Kamis, 07 April 2011

Extraordinary Flight with Garuda Indonesia

Siapa yang nggak kenal Garuda Indonesia?. Saya rasa setiap warga negara yang punya KTP Indonesia bakalan tahu maskapai kebanggaan bangsa ini. Jaman saya kelas tiga SD dulu setiap guru ilmu sosial saya nanya : Coba sebutkan nama maskapai resmi negara Indonesia?. Pasti jawabannya selalu GIA atau Garuda Indonesia Airways.


Berbicara soal pesawat, saya jadi ingat masa kecil saya dulu ketika melihat ada pesawat terbang, pasti bawaannya pengen lari ngikutin dan berteriak minta dilemparin uang. Norak memang, tapi itulah saya saat kecil. Saya menganggap setiap orang yang naik pesawat adalah orang kaya, jadi wajar kalau berharap beneran dilemparin uang dari atas pesawat.

Tetapi siapa sangka, Gaphe kecil yang dulu nggak pernah bayangin akan bisa naik pesawat ternyata setelah gede bisa juga nyicipin gimana rasanya terbang di atas awan. Dan Garuda Indonesia lah pesawat pertama yang mengantarkan saya untuk mengalami pengalaman itu. Dari terbang pertama kali itu juga, penerbangan-penerbangan saya lainnya juga berawal. Tentu saja kebanyakan penerbangan itu menggunakan maskapai kebanggaan bangsa ini. Well, mungkin ini terlihat biasa tetapi memang kebanyakan penerbangan saya (terutama dalam rangka dinas) biasanya memang diminta untuk memakai Garuda.

Toh, buat sebagian orang merasa bahwa terbang dengan Garuda adalah sesuatu hal yang mewah dan tidak terjangkau. Tapi itu persepsi lama, saya pernah terbang dengan banyak maskapai lain sebut saja maskapai berlambang singa, atau yang namanya seperti kerajaan, atau nama Jakarta lama, dan bahkan anak cabang Garuda juga pernah saya tumpangi. Dari sekian banyak maskapai itulah hanya Garuda Indonesia yang mampu memberikan pelayanan dan kenyamanan terbaik. Maaf kalo pembaca mengira saya sedang mengiklankan Garuda, karena sebetulnya saya menulis ini tidak ada perintah, paksaan, atau diendorse dari pihak manapun.

Sebuah kesalahan kalau menganggap terbang menggunakan Garuda Indonesia itu tidak terjangkau, karena pengalaman saya mencicipi beberapa maskapai lain, harga yang ditawarkan tidak berbeda jauh. Bahkan dalam beberapa kondisi, Garuda Indonesia menawarkan promo terbang dengan harga yang lebih murah dalam berbagai pilihan kelas. Terlebih, kenyamanan dan service yang mengutamakan penumpang itulah yang justru menjadi kelebihan utama Garuda. Kalau ditanya, maskapai mana sih yang menyediakan pelayanan makan dan minuman di dalam pesawat?. Oke, mungkin banyak.. tapi maskapai lokal mana yang memberikan kebebasan memilih minumannya sendiri?. Saya rasa cuman Garuda, karena toh biasanya low budget travel airlines tidak menyediakan pelayanan semacam itu untuk menekan harga tiket.

Apalagi sekarang, dengan didatangkannya pesawat baru Boeing 737 seri Next Generation (NG) yang baru, beberapa pesawat Garuda dilengkapi dengan in flight entertainment. Sebuah hiburan untuk pesawat yang biasanya kelas Internasional. Ini semata-mata diupayakan untuk memberikan kenyamanan bagi para penumpangnya. Jelas, hal ini sangat membantu membunuh waktu perjalanan yang terkadang membosankan. Dan dari in flight entertainment yang selalu update ini, terkadang saya banyak mendapatkan referensi musik mana yang asyik, film apa yang bagus, atau hanya sekedar baca travel guide.


