Selasa, 22 Maret 2011

Pilihan Alat Transportasi buat Backpacking di Kuala Lumpur + Budget. Total

Ada yang nanya beberapa waktu lalu, jalan-jalan di Kuala Lumpurnya udahan nih?. Untuk semua tempat yang dikunjungi rasanya sudah saya posting. Tapi beberapa hal tentang Kuala Lumpur masih akan saya posting. Termasuk hari ini, saya pengen cerita tentang macem-macem pilihan alat transportasi yang bisa dipake selama di Kuala Lumpur. Baca terus sampai bawah yah, karena saya juga akan kasih tau budget saya selama di KL.

1. Light Rapid Transport (LRT)
Dioperasikan oleh Kelana Jaya, LRT ini hampir mirip dengan MRT di Singapore. Dua-duanya sebenernya rangkaian gerbong kereta. Namun bedanya, kalo MRT (Mass Rapid Transport) gerbongnya jumlahnya banyak dan muat menampung lebih banyak orang sedangkan LRT paling banter cuman ada 3 gerbong, yang muat sekitar 200 orang sekali angkut. Uniknya, LRT ini beroperasi secara otomatis tanpa ada masinis. Mereka bergerak dan tepat waktunya kapan datang. Jadi nggak perlu lama-lama nunggu, sekitar lima menit sekali udah ada LRT yang baru.



Lalu, gimana naiknya?. Beli tiket masuk yang bentuknya kartu elektronik di Automatic Ticketing Machine yang ada di setiap stesen. Layar sentuh, tinggal klik pada satu stesen tujuan, trus keluar harga yang harus dibayar. Masukkan recehan atau lembaran uang kertas, tunggu tiketnya keluar trus kalo ada kembalian, mesin ini otomatis ngeluarin. Harga bervariasi tergantung jaraknya jauh atau dekat. Paling minim, kita kudu bayar 1 RM untuk stasiun terdekat. Semakin jauh tujuan stesennya, semakin mahal. Selama saya naik LRT, tujuan terjauh adalah di Gombak (stesen terakhir) ditempuh dari KL Sentral. Tiketnya seharga 2,4 RM. Tiket ini yang nantinya dipake buat buka pintu gerbang (jalur masuk platform), dan inget-inget buat nyimpen tiketnya buat dipake di pintu keluar. Nah pas nyampe di stesen tujuan, kalo mau keluar, masukin aja tiket yang tadi.. secara otomatis tiketnya akan tertinggal sendiri di dalem. Jadi jangan ngarep memiliki tiket buat kenang-kenangan yak!. Kecuali beli sendiri tapi nggak kepake.

2. KL Monorail
Monorail ini juga semacam kereta, tetapi hanya bertumpu pada satu rel. Keretanya pendek banget, cuman dua gerbong aja. Sama kayak LRT, tanpa masinis dan serba otomatis. Ada beberapa jalur LRT dan Monorail yang sama - sama berhenti di stesen yang sama. KL Monorail melayani rute yang lebih pendek di dalam kota KL sendiri. Untuk tiket, setahu saya tidak dijual lewat ATM, tetapi lewat loket khusus. Harganya juga rangenya sama kayak LRT sekitar 1 RM - 3RM.



3. Kommuter.
Kalo di Jabotabek, kommuter itu semacam kereta listrik atau KRL. Kommuter ini melayani jurusan keluar kota. Yaa sama sih kayak KRL, ada yang dari Pasar Minggu ke Bogor, atau Bekasi. Rutenya lebih panjang, tapi harganya lebih murah. Saya sempet nyobain ini pas nyasar di Petaling. Di dalem kommuter suasananya mirip kayak KRL, kebanyakan pemakai adalah etnis melayu dan India. Pokoknya didalem itu rasanya udah kayak di India deh, dengerin orang ngomong "chupke, chupke, chappali... tumbar miri jahe". Tapi dari sini saya belajar kebiasaan orang India loh!.. Orang India tuh kalo ngomong wajib pake geleng-geleng kepala. Pertamanya sih nggak bisa bedain itu maksudnya setuju atau menolak.. ternyata kalo setuju, biasanya geleng kepalanya tuh mengedikkan ke kiri dan kekanan. Sedangkan kalo menoleh kekiri kekanan itu berarti menolak. Terus, satu lagi.. orang India kalo ngomong Inggris lucu. Semua huruf "T" terdengar dibaca "D". Semisal ngomong "Dond dell me laik dis ".



