Sabtu, 12 Maret 2011

Bukan Bukit, Hanya Tempat Belanja..

Banyak yang mengira kalau Bukit Bintang di KL bentuknya berupa perbukitan, dengan pemandangan asri sejuk dan pegunungan disekelilingnya, melihat kebawah tampak sawah-sawah dan gemericik sungai mengalir diiringi kicauan burung #halah!. Kalau itu yang ada di imaji pembaca, saya bilang SALAH BESAR.

Bukit Bintang sebenarnya adalah nama sebuah jalan di tengah kota Malaysia. Kalo diibaratkan seperti di Singapore, Bukit Bintang ini setara dengan Orchard Road-nya. Disini isinya cuman tempat belanja, belanja, dan belanja. Lalu, sebagai backpacker seperti saya.. ngapain ke tempat belanja begituan?. Jelas, bagi saya walaupun yang didatangi itu adalah tempat belanja, tetapi tidak mutlak harus belanja kan?. Apalagi pas datang lagi waktunya malam minggu, jadi bisa dipastikan kawasan-kawasan seperti itu biasanya penuh gilak!.

Sebenernya, untuk mencapai kawasan ini bisa ditempuh dengan menggunakan Monorail dari KL Sentral, menuju Stesen Bukit Bintang (Stesen MR 6). Cuman, karena tadinya saya berangkat dari KLCC, maka untuk menuju Bukit Bintangnya jalan kaki. Lumayan jauh, sekitar dua puluh menitan kalo jalannya pelan. Beruntung, hujan mulai reda dan jalanan kota tampak basah dan harum bau tanah terkena air. Nah, pas jalan menuju Bintang Walk alias satu spot atau square, atau apalah namanya yang berupa jalanan isinya toko-toko, kami nemu mall keren namanya Pavilion. Ini didekatnya Bintang Walk.


Di depan mall Pavilion ini terdapat satu fountain alias air mancur yang juga jadi ciri khasnya Bukit Bintang. Namanya Pavilion Crystal Fountain. Bentuknya terdiri dari tiga buah mangkuk berbeda ukuran yang disusun ke atas, terbuat dari crystal, dengan corak bunga hibiscus (disebutnya Liuli, entah maksudnya bunga lili atau apa yang jelas itu cawan berbunga-bunga). Diklaim sebagai Malaysia's Talles Liuli Crystal Fountain oleh Malaysia Book of Record, simbol bunga lili sebagai Grand Bloom of fullfilment dan bunga kebangsaan Malaysia ini menyimbolkan Kemewahan, Passion, dan Kemajuan Malaysia. Tiga cawan tersebut melambangkan Multiracial culture yang hidup dalam keselarasan, kemudian pancaran air dari segala arah untuk mengisi cawan tersebut melambangkan sumber kesejahteraan dan berkat itu datang dari mana saja. Bahan dari kristal tersebut melambangkan kemakmuran dari negara Malaysia. Kurang lebih sih begitu arti dari tulisan yang terpasang di depannya. Daan.. yang bagus adalah lampu yang ada di dalam crystal itu berubah-ubah warna-warni.

Crystal Fountain ini dirancang oleh artis Malaysia :Loretta H. Yang, pemilik LiuliGongFang. Ada satu hal yang bisa dilakuin disini yaitu "toss a coin and make a wish". Sebenernya sih tau gitu, bawa recehan banyak dari Indonesia.. cuman karena saat itu hanya ada koin sen Malaysia sebesar 5 sen (pelit amat sih saya), jadi cuman lemparin satu koin itu aja sih. Sambil berdoa pada Alloh supaya bisa beneran pergi ke EROPA!!. yeaaah.. Semua koin yang masuk ke cawan akan disumbangkan untuk amal. Setidaknya penerima amal itu ntar ngaminin doanya biar beneran ke Eropa. #jih, ngelempar 5 sen aja minta berlebihan..

Ada hal yang unik disini yang saya temukan, yaitu bagaimana cara kreatif orang-orang untuk mengiklankan produknya. Seperti yang saya lihat ada sekelompok orang dengan baju hitam-hitam, dari tampilannya sih merepresentasikan manusia pekerja. Sama-sama bawa koran, trus tiba-tiba dengan gerakan yang kompak mereka membuka koran bersama-sama. Di halaman depan koran itu ada tulisannya.. iklan kartu kredit ternyata!. Terus, nggak jauh juga ada booth semi permanen yang lagi jualan Nokia E7. Disitu MC-nya mempersuasi pengunjung buat datang dan ngikut permainan. macem-macem sih permainannya dan jelas isi pertanyaannya ya seputar produk itu.