Yang nggak kalah seru juga sebagai bentuk pelayanan adalah adanya Garuda Frequent Flyer program atau GFF. Untuk menjadi member GFF cukup dengan mengisi form gratis yang disediain di Garuda flight magazine. Majalah ini pun diberikan gratis dan bisa dibawa pulang karena tertulis your personal copy. Sekali terbang, maka GFF kita sudah bisa diaktifkan dan untuk pertama keanggotaan langsung pada level Blue. Keuntungannya sebenernya banyak, seperti dapet mileage yang bisa ditukar dengan tiket gratis, atau souvenir. Lalu memperoleh fasilitas priority untuk boarding, bagage, atau lounge (pada level GFF tertentu).

GFF mileage ini juga bisa diperoleh dari setiap transaksi yang dilakukan dipesawat dengan nilai yang diperoleh sebanding dengan harga barang. Ada satu hal yang bikin saya surprise tahun lalu. Belum genap setahun saya memiliki blue card, ternyata saya sudah dinaikkan keanggotaan GFF saya menjadi silver. Naik keanggotaan berarti fasilitas dan pelayanan pun makin meningkat.

Bicara soal kualitas pelayanan, kalo boleh saya bilang Garuda memberikan layanan yang premium. Meskipun berada di kelas ekonomi sekalipun, setiap awak kapal akan melayani dengan baik. Satu lagi yang jelas adalah tentang ketegasan. Tidak segan-segan awak kapal juga menegur penumpang yang tidak mematuhi aturan keselamatan penerbangan, dengan cara yang halus tentu saja. Pernah suatu ketika saat penerbangan menuju Surabaya dari Makassar, ketika sudah ada pengumuman untuk menonaktifkan (catat ya, menonaktifkan bukan berarti mode silent) telepon genggam, ada satu penumpang yang masih asyik menelepon. Sudah diperingatkan beberapa kali, tetapi masih ngeyel. Pramugari Garuda akhirnya berkata dengan sopan dan tersenyum "pak, jika bapak tidak mematikan telepon genggam bapak sekarang juga, kami akan terbang tanpa bapak". Langsung si bapak matiin handphonenya.

Selain itu, pada saat landing dan take off; dua saat paling krusial dalam setiap penerbangan, boleh saya bilang pilot Garuda adalah ahlinya. Hampir tidak pernah bermasalah sama sekali selama saya terbang berkali-kali. Berbeda dengan satu maskapai lain yang tidak akan saya sebut namanya, sekali tahu rasanya landing dengan pesawat tersebut saya trauma untuk naik pesawat itu lagi. Yang jelas, untuk urusan ini Garuda melakukan dengan cara yang smooth.. Mulus, dan tanpa meninggalkan trauma.

Jadi, saya pikir adalah sebuah pilihan yang bijak jika kita menyerahkan sesuatu yang benar-benar pada ahlinya kan?

84 komentar:

Adryan Nurdien mengatakan...

Wah, memang Garuda Indonesia maskapai penerbangan yang terbaik ya mas. Tapi aku gak pernah naik sih,hehe. Maklum, gak pernah kemana2.

lidya mengatakan...

asyik juga ya, mudik lebaran nanti mau naik garuda lagi ah :)

zasachi mengatakan...

cieee... Gaphe gaya banget potonya, sapa yg nge-take Pe? mbak pramugari ya... :)#mupeng

Gak salah dong jd kebanggaan, klo pelayanannya juga ternyata memuaskan. Tp aku jujur aja deh, belom pernah tuh naek GIA. Kalo teriak2 liat pesawat kek kamu wkt kecilnya dulu pernah... hayhayhay
#eitss gak boleh marah

armae mengatakan...

baru tau kalo ternyata GIA tu garuda indonesia AIRWAYS, kirain AIRLINEs, hehe..

belum pernah naik garuda, dan postingannya bikin mupenkkk >,<

r10 mengatakan...

pernah sih naik garuda... waktu aku kecil sekitar umur 5 tahun :D

kalau sekarang sudah lupa bagaimana rasanya

ghost writer mengatakan...

kalau terbangnya ke indonesia bisa pilih ngga untuk naik GIA?

kerna kalau di malaysia semuanya udah pernah cuba..MAS,Air Asia,Transmile Air..Dulu masa masih kecil,sama kepingin naik kapal terbang,ya udah besar,jadi sering aja naik kapal terbang..

Tri Setyo Wijanarko mengatakan...