4. Bas
Maksudnya itu mungkin Bus alias Bis, tapi daripada bingung mau pake bas, bis, atau bus.. disini saya ceritanya pake "bus" aja yah. Jadi ada beberapa tipe bus di KL. Bas awam atau bus umum, Rapid KL, sama Bas Persiaran alias Bus Parwisata. Yang unik adalah, disini tidak ada angkot. Terus bus-nya semua berukuran guede, mirip sama bus antar kota antar pulau kalo di Jawa. Selama jalan, saya baru sadar nggak ada bus yang ukurannya kayak bus DAMRI atau Kopaja.. semuanya gede abis. Biasanya pintunya ada dua. Satu ditengah (dua membuka kekiri dan kanan) dan satu didepan buat kondekturnya. Ada yang spesial disini yaitu kondektur bus-nya ada yang ibu-ibu (perempuan). Manteb ih, dua kali naik bus saya ketemu sama dua kondektur perempuan.. Satunya ternyata berasal dari Indonesia, nyadar pertama kali bahasa kita si ibu itu nanyain apakah kami dari Jakarta??. Kami jawab, dari Surabaya. Eh, lha koq ibunya trus ngomong jawa ke kami dan manggilnya pake "le" alias thole. Terus.. pas nungguin MetroBus nomor 11 mau ke Batu Caves, ketemu sama abang-abang timer (tukang atur jam perjalanan) muka preman yang ternyata berasal dari Medan. Tau kami dari Indonesia, dan udah nunggu cukup lama MetroBus nomor 11 itu, sama abangnya dibantuin nelponin ke garasinya. Woow, the miracle of helping.. nggak lama bus yang ditunggu-tunggu akhirnya dateng. Nggak heran nemu banyak orang Indonesia yang bekerja disini. Secara dari hasil ngobrol sama supir kereta sewa, saya memperoleh informasi ada lebih dari 5 juta penduduk yang berasal dari Indonesia di Malaysia. Entah sudah menetap, sampai berganti kewarganegaraan, atau hanya sekedar mencari pencaharian disini.

Sempat saya bertanya-tanya, mengapa banyak orang Indonesia yang nyari pencaharian disini??.. ternyata terjawab sudah ketika saya melihat lowongan pekerjaan di satu kios kecil jual minuman ringan di salah satu stesen LRT. Gaji untuk waitress yang ditawarkan perbulan adalah 800 RM. It means, sekitar 2,4 juta rupiah untuk pekerjaan sekelas waitress kios minuman kecil!. WOOOW.. Terjawab kan, kenapa banyak yang tergiur bekerja disini?.


Oh ya, ada info lagi kalo nggak mau repot-repot keliling Kuala Lumpur terutama tempat-tempat wisatanya ada satu bus namanya KL HOHO. Bukan Maho yaa.. tapi HOHO. Singkatan dari Hop On Hop Off. Sekali naik, kita bisa turun di banyak tempat dan berkeliling sesuai rute yang dipengenin sesuka kita. Kalo udah turun di satu tempat, kita bisa jalan-jalan dulu.. nah kalo mau naik bus HOHO lagi tinggal tunggu di tempat pemberhentiannya aja. Harga tiketnya untuk adult lumayan mahal, 38 RM berlaku selama 24 jam. Jadi selama jam operasi bus HOHO ini, kita bisa naik turun sesuka kita di dalam kota KL. Tiket bisa dibeli di travel agent atau langsung didalem bisnya. Awalnya sih kami pengen make jasa bus ini. Tapi, berhubung backpack kurang duitnya.. jadi mutusin buat naik kendaraan umum aja kemana-mana.

Lalu, selama tiga hari dua malam di Kuala Lumpur.. saya ngabisin budget berapa donk??. Ini dia rinciannya yak.
tanda (*) berarti bisa dihilangkan. Kurs 1 RM = 2900, berlaku pada Bulan Maret 2011.

