Jumat, 17 Juni 2011

Finding The Beauty (and Happiness) of Indonesia

Saya sebenernya paling suka kalo diajakin nonton pertunjukan-pertunjukan gitu, apapun pertunjukannya asalkan ramean biasanya sih ayok aja. Paling suka sih kalo liat pertunjukan tari-tarian, drama atau pentas musik gitu. Seperti dulu, pernah nonton sendratari ramayana yang-sumpah-keren-banget.

Kebetulan, salah satu agenda acara konferensi adalah networking dinner. Judul postingan ini adalah tema yang diangkat dalam pertunjukan selama kurang lebih satu jam. Ya, menemukan indahnya Indonesia. Diawali dengan pemutaran slide show, disertai musik yang wah, yang menunjukkan betapa kayanya tanah air Indonesia. Dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote. Di atas gunung sampai dibawah laut, semuanya bikin bulu kuduk saya merinding. Mungkin saat itu yang ada di bayangan saya adalah, apa yang sudah pernah saya jelajahi selama ini di Indonesia masih nggak ada apa-apanya dibandingkan semua kekayaan alam dan budaya yang Indonesia punyai.

Finding the beauty of Indonesia merupakan satu drama musikal yang diracik oleh teman-teman saya dibawah koordinasi HCD. Disajikan dengan mengadaptasi kisah cerita Snow White, yang kehilangan pangeran karena diculik oleh penyihir jahat (yang ngasih apel beracun ke Snow White biar tertidur). Pangeran itu disekap dan disembunyikan di suatu tempat entah dimana di wilayah Indonesia. Dan, akhirnya Snow White, dibantu dengan tujuh kurcaci yang mengenakan tujuh pakaian adat yang berbeda, mereka mencari di seluruh wilayah Indonesia.


Konsepnya sih mereka mencari ke tujuh wilayah di Indonesia, dengan ditemani oleh kurcaci yang sesuai dengan baju adatnya. Setiap kali mampir di satu wilayah, maka akan disajikan slide show, video, dan bahkan tarian yang ditampilkan secara live oleh penari profesional. Mulai dari Aceh, menampilkan tari Saman. Kemudian beralih ke Jakarta, penari menarikan tari Yapong. Pindah ke Jawa Tengah, yang ditampilkan adalah Batik dan proses cara membatiknya. Kemudian beralih ke Kalimantan, tarian khas Dayak juga disajikan. Beranjak ke Sulawesi, tari Kipas dari Makassar ditampilkan. Kemudian pindah ke Bali, ada tari Satria Brasta yang mengisahkan tentang pertempuran. Dan wilayah terakhir adalah di Papua, tari-yang-saya-tidak-tahu-namanya, ditampilkan dengan menggunakan pakaian adat Papua berumbai-rumbai. Ini beberapa cuplikan gambarnya.

Tari Saman dari Aceh

Tari Yapong dari Jakarta

Tari dari Dayak - Kalimantan

Tari Anging Mamiri dari Sulawesi

Tari Satria Brasta Dari Bali

Dari Papua

Saya sendiri sebenarnya paling merinding ketika tari Satria Brasta disajikan. Mengapa?. Karena tarian ini berbentuk sebuah cerita, dan tanpa harus ada narasi pun penonton sudah mengerti maksudnya apa. Tentang bagaimana penari mencari musuhnya, membentuk formasi kereta perang, pertarungan antara dua raja memperebutkan kekuasaan, sampai pada akhirnya salah satu pemenangnya berhasil membunuh musuhnya. Disajikan dengan apik, termasuk musik yang diperdengarkan secara live oleh crew gamelan diatas panggung, beneran wah banget pertunjukannya.

Sedikit saya gambarkan gimana saya terpesonanya dari awal sampai akhir, sebab pas pertunjukan berakhir sajian desert buat dinnernya saya nggak kebagian. Setelah saya tanya sama temen, "koq saya nggak dapet desert?".. temen-temen cuman jawab, "lah kemana aja kamu?.. pas pertunjukan berlangsung, pada makan desert tuuh.. enak, chocolate mousse!". Asyeem..

Tapi nggak apa-apa, saya bener-bener puas liat pertunjukannya. Salut buat tim yang udah prepare, latihan, sampe bela-belain tidur bentar buat give the best shot nya. Jujur, saya pribadi merasa malu juga karena sebanyak itu budaya Indonesia, tidak semuanya saya kenal. Tidak semua saya tahu.