Terakhir kali terbang dengan Garuda udah cukup lama, waktu itu sekitar akhir tahun 2009 dengan pesawat Boeing 737-800 yang bukan brand new. waktu itu Boeing 737-800 yang brand new dengan livery baru dan ada personal IFE-nya hanya ada beberapa, kalo nggak salah baru 2 unit dan cuma dipakai untuk rute ke Perth dan Hongkong.

Waktu itu rutenya Jogja-Jakarta PP.Walaupun hanya dengan pesawat yang biasa aja tapi saya cukup puas, terutama untuk tante-tante pramugari yang sangat ramah (peace) :D. Dan kok ya kebetulan, saat berangkat dan pulang pesawatnya sama yaitu Boeing 737-800 dengan registrasi PK-GEK.

Semenjak itu saya sudah tidak pernah naik Garuda lagi. Kartu GFF Blue saya mungkin juga sudah hangus karena nggak pernah terbang dengan Garuda. Sesekali saya terbang dengan adiknya yaitu Citilink. Cukup lumayan juga dengan standard safety sama dengan Garuda hanya beda pelayanan saja. Pramugari Citilink yang hanya menggunakan celana pendek dipadu dengan Polo T-Shirt dan sepatu kets terlihat lebih casual dan energik.

Pada saat berangkat ke Jakarta pesawat landing dengan sangat mulus seperti apa yang diceritakan mas gaphe. Namun pada saat landing di Jogja cukup membuat deg-degan. Bagaimana tidak, beberapa saat sebelum landing pesawat goyang dombret kesana kemari. Pesawat menyentuh landasan dengan hentakan sangat keras lalu seperti mlintir dan pilot berusaha meluruskan kembali posisi pesawat. Ahh.. Sepertinya lagi kena crosswind yang cukup kuat jadi pesawat mlintir. Yang penting landing dengan selamat.

Saya pernah diberi tau oleh salah seorang kapten dari maskapai yang tidak perlu saya sebutkan namanya. Menurut beliau landing mulus adalah sebuah bonus saat pesawat dalam proses pendaratan. Banyak faktor yang menyebabkan landing menjadi kasar seperti cuaca, angin, kondisi runway yang basah, panjang pendeknya runway, kasar halusnya runway, dan lain-lain. Mau landing kasar asal pesawat bisa parkir ke apron, tidak ada kerusakan pada pesawat, dan penumpang bisa pulang ke rumah masing-masing dengan selamat berarti aman. Daripada maksa landing mulus tapi malah bablas. Ya semenjak diberi tau oleh kapten tersebut saya tidak mempermasalahkan landing yang mulus ataupun gabruk, yang penting selamat.

Sejak nggak pernah naik Garuda saya seringnya naik maskapai dengan logo bunga sakura dan maskapai low cost carrier terbaik versi skytrax 2009-2010 yang sama-sama menempati terminal 3 di Soekarno-Hatta. Dua masakapai ini merupakan favorit saya.

Sekarang maskapai bunga sakura sedang stop operasi. hanya tinggal si maskapai tetangganya yang lebih banyak rute internasionalnya. Untuk domestik sekarang ini mungkin saya akan tertarik kembali dengan Garuda dan Citilink karena tidak adanya maskapai bunga sakura.


Haduh udah panjang banget komen gw.. ahahahaha.. :p

Tri Setyo Wijanarko mengatakan...

@mbak amae: bener kok mbak, GIA itu Garuda Indonesia Airlines. Garuda Indonesian Airways itu nama yang lama, dipakai saat baru terbentuk tahun 196x sampai dengan tahun 1986 kalo nggak salah. Sejak tahun 1986 ketika Garuda menggunakan Landor livery (cat dengan logo burung garuda) nama yang digunakan adalah Garuda Indonesia Airlines, bukan Garuda Indonesian Airways lagi. Namun ya nama Garuda Indonesian Airways cukup melekat dipikiran kita.. Sekarang pake Nature Wings Livery lebih cakep.. :D

Ami mengatakan...

Udah lama gak naik Garuda Phe. Lebih sering yang harganya miring, hehehe... Biar aja sih... Emang terkesan promo. Gpp bebas kok yang penting inspiratif dan memberi informasi...

andriansyah s putra mengatakan...

emang kak. menurut saya garuda yang paling baguuuus.
bukannya sombong atau gimana. kalo ada uang lebih, saya lebih baik naik garuda. takuut kalo naik yang lain. apalagi banyak maskapai yang punya bad record di penerbangan.