Flight & Accomodation
Tiket Air Asia PP Surabaya-Kuala Lumpur : Rp. 310.000
Airport tax bandara Juanda : Rp. 150.000
Airport tax LCCT (include with ticket) : Rp. 75.000
Travel insurance* : Rp. 49.000
Chill Inn hotel, private room (berdua) shared bathroom include Breakfast : RM 55 plus booking Fee total Rp. 171.000
Total flight and accomodation : Rp 755.000,-

Makan dan Jajan

Paket Nasi KFC (5,95 RM), EggTart (1,6 RM), MeatBall beef noodle (5,5 RM), Smarties Ice Cream (1 RM), Air Mineral 3 kali beli (3 RM), buffet diCurry in a Hurry-Genting (10 RM), Teh tarik 2 kali (4 RM), Green melon + dimsum di Mesjid India (2RM), Murtaba' (6RM), Nasgoryam (6RM), Susu kedelai Petaling (1,2 RM). Air es 3 kali (1,2 RM)
Total makan dan jajan : (47,5 RM) Rp. 137.750

Transportasi
Aero Bus LCCT - KL PP (16 RM). total LRT/monorail/kommuter lokal bolak balik (21 RM). Taksi to genting (20 RM). Bus to Batu Caves PP (5RM).
Total Transportasi lokal : (62 RM) Rp. 179.800

Pleasures
Skyway Genting PP + Bus (13,4 RM), Bowling (11 RM), Oleh-oleh total* (RM 63,4).
Total Pleasures : (87,8 RM) Rp. 254.620

Keliatan kaan?. Budget paling banyak keserap pada : OLEH-OLEH!.. jadi tujuan yang semula backpacking, ternyata nggak jadi backpack soalnya begitu pulang.. tas sukses beranak pinak dengan isi bawaan oleh-oleh. Tapi, kalo oleh-oleh dihapuskan.. total biaya hidup disana selama 3 hari 2 malam akomodasi (Rp. 171.000), Transportasi (Rp 179.800), Makan dan jajan (Rp.137.750), plus Pleasure (Rp. 70.760) adalah Jeng jeeeng... HANYA : Rp. 559.310!!

yak, dengan modal lima ratus ribuan aja bisa koq keliling Kuala Lumpur. Apalagi, kalo nginepnya nggak di hotel tapi di mesjid misalnya, pasti lebih irit.

79 komentar:

Arief Bayoe Sapoetra mengatakan...

wah rinci hitungannya mas gaphe ini..... cocok buat audit keuangan...hehehehe saya gak berani kemalaysia takut disiksa & ditangkap polis diraja malisiye....hehehehe

Noor's blog (inside of me ) mengatakan...

wah, kayaknya sistim transfortasi disana sudah jauh meninggalkan sistim yg dipakai di jakarta sekarang. patut ditiru nih, biar nggak macet melulu! Eh, diatas kommuter, orang indianya nggak nyanyi2 sambil muterin tiang? hehehe...

lidya mengatakan...

total belanjaan berapa nih? hihihi

chikarei mengatakan...

waa rinci banget siii :D

pengen juga kalo gitu :D

dv mengatakan...

wew..tiap hari makannya di catet yah sampe apal gt :D

gilak,500rb-an bisa ke KL..mangstabs nih phe

narti mengatakan...

setelah tahu disana gaji segitu, akankah Gaphe pindah kerja kesana? hehe...

sda mengatakan...

Seneng kalau dirantau nemu teman senegara. Apalagi seperti Gaphe yang boleh dibilang visitor, nemu mereka pasti seneng terlebih mereka mau membantu kita.
Jadi pengalaman yg takkan terlupakan.

dee mengatakan...

paling bawah, nginepnya di masjid...
gaphe ada2 aja idenya ^_^

rezkaocta mengatakan...

jalan-jalan ke kota laen juga kak,,,trus buat laporan yg detail lagi kayak ini,
kan enak tuh, kita tinggal nyontek2.hhee
:P
tidur d mesjid??aku pernahhh! haahaa

Ajeng Sari Rahayu mengatakan...

Yee, masa nginepnya di mesjid -.-"


irit banget ya ternyata, kirain sejuta lebih :D

r10 mengatakan...

kapan jakarta punya monorail dan LRT @.@

Huda Tula mengatakan...

haaaah?? kurang dri 600 rb? ntar terima gaji aku main ke kualalumpur aaah #so'so'an

John Terro mengatakan...

hop itu seperti kata2 orang surabaya kalo mau bilang stop

ghost writer mengatakan...

Phe,gimana kalau saya yang mau jalan-jalan ke Indonesia,apa cukup kalau RM 2 ribu?

kalau liatin hitungan Phe sepanjang jalan-jalan di kuala lumpur ternyata semua orang bisa teruja sama..

semoga ia menajdi kenangan yang tidak terlupakan.

Mila Said mengatakan...