Nah, balik soal cerita Snow White itu tadi. Gimana akhirnya?. Ternyata akhirnya pangerannya ketemu. Dan seperti cerita-cerita klasik anak-anak yang bisa ditebak, mereka berdua hidup bahagia selamanya. Hmm, saya pribadi sih terkadang nggak setuju kalo anak-anak kecil sering dicekoki cerita yang ujungnya fairy tale banget. Entah itu hidup bahagia selamanya lah, entah itu happy ending laah, atau kisah menye-menye yang realitasnya sangat jarang ditemui dalam kehidupan nyata. Seperti sebuah petikan kalimat yang berkesan bagi saya :

"Happiness is a consequence of personal effort. You fight for it, strive for it, insist upon it, and sometimes even travel around the world looking for it"

Kalimat ini saya ambil dari buku Eat, Pray, Love karangan Elizabeth Gilbert. Kurang lebih artinya bahwa tidak ada kebahagiaan yang datang begitu saja. Terkadang kebahagian itu memang harus diperjuangkan, walaupun harus mengelilingi dunia untuk mendapatkan. Ya, kebahagiaan itu pilihan. Memilih untuk merasa bahagia butuh sebuah positive attitude dari kita pribadi. Apakah kita bahagia karena berada dalam sebuah kondisi?, apakah bahagia karena mendapatkan sesuatu?, ataukah bahagia karena memang kita memilih untuk bahagia?.

Saya pernah mengalami kondisi yang terpuruk, yang jelas tidak membahagiakan. Jangan salah, Gaphe yang terlihat enjoy the life pun bisa merasa nggak bahagia. Pernah beberapa kali saya berkata pada teman saya, ketika saya sedang bad tempered bahwa saya nggak peduli mau keluar berapa duit asal saya seneng hari ini!. Ya, karena bahagia menurut saya nggak bisa dibeli dengan uang. Seberapa jauh mencari, seberapa besar berjuang, semuanya berujung ke satu tempat : kebahagiaan itu adanya di hati.

Kalimat tersebut mengena buat saya, karena memang memilih bahagia itu tidaklah mudah. Bisa saja terjebak pada satu masalah yang membuat kita akhirnya tidak bahagia, tetapi karena sekali lagi bahagia merupakan pilihan, maka saya harus berjuang untuk memilih bahagia, menyelesaikan masalah, bagaimanapun caranya. Tidak mudah kan?. Tapi itu sepadan hasilnya ketika pada akhirnya, bibir kecil kita berucap : "Ya, Saya Bahagia!".

Tiga paragraf terakhir saya ikut sertakan dalam giveaway keluarga Dey Fikri yang bertema "Giveaway Angka 100". Buat yang mau ikutan, buruan.. karena ditutup tanggal 20 Juni 2011 besok loh!.

58 komentar:

Aina mengatakan...

hoho....saking terpesonanya ampe gak sadar ada acara dessert.... sono gih ngacak2 dapur kali aja masih ada sisa,,,hoho....

Aina mengatakan...

eh.... sory I mean 'desert'... S-nya kelebihan :)

Fiction's World mengatakan...

"Seberapa jauh mencari, seberapa besar berjuang, semuanya berujung ke satu tempat : kebahagiaan itu adanya di hati." saya sukaaa banget sama kalimat diatas :O

wah jadi pengen liat pertunjukannya hhihhi kok bisa ya ketinggalan makan dessert konsentrasi sekali ya

Riska mbem mengatakan...

Kreatif ya om yang bikin drama snow white. Jadi, sambil promosi budaya getooch.

Rajin bener mah ini om-om #eh ngikut acara giveaway

ghost writer mengatakan...

kalau dilihat dari penceritaan kamu Phe,kamu sudah punya kebahagiaan tersendiri..malah kamu cukup seronok dengan apa yang kamu perbuat..tuntas!

tariannya memang keren-keren belaka phe.

ria haya mengatakan...