Putri Indah Purnama Sari mengatakan...

belom perna naik Garuda..
Tapi rencana nya tar mudik lebaran tahun ini mau book tiket garuda juga

Fiction's World mengatakan...

waah, ternyata masa kecil minta uang ke pesawat yang lewat milik semua generasi ya :O
heran asal usulnya dari mana ya hhoho

i-one mengatakan...

wah,Gue justru garuda indonesia belum pernah naek,masalahnya garuda indonesia gak melewati rute penerbangan dikota Gue.jadi pegen nyoba nanti,apalagi setelah dipromosikan secara besar2an oleh pilot gaphe,haha

Nyach MMS mengatakan...

waduh komennt tri setyo wijanarko menyaingi artikelnya.

Signal HP mempengaruhi navigasi pesawat. padahal ingin juga ketika di angkasa ambil foto pakek HP, sayangnya gak boleh.

Vicky Laurentina mengatakan...

Kalo saya pikir-pikir, dari sekian banyak maskapai, memang Garuda sih yang kasih servis terbaik. Pramugarinya nampak melayani dari hati, pramugaranya ganteng-ganteng biarpun saya yakin mereka sudah punya anak, dan makanannya memang enak-enak. Sayang banget Garuda belum buka jalur penerbangan Bandung-Surabaya. Padahal pasarnya banyak tuh..

joe mengatakan...

wah, pesanan sponsor nih he he...

joe mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
blackdevil mengatakan...

jd pgn naek GARUDA mas,'
selama pulkam k medan,.
loem prn naek GARUDA,.
bnyk yg blg mahal, jd naek yg laen dhe.
nnt cb cri yg da promsi na lha,...
ehehehehehehehehehe

Cipu mengatakan...

Sempat jadi gold GFF nya garuda sebelum pindah ke Aussie. Saya sudah beberapa kali juga menggunakan mileage nya untuk penerbangan gratis. Namun banyak juga sih keluhan ttg Garuda. Temenku yang hobi ngumpulin mileage kehilangan mileage nya karena alasan yang ga jelas. Ada juga beberapa teman yang harus tertunda selama 30 jam keberangkatannya tanpa pemberitahuan, kasihan saja melihat mereka terlantar tanpa informasi yang jelas.

Kekurangan lain GFF garuda adalah: Garuda sebagai maskapai "kebanggaan" Indonesia justru tidak memiliki group seperti maskapai negara lain. Saya masih ingat seorang teman saya yang memiliki mileage sebuah maskapai Singapura, dan ternyata pada saat dia menggunakan NZ air, temen saya ini tetap mendapatkan bonus mileage ke mileage singapore nya karena kedua maskapai ini ternyata berada dalam satu group.

Dan tentang "mahal" tidak nya Garuda dibanding maskapai lokal lainnya, saya setuju kalau Garuda memang kasih promo, tapi sepromo-promonya Garuda, tetap saja "jarang" terjangkau, Phe. Saya beberapa kali harus nelan ludah lihat harga Garuda pas liburan kemarin.

Apalagi kalau flight internasional, dari Melbourne ke Jakarta, lebih murah naik SIngapore Airlines daripada naik Garuda (Apalagi kalo dibandingin dengan AirAsia. naik AirAsia PP sama dengan naik Garuda One Way.

Mungkin sih Gaphe berkata demikian karena Gaphe dibayarin kantor kemana2, jadi ga terasa keluar duitnya. Tapi saat harus pake duit sendiri, percayalah orang2 akan memilih maskapai yang lain.

Anyway, memang selalu ada plus minusnya menggunakan Garuda.