500rb ditambah tiketnya 750rb -_-"

han mengatakan...

beneran tuuuh jalan2 buat tahn brpa

han
http://mhprihantoro.blogdetik.com/

ysalma mengatakan...

wahhh kalo cuma segitu,, kapan-kapan ajak jalan2 saya donk :D

nard4reynard mengatakan...

bus hoho nice idea tuh, tapi indo ada transjakarta udah lumayan bgs.

CORETAN HIDUP mengatakan...

Wah, masyarakat malaysia dimanjakan dengan banyak pilihan transportasi yang kualitasnya sangat baik ya. Trus di stasion kereta apinya kelihatannya bersih sekali. Beruntung banget mereka. Kapan di Indonesia bisa mendapatkan layanan seperti itu :(

Hmmm...rasanya kaget banget karena budget yang kamu keluarkan selama jalan2 disana cuma segitu aja. Masa sih? Seharusnya, dengan penghasilan lebih dari itu, harusnya aku bisa juga ya. Tapi kenapa kok selama ini aku cuma bisa jalan seputaran itu2 aja. Hidupmu kayanya bewarna banget ya.

Ellious Grinsant mengatakan...

Baca perjalanan tergiur, kemudian pas sampai bawah kaget, busyeeeet keliling-keliling malaysia gak pake oleh-oleh aja gak nyampe 600 rebu, murah amaaaaat... wuakakakakak...

Adi Chimenk mengatakan...

waktu gw ke singapore kemaren gw dapet tuh tiket MRT, gara2nya mental di mesin refund-nya.. yo wes lah, gw bawa balik aja ke Indonesia..hehehe

Djangan Pakies mengatakan...

wahhh cocok jadi duta wisata nih, bener-bener rinci dan koimplit.
Ngomong-ngomong kalo udah ketemu kondktur tadi, tetep bayar ndak? hhh
bener banyak orang-orang sekitar saya yang mencari ringgit di sana karena upahnya jauh lebih baik di sana

Rio Saputra mengatakan...

cocok jadi bendahara..hehe
Tulisan yang membakar samngat untuk segera mengikuti jejakmu...ehhe..

Lanjutkan perjalananmu sobat,
ini bukan mimpi, 559.310!! bisa keliling KL

Ami mengatakan...

Malaysia... Aku pernah chatting dengan temen kerja di sono, nonstop, pagi ampe pagi lagi. Panjang ceritanya Phe... Termasuk orang ini dicariin FBnya sama mantan buat dimaki-maki...

i-one mengatakan...

wah,gaphe hebat juga ya.semuanya tertulis,gk kaya gue asal embat aja.tAnpa perhitungan...

Masbro mengatakan...

Pengen buka kios disana, hehe..

Dhana/戴安娜 mengatakan...

salam sahabat
bagus memberikan informasi yang sangat penting seputar KL terima kasih dan maaf telat

Corat - Coret [Ria Nugroho] mengatakan...

dengan 500rban bisa keliling malaysia wow hebat tapi klo buatku segitu masih mahal hehehhe :D

ria haya mengatakan...

wow...rinci bener itung-itungannya
tapi...boleh jg nich buat referensi :)

Daris Firzan mengatakan...

wow, ane pingin naig kl monorail nih, gimana ya rasanya?? :)

thanks atas infomarsinya lengkap nya ya??

salam

Siti Nurul Falah mengatakan...

asik kayaknya ya pake kartu-kartuan gitu,

wow budgetnya terperinci banget, hehe

niee mengatakan...

wah, ternyata murah bener dah mau ke KL yak.. *siap2 nyari cuti dari kantor*

Rahman Raden mengatakan...

laporan keungannya rinci banget, bagus biar rakyt g mikir yg macem2 (ky DPR ya)

Rubiyanto Sutrisno mengatakan...

Ulasan yang lengkap, jadi pengen ke Malaysia juga, he he

Putri Baiti Hamzah mengatakan...

@Rahman raden: Setuju Mas...Andai bapak-bapak dan Ibu-Ibu kita yang ada di kursi pemerintahan mau seterbuka seperti ini menguraikan kemana aja uang perjalanan dinasnya,pasti kita tambah sayang ke mereka,hihihi

Mantebzzz lah mas gaphe ini ya...jalan-jalan mulu...Ditunggu liputan jalan-jalan umrohnya mas (skaligus doa ini),hehehh,amin ^__^

ayu aditi mengatakan...

woaaahh
informasinya keren bgt
detail bgt

sumpah jd tambah pengen jalan2 ke luar negeri T^T
ke KL cm ngabisin segitu ya
klo ke korea dah pernah blm? hhehe ^^v

klo uda..pengen baca reviewnya
hehe..

dunia kecil indi mengatakan...

lagi, bilang gini: "aku pengen keluar negeri, tp takut naik pesawat, takut naik kapal laut, jadi cuma bs ngiler aja baca tulisan km, hihihi".
gaphe, kamu punya buku diary ya? kok bs ingat detail, sih?

