Sabtu, 11 Juni 2011

Kuta Atau Kute Sama Sajalah.

If you are stucked in Bali and dont know what to do in the evening, Kuta is always be the best place to visit.

Ya, setidaknya itu yang saya rasakan. Tiga kali ke Bali, tidak pernah tidak lupa menginjakkan kaki ke Kuta dan sekitarnya. Bagi saya, Kuta dan yang berhubungan dengannya merupakan tempat menjadi the most place to visited kalo mampir ke Bali. Kekuatan magnet yang membius para wisatawan untuk kembali hadir kesini belum bisa tergantikan oleh tempat lain di Bali. Kalo ke Bali, ya ke Kuta.

Ada yang unik yang sempat kami lakukan untuk mencapai ke Kuta. Saya dan teman-teman mencuri-curi waktu melarikan diri dari kesibukan persiapan konferensi karena memang tugas kami hari itu sudah usai. Pesan taksi, lalu berangkat dari Nusa Dua. Agak jauh memang, karena butuh waktu lebih dari 30 menit untuk mencapai Kuta. Namun, jika dari bandara Ngurah Rai, hanya sekitar lima belas menit saja itupun paling lama.

Inilah uniknya, orang asli Bali menyebut Kuta sebagai "Kute", dengan huruf 'e' dibaca seperti pada kata b(e)rlari. Tentu saja, 't' nya dilafalkan secara tebal menjadi 'th' sehingga terdengar seperti 'Kuthe' atau 'Kude'. Kenapa ini bisa terjadi?. Hemm.. ada sejarah yang saya ingat bahwa orang-orang Bali, dulunya berasal dari Jawa. Pada masa kejayaan kerajaan Hindu, mereka bermigrasi menyeberang lautan untuk berpindah ke Bali. Ya, lautan itu sekarang terkenal dengan selat Bali.

Tahu kan, bahasa Jawa dulu memiliki aksara dan huruf yaitu : Ha Na Ca Ra Ka, Da Ta Sa Wa la, Pa Da Ja Ya Nya, Ma Ga Ba Tha Nga. Selama migrasi menyeberang lautan itulah, bahasa dan huruf itu dibawa serta. Namun sayangnya, ketika itu perjalanan mereka ke Bali terkena badai sehingga huruf-huruf yang 'dibawa' serta itu hilang 3. Salah satunya ya huruf 'ta' - pada rangkaian Da Ta Sa Wa La. Maka, ketika pada akhirnya orang Jawa yang migrasi ke Bali itu beranak pinak, dan mewariskan kebudayaannya, mereka berkomunikasi dengan mengganti huruf yang hilang itu dengan kata 'tha' pada rangkaian Ma Ga Ba Tha Nga.. Saya lupa 2 huruf yang ilang lainnya, apakah itu. Mungkinkah ada hubungannya dengan huruf "A" sehingga penyebutan Kuta menjadi Kute??. Entahlah.

Eniwei, Perjalanan ke Kute di sore hari bener-bener menyita waktu. Secara jalan raya yang menuju kawasan Kuta selalu diwarnai dengan kemacetan. Jalan selebar 3 meter, perumahan dan pertokoan padat di kiri kanan, dilewati dua arah, dan ditambah dengan beberapa perbaikan jalan membuat taksi sukses mengebiri isi dompet kami mengingat argometer yang jalan terus dalam kondisi yang merayap.