Nyayu Amibae mengatakan...

kualitas lebih penting dari kuantitas.. tetap semangat phe... ini ga da kuliner nya?? hehehe

Nova Miladyarti mengatakan...

iya mas, kenapa ga dibahas kuliner di dalam pesawatnya?hehhhe

Nufri L Sang Nila mengatakan...

cuma mau ngomentarin orang yang di foto doang....gayaaa euuyyy... :p .......hahahahaaaaaaaaaaaaaaaaaa

ria haya mengatakan...

waahhh....akhirnya poto juga di pesawat...met ya... ^___^
kapan2 dech nyobain GIA, nabung..nabung...nabung...
kantor gw ga ada perjalanan dinas soalnya

Ajeng Sari Rahayu mengatakan...

belum pernah bepergian diantar Pesawat Garuda, Phe. Mau nraktir?

rahma mengatakan...

waaaa.. pengen naik pesawaaat *norak ya?, tapi emang belom pernah bang hahaa* abisan mau kemanaaaa..

God, show me one miracle please :) hihhii

Hariyanti Sukma mengatakan...

gak bisa dipungkiri sich .... emang benar loh, aku merasakan terbang bersama garuda selama 10 jam 2 th lalu pada saat menunaikan ibadah haji, diberikan kenyaman yg luar biasa oleh pihak garuda.

Eks mengatakan...

ane belum pernah naik pesawat gan... :D

Mama Kinan mengatakan...

Hmm...jadi flashback gara gara baca postingan gaphe. Dan manggut manggut mengiyakan..karena selama pengalamanku dengan berbagai flight dari maskapai yang Lokal Indonesia maksudnya....(* international nggak termasuk yah..karena pengalaman naik maskapai international service-nya juga bagus2)kayaknya Garuda-lah yang paling OK, masalah mihil relatif, aku pernah dapat garuda penerbangan paling pagi dari Jakarta - Yogyakarta dengan ticket 400 ribuan..eh tapi itu beberapa tahun yang lalu, maskapai lain waktu itu juga sekitaran itu bahkan ada yang lebih...tapi servicenya memang ok, dan bikin nyaman lah...Jadi kepikiran Mudik ke Jawa nanti pake Garuda, tapi sayang nggak ada yang Batam-Surabaya...tapi harus ngambil Batam - Jakarta,
Have a nice travel terus deh phe...:) apalgi dibayarin kantor huihhh enaknya ....:)

Mama Kinan mengatakan...

Hmm...jadi flashback gara gara baca postingan gaphe. Dan manggut manggut mengiyakan..karena selama pengalamanku dengan berbagai flight dari maskapai yang Lokal Indonesia maksudnya....(* international nggak termasuk yah..karena pengalaman naik maskapai international service-nya juga bagus2)kayaknya Garuda-lah yang paling OK, masalah mihil relatif, aku pernah dapat garuda penerbangan paling pagi dari Jakarta - Yogyakarta dengan ticket 400 ribuan..eh tapi itu beberapa tahun yang lalu, maskapai lain waktu itu juga sekitaran itu bahkan ada yang lebih...tapi servicenya memang ok, dan bikin nyaman lah...Jadi kepikiran Mudik ke Jawa nanti pake Garuda, tapi sayang nggak ada yang Batam-Surabaya...tapi harus ngambil Batam - Jakarta,
Have a nice travel terus deh phe...:) apalgi dibayarin kantor huihhh enaknya ....:)

zone mengatakan...

saya naiknya yg Garuda Citilink (yang murah), waktu mendarat ada bapak-bapak tua menerima telepon, ,,,ckckckck...
masyaallah.....
subhanallah kami satu masih tetap selamat....

dv mengatakan...

waah kita kebalik phe, dulu pas kecil justru saia sering bgd naik Garuda..tapi skg justru jarang bahkan uda ga pernah lagi naek Garuda karena emang ga kebagian jatah dari kantor bokap, hehehe :D

btw mungkin ada benernya kata cipu, krn perjalanan dinas pastinya dibayarin kantor donk jadi ga brasa ngeluarin duit buat beli tiketnya *no offense* :D

ReBorn mengatakan...

trus kapan mo ngajak gue? :p

eh, majalahnya lu embat ga? someday gue pinjem ya? :)

zee mengatakan...

Dulu banget Garuda memang sempat mahal banget ya, biasalah kalau merasa level atas kan begitu. Tapi memang bedanya ada di makanannya, walaupun pesawatnya ya betilah sama maskapai lain.
Saya kalau mudik biasanya naik Garuda, tapi belakangan karena Lion udah ganti pesawat baru, jadi saya coba deh pakai Lion. Ternyata lumayan juga. :)

zee mengatakan...