Aina mengatakan...

wooooo paket komplit nan hemat cermat dan beradab buat kantong,,,,
sip infonya... cocok lah kaw jadi duta urusan perNJENG-NJENGAN...

i-one mengatakan...

oh ya ,gaphe kok ane gak memang.hihi..kalau ada waktu kunjungi blog ane ya??

mama pat mengatakan...

Wow komplet amat! Tapi biarpun murah kalau perginya sekeluarga teuteup harus nabung lah.

Neyna Naya mengatakan...

Lengkap dank rinciannya...makasih mas Gaphe, jadi ntar kalo ke sana udah tahu gambaran buat kesana-kemarinya...:)

Sang Cerpenis bercerita mengatakan...

wah saya kalo jalan2 sih gak sempet merinci semuanya. salut nih. kamu telaten amat. ehhee.

Nova Miladyarti mengatakan...

widih, mantap nih. itung2annya top jer.hehhe...tapi ada ongkaos tambahan deh buat bikin pasportnya, soalnya saya belum punya.hahha

Miftahgeek mengatakan...

Sumpe gan bisa dibawah 1juta gitu? O_o

Hariyanti Sukma mengatakan...

Ini nih yg di tunggu2 .... rincian biayanya... penting nih.. bisa jadi info kalo mau kesana, bisa promo utk siswa2 ku dan utk ku sendiri pastinya, kapan ya kesana... padahal sahabatku yg di Malaysia dan Singapura udah teriak2 supaya mengunjugi mereka.
Tq ya gaphe...!!!

Miss Nea Muslimovic mengatakan...

klo mo k mlaysia msti ada visa dulu g'k'??

andriansyah s putra mengatakan...

transportasinya di malaysia keren keren banget ya kaak. coba di indonesia kayak begitu -_____- hahahaah :D

narti mengatakan...

pura-pura jadi Dija,
ichh...om Gaphe cibuk telus ya? mana culat buat Dija?

*ikut berpartisipasi aja koq, turut meramaikan ultahnya Dija.

Muhammad A Vip mengatakan...

oke Pe, gue catet! ngomong-ngomong kalo tidur di mesjid bisa kena usir enggak? dan di jalanan sana banyak preman enggak, ada tukang palak enggak dan wece umum di sana bayar enggak?

Orin mengatakan...

Hmm... masih belom kepengen kesana sih. Pengen muter2 Indonesia raya dulu mas he he.
Tapi kalo diajakin bin gratisan mah mau tentunya. hahahaha... *ketauan deh bokek :P*

f4dLy :) mengatakan...

udah tau rinciannya kan gaphe? jadi kalu gitu, nanti kalau au berankat lagi siapan 2X lipat lebih banyak karena aku juga mau di ajakin... :)

cho mengatakan...

kalo ketemu shahrukh khan di kommuter kayaknya asik juga. mau! mau! duh, kapan ya bisa maen2 ke kuala lumpur?

*klik kanan, pilih save as MHT

ash mengatakan...

*bookmark tulisan ini untuk referensi*

aku dpt airasia 415ribu (jgj-kl) u/ tgl 25-29
tapi.. hiks akhirnya batal, karena ada satu dan lain hal yang g'bisa ditunda.
Ini g'enaknya beli tiket psawat beberapa bulan sebelumnya :(

Akhirnya aku mem-bookmark semua postingan gaphe tentang petualangan ke malaysia ini, mudah2an beberapa bulan lagi bisa beneran brgkt.

Laaahhh.. ku malah curhat sendiri,
maaf..
Great post, as always :D

IbuDzakyFai mengatakan...

Wah heubat, itungannya rinci bgt dech..

Btw, disini juga banyak kenek cewek lho baik yang masi muda ataw yang sudah tua * Pengalaman Pribadi naik Metro Kini di Jakarta

IbuDzakyFai mengatakan...

ralat Kini=Mini..xi xi xi

tiwi mengatakan...