Wah kreatif drama Snow Whitenya
Menonton pertunjukan seni nusantara seperti itu secara 'live' masih mimpi buat saya
Kalaupun mo nonton di Jkt sini, susah ngajak temen karena tiketnya mahal :(

Setuju kebahagiaan tu ujungnya di hati. Bagaimanapun keadaanya, klo hatinya seneng, ya bahagia aja :)

zone mengatakan...

tu dimana mas...??

di Borobudur jg biasanya ada festival besar2an...
modelnya mungkin hampir sama....

BIF (Borobudur Internasional Festival)....

narti mengatakan...

gak kebagian koq ya chocolate mousse :(
padahal seneng ma yg berbau coklat kan?

sda mengatakan...

kalau soal budaya, aku juga kurang mengerti dan mengenal.
lalu gimana dgn anak-anakku? tambah deh :(

dee mengatakan...

paragraf yang untuk ikut kontes mengena sekali.
bahagia itu pilihan dan tak bisa dinilai dengan uang

semoga menang kontesnya!

Ami mengatakan...

seru ya adegannya. chocolate mousse ya beli sendiri aja

Claude C Kenni mengatakan...

Setuju banget, yg namanya kebahagiaan tuh pada akhirnya selalu worthed it walopun untuk mencapainya kita harus banting tulang dan keliling dunia sekalipun ;p

Awaluddin Jamal mengatakan...

seru juga kayaknya kalau cerita dari luar dikombinasi dengan budaya Indonesia, meskipun tidak begitu suka dengan acara seperti ini, tapi jadi penasaran membaca "keterpesonaan" mas Gaphe.. he he

setuju, hidup memang tak seindah kisah cinta romantis dongeng putri mimpi #ngutip,

jadi kayaknya kita sekali-sekali perlu membuat cerita yang akhirnya jelek, biar anak-anak tidak selalu terbuai kisah-kisah sejenis yang selalu berakhir bahagia.. :D

hanya untuk sekedar mengingatkan bahwa tidak semua yang kita harapkan bisa terjadi..

Rose mengatakan...

Iya lah Gaphe, semua orang pasti ada masalah terlepas dia selalu terlihat enjoy ato ga,,,yang penting sih kita selalu ceria...


:)

Ra-kun lari-laRIAN mengatakan...

huhu... begitu ya.
ya deh, good luck aja :D

cho mengatakan...

menurut gue, salah satu cara buat bahagia itu adalah dengan menerima bahwa dalam hidup kita ga selamanya having good times.

daripada melihat kebahagiaan sebagai tujuan, gue lebih suka ngeliat itu sebagai proses dan bagaimana kita ngeliat kehidupan.

good luck gaphe buat giveawaynya! :)

-rif mengatakan...

alhamdulillah...moga semua penonton senang ya malam itu. sharing ceritanya keren banget, Ga! aku seperti dibawa lagi ke malam dinner party itu.

yayack mengatakan...

iya saya suka sekaligus sedih karena pertunjukan kaya gtu jarang sekali kita temui yg seharusnya menjadi tali estafet dlm melestarikan banyak budaya di indonesia....
Mau bahagia itu adalah pilihan tapi jangan sampai pilihan tsb justru akan menghilangkan kebahagiaan hehe...

Arman mengatakan...

kreatif juga tuh cerita snow white diadaptasi digabung dengan menunjukkan budaya2 daerah indonesia... :)

Bunda Loving mengatakan...

Selamat Gap.....meski gak kebagian chocolate mousse yg penting giveaway jln terus dan semoga menang...

Pramudita Puspita mengatakan...

wow i love jaipong!!
oh ya gaphe, dta dh baca postingan gaphe ttg pekerjaan penerjemah, kebetulan dta ambil kuliah bhs inggris penerjemah, dta mu tanya nih klo penerjemah buat terjemahan teks film2 kira2 ngelamarnya kmn y? hehe

hoedz mengatakan...

ouw .. suka pertunjukan ya .. ?
kalo tarian dari negara lain gimana Phe .. ? suka gak ?

kalo suka nonton Festival Yosakoi tanggal 17 di taman Surya Surabaya ..
ada saya lho

*promosi*

John Terro mengatakan...

super kreatif banget
memadukan budaya Indonesia pada Snow White :D

AuL Howler mengatakan...

yah.... dari padang gak ada T_T


itu dia masalahnya bang. SERIUS. dari dulu Aul maaauuuuuu banget ada giveaway giveaway sebagai hadiahnya.