Dulu banget Garuda memang sempat mahal banget ya, biasalah kalau merasa level atas kan begitu. Tapi memang bedanya ada di makanannya, walaupun pesawatnya ya betilah sama maskapai lain.
Saya kalau mudik biasanya naik Garuda, tapi belakangan karena Lion udah ganti pesawat baru, jadi saya coba deh pakai Lion. Ternyata lumayan juga. :)

Ayi mengatakan...

yup, walopun baru 2x terbang bersama garuda, itu adalah penerbangan tanpa "sebel". hehheheee... coz kebanyakan maskapai lain itu sering delay na.

Arief Bayoe Sapoetra mengatakan...

Semoga maskapai Garuda semakin maju & terbaik dalam pelayananan..... fotonya yang didalem kapal weh keren banget brade....

Blogger Cerita Dewasa mengatakan...

wah bikin ngiri neh, jalan2 terus.
Hehehe.
Met pagi mas gaphe. Met beraktivitas..

aryadevi sudut kelas mengatakan...

ya tentu semua ada sisi baiknya dan jangan lupa dilain juga yang buruk....bergantung situasi dan kondisi...atau mungkin kalau dapat lagi apesnya bisa mendapat pelayanan yang tidak memuaskan....bicara secara umum tentang semua pelayanan maskapai penerbangan

Sang Cerpenis bercerita mengatakan...

bener2 traveler sejati nih kamu. sampai tau detil gitu. kalo aku sih di pesawat bawaannya tidur mulu. malas coba2 liat film atau dengerin musik. kalo bosan tidur ya baca buku.

btw, aku sudah baikan. tinggal tunggu kering nih cacarnya tapi gak bisa kemana2 dulu dg muka ancur gini. hiks..menderitanya

Adi Chimenk mengatakan...

ya..ya..ya.. gw juga belum pernah naek gauda. cuma maskapai singa dan masakapai dalam bahasa Indonesia Udara Asia. Itu juga gratisan semua..

melihat postingan ini, sama kayak raja... kapan lu ajak gw?

Noeel-Loebis mengatakan...

gw udah lama ga nek garuda. trakir waktu kelas dua sd waktu plang kampuang ke medan. hahaha

tapi bener kata nova, kenapa ga sekalian aja bahas kulinernya. hehhehe

oh yah emang boleh yah di pesawat moto-moto gitu. setau gw bukannya ga boleh yah?

rabest mengatakan...

hehehe..iya, jadi inget, dulu pas kecil emang kayak gtu. kalo dengar suara pesawat di luar rumah langsung pada berebutan keluar terus teriak kenceng-kencengan "pesawaaaat minta duiiitt" hahahha..bodoh banget kalo diinget ya??hehehe..
*padahal rumahku deket lapangan letihan terbang buat helikopter, plis deehh.. :D

tiwi mengatakan...

ya iyalah garuda emang lbh okay.... lawong harganya jg okay...hik..hik..hik.. *sst ga dibayar ama garuda kan postingan ini??..xixi

Pramudita Puspita mengatakan...

hehe boro@ bawa senjata, yang ada jg hampir pingsan,,

wahh jd pengen nyicipin naik garuda juga =) =)

Yudi Darmawan mengatakan...

hmm, kurang sreg ama garuda,
mahal,

udah gitu gak pernah ada promosi,
kmaren ada temen ke KL cuma 150 ribu,(saya jadi ngiri karena gak punya pasport)

lovelydebz mengatakan...

udah gitu kalo kita complaint..cepet lho dibalas emailnya :)

suka ama Garuda apalagi design warna bangkunya yang baru ...nice..

selamat ya udah naik ke Silver :)

Rumah-sehat afiat mengatakan...

wah saya belom pernah neeh naik garuda. Keknya dari futu nyaman dan terlihat asik , sangat menikmati. Boleh neeh kalo mau kasih tiket garuda , ga saya tolak kok

Rumah-sehat afiat mengatakan...

wah saya belom pernah neeh naik garuda. Keknya dari futu nyaman dan terlihat asik , sangat menikmati. Boleh neeh kalo mau kasih tiket garuda , ga saya tolak kok

IbuDzakyFai mengatakan...

wah mantab nich...iya Garuda memang TOB dech ...