Jalan lagi menuju "pusatnya" Bukit Bintang, yang berupa perempatan. Yaa kalo coba cari di google dengan kata kunci : Bukit Bintang, kebanyakan gambar yang muncul adalah tempat ini. Disini tumplek blek orang dari segala penjuru dateng. Entah beneran belanja, pulang kantor, atau hanya sekedar menikmati suasana. Rameenyaa minta ampun deh!. Semakin malem rasanya semakin padat dan penuh dengan orang.


Lalu ngapain ke Bukit Bintang?. Sebenernya sih kalo di Bukit Bintang, ada beberapa macam hal yang bisa dilakukan. Pertama jelas sight seeing. Kalo mau lebih ekstrem, alternatif kedua adalah bisa nyobain pijet refleksi di daerah Changkat Bukit Bintang. Disini banyak tukang pijat refleksi berpakaian mini-mini menjajakan jasanya. Entah apa hubungannya pijat refleksi sama baju mini, tapi yang bisa saya infokan pijat selama tiga puluh menit pasarannya sih 30 RM atau 90 ribu rupiah. Karena terlanjur geli dengan cara mereka menawarkan, dan kami semua masih perjaka ting-ting plus sempet ketemu bencong tahes komes (yang nggak ngerti bahasa Malang, silakan googling), membuat kami ngibrit langsung. Dan, kegelian kami terjawab sudah saat berbincang dengan supir taksi besoknya bahwa ternyata di Bukit Bintang itu ada juga Red District yang disarukan dengan pijat refleksi begituan.


Pilihan lainnya adalah shopping. Disini, banyak pilihannya mulai dari Lot 10 dan Fahrenheit 88 yang isinya belanja baju-baju, Plaza Low Yat yang isinya barang-barang elektronik (katanya sih harganya miring-miring, tapi menurut saya sama aja). Terus ada Sungei Wang Plasa, tempat macem-macem beli oleh-oleh dengan harga murah. Yak, di Sungei Wang ini saya nemu banyak makanan buat ngasih oleh-oleh temen sekantor. Daripada ntar pulang pada nagih oleh-oleh, mendingan disumpelin makanan aja deh!. Saya nemu cookies yang enak banget produk dari Cocoaland, namanya MUM'S BAKE Cookies Crisp Semacam Good Time kalo di Indonesia, tapi isinya oats dan chococips. Satu boks isi 2 x 15 pcs cookies cuman seharga 2,99 RM alias nggak nyampe 9 ribu rupiah!. Ini sih buat oleh-oleh saya sendiri. Kalo untuk temen sekantor lain sih pada beliin Mamee (kerangupan lezat bergizi) dan kacang menglembu (macem kacang tanah gitu berbumbu).


Jalan-jalan udah, oleh-oleh udah.. trus mau kemana lagi?. Pulang aja, soalnya udah capek juga. Jadi dari Stesen Bukit Bintang, kami naik Monorail ke Bukit Nanas, turun di stesen itu lalu jalan menuju stesen LRT di KLCC lewat Jalan Ampang. Mampir di Pusat Pelancongan Malaysia bentar, trus liat Zouk dari luaran.. karena sekali lagi nggak boleh masuk kalo pake kaos dan sendal jepit.. apalagi jam segitu Zouk belom buka. Apa itu Zouk?.. itu kelab malam yang terkenal di pusat kota KL. Oke, hari pertama ditutup dengan desert berupa Ice Cream Smarties dari Nestle seharga 1 RM.

61 komentar:

.:diah:. mengatakan...

seruuuuuuuuuu....

ooohh Bukit Bintang itu tempat belanja toh?? *manggut2*

heyyy itu, mum's bake nya keknya menggiurkan... sini, bagi dunk :D:D

ria haya mengatakan...

ooo kirain bukit bintang itu bukit beneran, dimana di sana bisa ngeliat bintang2 di langit dg indahnya kekekeke, ternyata....oh oh oh,,,

Kumpulan Cerpen By: Faisal Amirul Firdaus mengatakan...

kalau aku sendiri udah tau,,, soalnya omku tinggal di KL... dan kalau pulang suka ngeliatin videonya....

Brigadir Kopi mengatakan...

hiiii ..aku *ngeces* lhoo T_T pingin travelling

Lidya mengatakan...

asyiiiik ceritanya masih bersambung ya

Ocky Fajzar mengatakan...

wew itu namanya pijat plus plus plus plus hahaha ah sayang banget gak nyoba :p

Ami mengatakan...