Tapi ya... AUL NGGAK NGERTI CARANYA NGIRIMIN HADIAH ITU. GIMANA CARANYA?
Pake POS? Atau TIKI?

Haha iya gak tau juga kok banyak banget blogger yang mau follow blog idiot punya Aul ini. HAHA.

gak ada rahasianya sih bang. Aul cuma berusaha menjadi blogger yang baik. seperti bang yoga.

Daaan... mungkin Aul termasuk blogger yang suka ganti2 tampilan blog. biar selalu fresh gitu. dari januari sampai sekarang aja udah ganti berkali-kali loh. haha. itu aja sih.

omgitswina mengatakan...

cuma liat poto-potonya udah ngiler pengen nonton aslinya..
sepertinya kereeeen..
aah.. pengen liaaaaaat.. :(

Sofyan mengatakan...

oalah begitu toh,,tapi bukankah kebahagian itu bisa kita dapat jika kita "sreg" didalm hatu,,hehehe

Sofyan mengatakan...

hati maksudnya itu hehehe

cerita dewasa mengatakan...

kalo saya tentang sendratari ndak begiu suka mas, namun semenjak kemunculan Brandon persepsi saya berubah tentang tari menari... heheheh

Evet Hestara mengatakan...

emang indah budaya-budaya Indonesia..tapi sayangnya saya lebih sering ngantuk untuk menontonnya :D hehe..

Bang Pendi mengatakan...

Wah, kayaknya Bang Pendi blom pernah nonton pertunjukan yang seperti itu, kayaknya seru ya.
Eh, ini buat giveaway ya? smoga sukses!

Ajeng Sari Rahayu mengatakan...

bisa bayangin juga gimana wahnya. sukses buat giveawaynya Phe, setiap orang pasti pernah ngrasa susah juga seneng kok ^^

monda mengatakan...

jadi pengen lihat tari Bali Satria Brasta itu

.:diah:. mengatakan...

yup, setuju tuh Gaphe, kebahagian itu gak datang begitu saja, melainkan harus diperjuangkan.

sama juga dgn ikutan GA gini kita jg berjuang dulu utk jadi pemenang, gk mungkin tanpa usaha langsung jd pemenang

aiih aiih klo pertunjukan budaya gitu jadi inget malam budaya PK 7

dey mengatakan...

Bahagia itu bukan di cari, tapi di ciptakan, karena bahagia datangnya dari hati.

Makasih Phe udah ngeramein acara saya ...

Pengen lho bisa nonton pagelaran kayak gitu, tapi agak repot ya kalo bawa anak, apalagi kalo acaranya malam. Terakhir nonton sendratari kayak gitu, 7 th yg lalu sebelum si kecil lahir.

ra_best mengatakan...

ini yang kemaren diceritain sama mbak rifka juga bukan sih? di postingannya yang tentang kartu merah? hehe

Mas Kholiq mengatakan...

blogwalking sob....

rizkimufty mengatakan...

dramanya pasti kocak kan ya? hahaha habisnya konsepnya aj udah kreatif kayak gituu

Sang Cerpenis bercerita mengatakan...

wah dramanya asik ya. btw, kebahagiaan emang gak bisa diukur dari uang yg kita miliki. banyak orang kaya tapi gak happy. sebaliknya banyak yg hidupnya pas pasan tapi bisa menikmati hidup ini.

NuellubiS mengatakan...

crita -cerita seperti fairy tale itu perlu loooh.... untuk mengajarkan ke anak-anak semua agar tetap sabar dalam menghadapi cobaan dan di balik semuanya itu pasti ada 'manis'nya.... hehehehe... gitu pheee. emang sih keliataannya idealis bangeeet. tapi coba kamu pikir deeh kalo anak-anak udah diajarin soal beratnya hidup, yang ada mereka jadi pribadi yang pesimis

Muhammad A Vip mengatakan...

kelihatannya selalu senang tapi pernah mengalami nggak bahagia. pernah atau sering. hahaha

R. Indra Kusuma Sejati mengatakan...

Cerita yang penuh pembelajaran untuk kita semua, semoga kita dapat memetik pembelajaran yang disampaikan pada cerita tersebut.