Moerti Annisa mengatakan...

GIA, make everyone fly.. #salah tagline maskapai nih, hehehe#
beda denganmu phe..pengalaman pertamaku naik Sriwijaya Air Lampung-Jkt, lumayan nyaman dgn tarif jauh di bawah GIA..
senangnya yg sering di "terbang" kan oleh kantor... ^^/

Henny mengatakan...

setuju..saking mulusnya sewaktu take off atopun landing seperti ga ada rasa sama sekali. aku pernah tuh tertidur 1jam sewaktu berangkat dari palembang ke jakarta. nggak sadar tahu-tahu udah nyampe. hehehe

Mila Said mengatakan...

weh.. ini lu dibayar ama GIA? huahahaa....

GFF gw dah platinum donk *sombong

Rawins mengatakan...

soft landing memang membuktikan bahwa pilotnya senior. pramugarinya juga senior ga asal cakep seperti yang laen.
cuma sayangnya duite kurang dab kalo harus pake garuda. moso harus nyanyi seperti masa kecil dulu...

montor mabur njaluk duike...
ora kei sogok sil**e..

Muhammad A Vip mengatakan...

ternyata kita sama Pe, maksudnya waktu kecil yang suka lari-lari kalo ada pesawat lewat terus minta duit. tapi kalo naik pesawatnya enggak, belum pernah tuh.

Irly mengatakan...

Eh...membenarkan anggapan bahwa tarif Garuda itu mahal..saya juga awalnya begitu, tapi setelah ngecek tarif yang dtawarkan ternyata tidak jauh beda, sayangnya rute penerbangan untuk JKT-KDI hanya tersedia subuh..gak jadi deh naik garuda :D

Yuli mengatakan...

wah ternyata mas gaphe ngalamin juga minta duit pas liat pesawat terbang .. ;) .. ijin link blognya ya biar gak ketinggalan beritanya .. :)

Bayu Hidayat mengatakan...

keren bro, jadi duta garuda. mari kita majukan perusahaan indonesia. tapi garuda ke LA ngak ada bro. ada sih katanya. tapi mahallll. tapi gw tetap cinta garuda indonesia tercinta. bro tuh foto foto ngak di omelin ama premugari

Ina mengatakan...

baru tahu Garuda punya card member ada mileagenya pula, ok banget tuh jadi pengen ikutan member...

OPI mengatakan...

glek..komennya banyak banget.

Lily Simangunsong mengatakan...

wakakakak...dulu aku juga waktu kecil sama noraknya mas kalo liat pesawat, langsung lari-lari n teriak2 pesawat....pesawat..... pesawat....hahaha

rinz mengatakan...

kalau sering bepergian luar pulau, emg lbih bagus kalo pke Garuda! terus sekalian jadi frequent flyer, ntar bs dapet tiket gratis! apalagi kalo penerbangan internasional. hehehehehe.....

TUKANG CoLoNG mengatakan...

yg komen di atas gue panjang bener. kecuali raja aja yg ngaco. haha

emang sih banyak yg langsung mem-black list garuda sebagai sarana berpegergian karena mahal. padahal kayak kata kamu, masih banyak kok kelebihannya.

yayack mengatakan...

sudah bukan rahasia lagi garuda juga sudah jadi teman presiden kita kemanapun beliau melaksanakan tugasnya. Hehe...

Siti Nurul Falah mengatakan...

wahaha, tentang minta uang ke pesawat, saya juga pernah mengalmi hal itu. jadi ketawa mengingat kembali tentang itu, haha konyol

Awaluddin Jamal mengatakan...

wah enak banget yah..

mau banget nih naik pesawat yang satu ini, tapi apa mau di kata, tiap mau beli tiket, harganya selalu selangit, bahkan 2 kali lipat dari harga maskapai yang lambang singa..

mudah2an suatu saat impian yang satu ini bisa terwujud.. wk wk wk.. :D

Noor's blog (inside of me ) mengatakan...

klo pengalaman Bang Pendi, Garuda memang Oke! tapi pramugarinya agak judes, abis waktu dia nawarin minum, Bang Pendi minta es cendol, eh...dianya malah ngamuk2, hehehe.