Es krim smarties, dikasih topping permen smarties gitu ya Phe?

ghost writer mengatakan...

kebiasaannya aku itu kalau ke bukit bintang ya cuman mau nongkrong aja Phe..ngobrol2 sama teman-teman sambil lihatin cewek2..haha.mana tau ada yang bisa digombal...haha*evilaugh!

Djangan Pakies mengatakan...

bahasa postingannya sudah campur baur dengan bahasa malaysie tapi asyik kok ceritanya, seru ..

Henny Yarica mengatakan...

hahaha,,untung aja ga masuk ke tempat pijat plus-plus. :P

Ad Ln Pt mengatakan...

oleholeh oleholeh

tito Heyziputra mengatakan...

hahahahhaahh
ga yakin gw lo lari pas ada banci2..
pasti ikut2an godain kan..
:LOL

yooo borong apa aaja nih d bukit bintang, ga bawa balik tukang pijetnya phe' :-D

siipph sukses mbuat iri d malam minggu ini. haha

Rawins mengatakan...

ayo yo sering nongkrong di bukit bintang.
tapi yang di pathuk, dab...

Mood mengatakan...

Beuuuh. . Asik banget deh perjalanannya, asli backpaker.
Sayang gag ada cerita pijat refleksinya, sebenernya sih bukan kepingin ceritanya, tapi kepingin liat gambar gambarnya. Wkwkkk..

Salam. ..

f4dLy :) mengatakan...

wah...jangan sampai keasyikan pijat sampai lupa pulang...

Sang Cerpenis bercerita mengatakan...

wah pas ke sana belum sempet menjelajah bukit bintang. lewat doang.hehee

Nyach's and My Company " Mandiri Makmur Sejahtera (MMS)" mengatakan...

selamat malam mas

sungguh ku kira bukit bintang adalah bukit dengan batu kristal, baru kutahu setelah baca ttg hal ini. thanks sharrenya mas.

Rin mengatakan...

Di Pavilion enaknya buat nonton. Bioskopnya asik disana. :)

Arif Chasan mengatakan...

kayak lagi beneran jalan2 di bukit bintang... kalau ada kesempatan, kayaknya tempat pertama yang di jadiin tujuan adalah bukit bintang.. :D

Nurul Imam mengatakan...

Klo Bukit jalil itu bukit beneran yah ?

riesta mengatakan...

wah postingannya lengkap....
bisa jadi referensi kalo mw jalan2 ksana niy....hehehe

Dhana/戴安娜 mengatakan...

salam sahabat
wadouh jadi kesengsem mas berbukit ikin semangat menjungkit tuh,masih lama yach travelnya?

John Terro mengatakan...

bahasa malayu memang begitu om
pejabat = gedung
jangan kaget dengan istilah yang aneh di telinga kita :D

Arief Bayoe Sapoetra mengatakan...

wah gak abis abis serunya dinegri harimau melayu

rizkimufty mengatakan...

aku waktu ke malaysia nginap di bukit bintang lhoo. soalnya dekat sama apa aja, mau makan, tinggal jalan kaki, mau belanja tinggal jalan kaki, kalo mau pipis, cari toilet segera.

Huda Tula mengatakan...

hmmm..seru si kayanya, tapi jauh2 ke malanji ke Pusat belanja juga? heheeeeh...

*sightseeing apaan yak?

Elsa mengatakan...

fotonya kurang banyaaaaak....
hehehehee

Skydrugz mengatakan...

berapa duit habis buat jalan 2kyk ini?

Hariyanti Sukma mengatakan...

phe ... "MUM'S BAKE" bagi2lah buat ku ... bikin ngiler aja deh ...

niee mengatakan...

Ya ampun, mupeng deh aku mau ke KL,
ini Gaphe pengen ke Eropa aku baru pingin ke KL ama Singapur deh >.<

Adi Chimenk mengatakan...

i'm envy you..:)

cerita jalan2 di negara tetangga yg membuat gw sirik! :p

Corat - Coret [Ria Nugroho] mengatakan...

abis jalan2 ke malaysia ya ihhh meni seru gitu >,<
pengen deh bisa jg kesana, pengen bangettt tp gak ada duit hehehehe :D

Dwi mengatakan...

Wah saya malah belum kesana, oh ya mampir ke Genting Highland gak..? keren lho.

Rahman Raden mengatakan...

