kos saja. Mau ngobrol ama temen kosan, ternyata mereka pada pulang kampung semua. Cuman saya yang nggak pulang, soalnya saya paling jauuh asalnya. Alamat Bosen daah.. akhirnya ngebongkarin lagi koleksi film.. dan akhirnya nonton film kartun "Planet 51" yang menurut saya jayus abis.. huhuhu. Setidaknya menyelamatkan saya dari lagu dangdut dan acara kawinan itu...


Nah ini yang lucu, sore ini saya dengar acaranya adalah srah-srahan (salah satu rangkaian dalam perkawinan adat jawa yang mempelai pria menyerahkan sejumlah barang-barang kepada pihak perempuan). Saya nggak tahu kurang latihannya atau emang belom pernah kawin sebelumnya (jadinya nggak pengalaman), sampe-sampe acaranya agak amburadul gitu. Emcee-nya sampe agak-agak marah, soalnya orang-orang yang terlibat di dalam acara itu agak-agak lemot.. pembawa kembar mayang diminta maju -nggak maju-maju. diminta geser, nggak ngeh. Trus pas sungkem, diminta pegang pundak anaknya... lamaa.. Emceenya bilang : "Buu.. tangannya ditaruh dipundak.. Nah, gitu aja koq susaah." Saya sambil ketawa-ketiwi sendiri dengerin suara prosesinya. hehehe.. Oh iya, saya sempet ambil gambar itu proses kawinannya dari lantai 2 kos saya. Hemm... sampai saat berita ini ditulis, prosesi srah-srahannya masih berlangsung : lagi acara pengajian.

*latihan sabar.....

Jumat, 02 Juli 2010

Dapet Award Untuk Pertama Kalinya..

HUaah, dua hari ini saya lagi ngerasa super awkward.. soalnya saya harus berkutat dengan sinyal internet yang super GEJE (Gak Jelas.red), mati segan hidup luntang lantung.. lemot abiis, sampe pengen nulis di blog aja susahnya bukan maen. Plus, koneksi internet dikantor dibatasi, kemaren masih bisa blogwalking plus naruh-naruh komentar, cuman tadi koq ternyata udah nggak bisa BW di kantor. Maklum, sejak pertengahan bulan lalu koneksi di kantor bener bener diketati, FB, Twitter, YM praktis di block. Bahkan situs-situs berita entertainment juga di block.
Prinsipnya, kalo nggak ada hubungannya ama kerjaan nggak bakalan bisa pake internet.

Walah.. Yasudahlah.. nggak banyak-banyak aja update kali ini, saya pengen bagi-bagi coklat aja ke pembaca. Dalam bentuk foto yaa.. soalnya, tadi siang di Kantor, ada mitra yang dateng mbawain kue cokelat buat anak-anak di kantor. Nah, berhubung bentuknya unik dan sayang dimakan, ya sudah.. saya foto-foto aja. Dan Voilaa.. berikut ini hasil jepretan saya.


mirip yang manakah kamu?

Itu kue coklat ternyata cuman enak diliat, tapi agak-agak aneh kalo dimakan.. soalnya dalemnya ternyata semacem brownies (tapi agak lembab-lembab gitu). Cocok buat pajangan aja sih. Hehehe.. Anyway, hari ini saya dapet award saya yang pertama. Award ini datang dari Monsterilmiah yang ternyata ber - back link.. dan inilah Awardnya


inilah Friendly Visitor Award yang saya terima.. *blush-blush

Tapi.. ternyata saya dikasih PR juga oleh sang pemberi award, bahwa saya juga harus memberikan award ini ke sepuluh teman yang lainnya.. Naaahh ... masalahnya, blog saya kan masih baru, dan visitornya juga masih dikit..plus saya masih awam dengan dunia perblog-an (mohon bimbingannya....-sambil membungkukkan badan).
Jadilah, ini dia teman-teman saya yang saya berikan Award. Jreng-jreeng *FANFARES.....
terima kasih banyak atas kunjungannya.. semoga berkenan berkunjung kembali...

1. Rossa Indah K Matari
2. Fanny F
3. Siroel
4. Wira Sanubari
5. Cipu
6. Vicky Laurentina
7. Batz (Call Me Batz)
8. Mamisinga
9. Nyai Endies
10. Emma

Nah, untuk penerima award, silahkan mengambil award tersebut untuk di pajang di masing-masing blognya. Ini award sebagai tanda pertemanan kita, bahwa akan saling setia (*jiaah..kek mau kawin aja), saling mengunjungi, dan saling meninggalkan komentar.
Bagi yang kebagian award, ada juga PRnya yaitu meletakkan link-link berikut ini di blog teman-teman


1.loudewik.co.cc
2.loudy.co.cc
3.loudy92.blogspot
4.fahmiahmadfarizan.blogspot
5.bagusfuns.blogspot
6.dunia-klue.blogspot
7.kuncupkembang.blogspot
8.jardiq.wordpress
9.monsterilmiah
10.gaphe bercerita


Sebelum teman-teman meletakkan link-link di atas, ada aturan mainnya. Mohon hapus terlebih dahulu peserta nomor 1 dari daftar. Sehingga semua peserta naik 1 level. Peserta nomor 2 menjadi nomor 1, nomor 3 jadi no 2, dst. Kemudian masukkan link sobat sendiri di bagian paling bawah (nomor 10)... dengan begitu, jika dijalankan secara sempurna.. maka sobat semua akan dapat memanen 1,953,125 baclink.. banyak yah?.. ini sih katanya akan meningkatkan traffic ke blog kita apabila nama kita di klik.

Oke?... selamat mengambil awardnya... dah berasa piala bergilir.. wkwkwk.


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...