Alamak! masih ada lagi posting ttg Malaysia....weleh2 jan komplit plit.. plit...hehhehe, btw msh ada gak pashminanya*colek2 Gaphe....hehhehe

advertiyha mengatakan...

Weiks,, sebegitu rincinya, sampe makan apa aja lo catet phe?? ckckck.. salute... :)

tapi, bener yak, murah bener.. jadi ingin,, hehehe...
termasuk ingin kerja disana, huaaaaaaa... TKW dong kitah... :P

Fairysha mengatakan...

wah, phe, harga tiket ga masuk ya? :D

Main Kata mengatakan...

::: wow,,,, lengkap banget,,,, boleh banget nih info dikoleksi dan dibaca berulang2,, sambil susun rencana dan tanggal,,, hohohoho

Evet Hestara mengatakan...

wah..boleh nih kalo kapan2 ane kesono :D

TUKANG CoLoNG mengatakan...

kalo gue mau ke nagri, blog lo bakal jadi salahs atu literatur gue. :)

Dwi mengatakan...

Kalo pas di KL nya sih murah Phe, wong nebeng 'kereta' orang aja bisa kalau gak mau ribet naik bas.
Tapi yang mahal biaya untuk berangkat kesananya itu.. ;D

catatan kecilku mengatakan...

Murah juga biaya selama di Kuala Lumpur...

the others.... mengatakan...

Setelah ke Malaysia..., mau pergi kemana lagi?

place to study mengatakan...

Kapan ya shasa bisa ke Malaysia?

jejak langkahku mengatakan...

catatan perjalanannya rapi juga tuh Om.

Lely Iwan mengatakan...

makasih udah share tentang perjalanannya.. jadi bisa mengira2 hehe

rabest mengatakan...

waaaahh..dua hari disana buat sebulan disini, hahahaha

blackdevil mengatakan...

mas,'
keren.
d buat jg anggaran na.
tp bnr kt mbak mila,.
500 + 750 rb,.
msh terlalu mahal (^^")
mgkn krn onkos na kale yha.
dr SBY k KL.
(^^")

Meutia Halida Khairani mengatakan...

sebenarnya yg menentukan sebuah negara itu sudah maju adalah transportasinya. itu kata temen saya anak planologi. kalo transportasi banyak pilihan gini, murah, jadi gampang bgt kan sampe ke tempat tujuann..

maunya monorail di jakarta jadi dibikin ya. kasian terbengkalai

Bayu Hidayat mengatakan...

lengkap komplit plit plit plit. ini semuanya di tulis ya bro? wihhh asik. negara apa selanjut nya tuh? kesini dong. jalan jalan kta bro

uci cigrey mengatakan...

wah rinci amat mas,sengaja buat di share juga yah :D
thanks lhooo.

Mama Kinan mengatakan...

walah..lengkap tenan je..!!! Mantap mantap, tapi pertanyaannya kalo kayak aku yang dah ada buntut nieh kayaknya nggak nyaman yah kalo back packing..secara kasihan anaknya gitu, ngiri dot com melihat yang masih single malang melintang traveling dengan budget yang back packer kayak gitu..:)
BTW mau tanya soal kamera nieh phe?? Pake kamera apa?? asli hasilnya lumayan tuh, aku pingin ngerti, buat referensi kalo beli kamera (kalo digcam merk apa?? kalo SLR yang merk apa type apa??) kalo berkenan japri di email juga boleh arti97@yahoo.com
thanks alot

Zulfadhli's Family mengatakan...

Bener boo, lebih murah lagi kalo nginepnya di masjid huhehehe

Jasmine mengatakan...

mau mulai nabung dari sekarang :D

eem mengatakan...

nice info yo...
Awal july mau backpackingan ke KL. Semoga cukup memberi gambaran...coz destination yg udah fix baru ke genting doang...

mantiji mengatakan...

mas gaphe kl mau pesen hotel ke agoda tp g punya kartu kredit gimana yaa?

Matius Teguh Nugroho mengatakan...

Bos, itu tiket penerbangan segitu murahnya pake maskapai apa? Ane pengen ke KL atau kalo gak ke Bangkok pertengahan tahun ini. Biaya yg paling menantang itu ya tiket pesawatnya ._. Sekarang ke KL PP aja (yg gue tau) 1,1 juta lebih.

Sya Triy mengatakan...

Permisi Mas Bro, Minta Ijinkan Sedikit Mengintip Ceritanya tentang Backpacking di KL :D, Terima Kasih s'kali Infonya :).

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...