Sukses selalu
Salam
Ejawantah's Blog

hilsya mengatakan...

whoalaaah... aku baru inget.. giveaway-nya si ibu...:(

Majalah Masjid Kita mengatakan...

hehehe mungkin karena saking menikmati tarian perang dua raja itu mas makanya gak kedapetan dinnernya ya :p

semoga kebudayaan bidang tari ini bisa terus langgeng bertahan dari derasnya budaya luar mas ya :)

niee mengatakan...

ah, udah lama gak nonton pertunjukan beginian, jadi kangen deh >.<

Siti Nurul Falah mengatakan...

saya juga suka banget nonton pertunjukan-pertunjukan gitu dan saya pengen banget ke salah satu gedung opera di Paris, lalu nonton pertunjukan klasik :DD

[L]ain mengatakan...

kreatif ya memadukan dongeng legendaris dan budaya khas Indonesia
D:

Meutia Halida Khairani mengatakan...

hmm, waktu kuliah dulu, saya tuh suka bgt ikut2an acara dgn tema budaya. ITB paling sering mengadakan yg beginian. mulai dari tari2 tradisional, festival, sampe peringatan 6 tahun tsunami aceh yg diadain di bandung,saya jadi panitia. i love indonesia so much.

oh ya, saya udah edit postingannya. tengkyu udah kasi tau. lupa soalnya tadi hehehe. saya bagi2 10 novel dan penutupannya jam 23:59

Rere mengatakan...

alamak gaphe.. kok bisa ketinggalan desertnya siyy.. hahaha... gpp, amal buat temen2 yang lain yang masih pingin.

bener banget, kebahagiaan itu harus diusahakan sama seperti rezeki. Semua itu berpulang pada kita sendiri apa mau usaha atau tidak. Terlepas itu semua, jangan lupa, ada yang Maha Kuasa pemilik kehidupan ini, yang bisa campur tangan pada kehidupan kita. Jadi, berbaiklah kepada Tuhan, klo kita layak untuk bahagia.

Salam Hangat, Rere & Keluarga... ^^

ninda~ mengatakan...

aaawww sangat benar bang, sekalipun bahagia bisa dihadirkan dengan sesuatu yang sederhana tapitapiiii susah juga memunculkannya

semua orang pernah dlm kondisi down kalo udh gitu jadi bahagia entah knapa jadi berat

pengin nonton sendratarii yang di prambanan waktu bulan purnama ah masih ada ngga ya

KoskakiUngu mengatakan...

hiduplah indonesia rayaaa... *sing*
gihihihi
acara pesta rakyat aja seru liatnya(biasanya ada tarian juga), apalagi ini ya? complite kayaknya...

~mari ciptakan bahagia~ yey!

fonega mengatakan...

selalu ke acara begini, jadi pengeeeen

Lyliana Thia mengatakan...

Waaah... bagus sekali Gaphe!
Memang kebahagiaan itu harus diperjuangkan yah... dan nggak ada yg bisa bikin kita happy kecuali diri sendiri... :-D

untuk nonton pertunjukkan seperti itu... aku juga rela kok nggak makan desert... hihihi

obinhut mengatakan...

Garing abis, Snow White itu tadi.
Gimana akhirnya?.
Ternyata akhirnya
pangerannya
ketemu.Dan seperti
cerita-cerita klasik
anak-anak yang bisa
ditebak, mereka
berdua hidup
bahagia selamanya. @_@

Nia mengatakan...

bener Phe, bahagia itu ngga bisa diukur dr berapa banyak uang yang kita punya......karena kebahagian adanya di hati.....

ada loch teman sy yg berlimpahan materi tp hidupnya ngga bahagia sangking waktunya udah abis utk kerja..kerja dan kerjaaaa......

Orin mengatakan...

Sepakat mas Phe, bahagia itu keputusan pribadi, ga pake syarat macem2 segala. Let's be happy then, right now right here *halah*

catatan kecilku mengatakan...

Ikutan giveaway juga rupanya... Semoga menang ya? artikelnya keren juga. :)

mely mengatakan...

NICE infonya my friend,
visit me too...
http://dollardarineobuxcomtanpareferal.blogspot.com
http://dollardarineobuxcomtanpareferal.blogspot.com
http://www.apha.co.nr

Mama KInan mengatakan...

Kacian saking menikmatinya gak kebagian dessert
NIce quote phe...bener tentang kebahagian itu :)
sukses dengan Giveawaynya..

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...