Ellious Grinsant mengatakan...

Sangat tertarik dengan program GFF, tapi disini mas tidak menjelaskan apa saja previlage yang didapatkan di GFF kita naik ke level silver.

Dan memang kalo bisa kita naik satu pesawat dan seterusnya berlangganan pesawat itu aja. Dengan catatan maskapai yang bagus dan terjamin, karena biasanya akan ada keuntungan pada suatu saat nanti.
Mencoba merasa seperti tokoh utama dalam film Up In The Air, padahal sama sekali belum pernah naek pesawat, hahahaha...

amaq shofia mengatakan...

tips biar gak jetlag ada gak? klao sering berpergian pake pesawat khawatir juga, walo katanya aman

asuransioke mengatakan...

salam persahabatan, mantap bang ceritanya.... lam kenal ya ?

Mood mengatakan...

Waah.. Belum pernah naik pesawat terbang nih, jadi ga tau perbandingannya. Tapi gag ada salahnya juga mencintai penerbangan milik negri sendiri ya.

Maaf, baru berkunjung lagi.

Salam.. .

YeN mengatakan...

jadi pengen ikutan naek nih.. >.<

Boku no Blog mengatakan...

awas kena marah lho jeprat jepret dlm pesawat,..hehehe

fizer0 mengatakan...

saya malah belum pernah naik pesawat...

Huda Tula mengatakan...

kenapa komennya pada panjang2 banget yak...lama beud scroll ke bawah..hehehehe

>.iya..kaya promosi.

hmm cuma sekali naik garuda/dan seperti biasa, saya lebih sibuk dengan pikiran sendiri, jadinya ga bisa bandingin ma maskapai yang lain...ga terlalu merhatiin pelayanannya.

naik-naik aja, habis itu sampe deh.heheheh

merry go round mengatakan...

Yaaahhh beda kelas kali yaaa kalo mau ngebandingin Garuda sama low cost airlines. Visi misi utamanya aja udah jelas beda kan, sasaran penumpangnya juga lain, plus citra Garuda sebagai maskapai Indonesia no.1. Beda kelas siiihhh....

dunia kecil indi mengatakan...

baca post kamu kok aku jd inget ray ya? soalnya dia kerja di travel agent, hahaha :D btw, post'nya bgs, sampe manggut2 aku bacanya. tapi aku takut bgt naik pesawat, gimana, dong? kalo mau pakai pesawat pasti pakai acara nangis dulu dan mohon2 supaya batal. kemaren aja aku sampe lemes dan "hajar sana-sini" waktu ray minta aku segera bikin passport, hahaha. pesawat? tidaaaaaak :'D

Cay's mengatakan...

mantap gan...

Cay's mengatakan...

sip gan asyik nih... naik garuda... tapi juga udah pernah..

Orin mengatakan...

Jadi inget bos2 jepang di kantor, kalo trip domestic ga pake Garuda mereka mati2an nolak hahaha..
Tapi itu karena cuma sang Garuda ini yang bisa dipercaya ya :)

miwwa mengatakan...

Garuda Airways ya? kirain Airlines..

keluargayusufjogja mengatakan...

saya dulu ketika melihat ada pesawat terbang, pasti bawaannya pengen lari ngikutin dan berteriak minta dilemparin uang,
lucu.......... :D

Aina mengatakan...

pasti teriaknya jaman kecil gini dweh....
"MONTOR MABURRRRR<<<< TIBANI DUWITTTTTTTT>>>>>>>>"

niee mengatakan...

Aku gak pernah loh naek Garuda,, sampe sekarag aku mikir garuda emang pesawat yang masih mahal dan diluar jangkauan,, tapi fasilitasnya yg aku denger dari teman2 emang bagus,, jadi pengen deh bisa naeknya >.<

Meutia Halida Khairani mengatakan...

sepertinya saya jg harus jadi anggota GFF jg nih.. selain sering ikutan GTF (Garuda Travel Fair)jg.

jadi teringat, waktu ke makassar, beli tiket di GTF cm 450rb. murah ya. garuda pula

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...