@mood: se7 seharusnya kepanti pijat biar g pegel bis tu foto-foto... mesra dikit g papa kok

hoedz mengatakan...

poto nya kok kecil² Phe .. ?
di besarin dikit napa ...

chocochips nya enak tuh kayaknya .. di Indonesia juga banyak ..

Masbro mengatakan...

Ow, kirain bukit beneran, hehe.. Ternyata bukan. Selamat bertamasya mas;

TUKANG CoLoNG mengatakan...

saya ga yakin kalo jalan-jalan nanti bisa sebagus kamu pengamatannya.. keren bro

Rose mengatakan...

Sepertinya saya g perlu ke KL lagi nih, ud kenyang cerita..hahahaha..eh kreatif ya iklannya,,

r10 mengatakan...

hanya mau bilang, nanti pulang balik ke indonesia jangan lupa bawa paspornya :D

Ellious Grinsant mengatakan...

Mas Gaphe, disana ketemu PRT yang kabur dari majikan gak? hehehe....

Mimi Taria mengatakan...

Jadi ngingettin waktu dulu saat ke malaysia beli oleh2 sandal di pusat pembalanjaan Di CHINETOWN KL,,,

wits mengatakan...

wah..unik ya cara ngiklannya. berapa duit itu bayaran para pekerja ya..

nuel mengatakan...

tuh waktu di pijit, belon keilangan keperjakaannya kan?? hehehee...

Sugeng mengatakan...

Oala..... ini mah mall yang super dumper lux meskipun meyandang nama bukit :D

Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

♥chika_rei♥ mengatakan...

wahh lengkap dan rinci ceritanya :D
hihii
kalo dnger namanya bukit bintang tak kirain bukit beneran hihii

catatan kecilku mengatakan...

Kirain make a wishnya adalah... cepetan dapat jodoh..! hehehe
Ternyata malah pengen jalan2 ke Eropa... cape'deh... :p

Daris Firzan mengatakan...

waduh enag banget ya disana ..

kepingin nih .. :)

the others.... mengatakan...

Ternyata tempat belanja to...?
BTW, aku naksir dg cawannya yg bisa berubah2 warnanya itu. Keren banget...

place to study mengatakan...

Fotonya kecil2 banget sih Om... jadi gak keliatan dg jelas nih.

place to study mengatakan...

Fotonya kecil2 banget sih Om... jadi gak keliatan dg jelas nih.

jejak langkahku mengatakan...

Foto makan2nya yg belum ada nih... :p

Lozz Akbar mengatakan...

Kalau bukit di tempatku tuh malah tempat aku berkemah brade Ghape..

Meutia Halida Khairani mengatakan...

phe saran dunk, kalo fotonya dibikin jadi 4, bikin Xtra Large dunk. biar keliatan jelas.. saran saja :)

titip koin ya kalo kesana, doain di indonesia dibuat fountain se indah itu. di bdg jg ada bukit bintang, di dago pakar :D

Noor's blog (inside of me ) mengatakan...

Nyari bencong jauh bener mas? sampe ke Malaysia segala, emangnya di Malang nggak ada? hehehe

Ajeng Sari Rahayu mengatakan...

seru2, ngiri ma temen2 kantor...dikasi oleh2 gratis, tanpa syarat..hha :p

tiwi mengatakan...

mau Ice Cream Smartiesnya...

Muhammad A Vip mengatakan...

ngaku aja kamu ke tempat pijat itukan? gimana rasanya? :D

Mama Kinan mengatakan...

Kunjungan balek..ke blog yoga, waduh waduh..aku ngikutin terus cerita ke malaysianya..entar cari dulu photonya kalo mau ikutan giveaway-nya..yumila yumiwati..heheh
aku ngerti bahasa malang yang diterangkan diatas..hehehe..bacanya dibalek kan..hehehe :)
serasa aku yang berpetualang ke malaysia dengan membaca ceritamu...
thanks for sharing...bisa jadi referensi kalo liburan ke malay..
:)

advertiyha mengatakan...

masih terus ngikutin pemelancogan lo phe, hehhee...
ntar balik-balik pasti ngomongnya bahasa malay deh ni anak.. hihihi... :P

YeN mengatakan...

tau gitu aku nitip recehan juga buat make a wish..
hehehe :D

ToM kuU mengatakan...

kayanya bukit bintang salah satu tempat yang perlu di datengin yah?

btw harga masuk Zeuk berapa yah?? hahahaha TK mau ah kesana ^^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...