Pada akhirnya, taksi pun berhenti dan kami turun ke salah satu mal terbesar di wilayah Kute : Discovery Shopping Mall!. Doh, ke Bali ujung-ujungnya ke Mall lagi?. Weits, tenang.. Mal satu ini bukan sembarang Mall. Hanya beberapa Mal di Indonesia yang dibangun menghadap langsung ke Pantai dan salah satunya Mall Discovery ini. Suasana di sore hari, menunggu sunset di Kuta sangat rame. Nggak cuman rame lagi, tapi penuh!. Apalagi ketika di bagian belakang Mal discovery, ada tangga yang langsung menuju ke pantai Kuta. Semua pada duduk dan nunggu sunset disitu, termasuk saya.


sedikit informasi di Mall ini lagi ada event belanja memperebutkan hadiah total 600 juta IDR. Lebih dari setengah miliar rupiah, diperebutkan oleh para shoppaholic yang mau spending uangnya minimal 100 ribu rupiah buat berbelanja diseluruh tenant Discovery Mall. Setiap minggu diundi, siapa yang memperoleh 5 juta rupiah. Daan pada awal tahun depan, ada pemenang utama yang berhak membawa pulang cash senilai 200 juta rupiah!. Yaa, berhubung dompet tadi dah dikuras sama taksi jadilah saya nggak belanja apa-apa di mal ini. Toh barangnya juga sama kayak di mal-mal lain di Surabaya. Makanya, saya jeprat-jepret aja suasananya.


Dan, akhirnya jarum jam beranjak ke pukul 6.20 WITA ketika sang matadewa beranjak ke peraduannya. Pelan memang, dan terlihat awan yang seakan malu-malu menyelimuti matadewa. Sunset emang paling indah saat bulan Juni, saat peralihan antara musim hujan menuju kemarau. Apalagi di Bali, pulau dewata, menunggu sunset di Pantai Kuta sungguh patut diagendakan.



Malam beranjak, dan geliat hingar bingar kawasan Kuta mulai semarak. Warga manca mulai keluar dengan dress malam mereka masing-masing siap untuk menghentakkan lantai dansa beberapa klub yang buka sampai dini hari. Namun biasanya, evening seperti ini banyak yang terlebih dulu nyari makan di sekitaran Kuta Square sebelum pada akhirnya kelabing. Ada salah satu restoran yang cukup terkenal di Bali, namanya Bubba Gump Shrimp Co. Hanya ada dua restoran ini di dunia, satunya di New York - America dan satunya lagi di Bali. Pemiliknya?.. saya nggak tau pasti, tapi ini kemungkinan ada hubungannya dengan film Forrest Gump yang dibintangi oleh Tom Hanks. Karena memang, nama Gump di Bubba Gump itu diambil dari nama film Forrest Gump. Berhubung saya nggak masuk -karena sekali lagi takut akan kehalalan masakannya, maka saya menjejakkan kaki aja buat foto di depan restonya.. Ada satu spot foto yang berupa kursi, dan sepatu gede tebuat dari semen yang dibelakangnya ada latar gambar lambang restoran. Ini dia..


beranjak lagi ke Kuta, ada apa lagi?.. Kalo mau memacu adrenalin bisa nyobain Bali slingshot. Kita duduk di rangka berbentuk bola yang dilemparkan ke atas. Kalo mau berenang, ada waterbom Bali di Kuta juga yang cuman buka pagi sampe sore hari. Mau liat pertunjukan kabaret dance? di samping discovery mall pun ada pertunjukannya kalau malem.


Bagi saya, jalan-jalan disekitaran Kuta Square pun sudah cukup memuaskan. Apalagi mengingat waktu di tangan sudah menunjukkan pukul 8 malam, karena teman yang ikut jalan-jalan ada janji buat meeting lagi di hotel maka mau tak mau beranjak menuju ke Nusa Dua lagi. Yup, memang Kuta sebagai tempat terindah untuk menghabiskan malam di Bali belum ada yang menggantikan. Pada akhirnya, soundtrack 'on the floor' Pitbull feat Jennifer Lopez yang diputar disalah satu klub menghantarkan roda taksi menggelinding meninggalkan Kuta malam itu.


PS : yang mau oleh-oleh dari bali berupa ethnic belt, buku, dan bolpoin bisa langsung klik banner di samping kanan atas blog ini. Bertajuk From Bali With Giveaway, syaratnya sangat gampang!. Buat yang sudah ikutan, makasih banyak. Maaf kalau belum sempat mampir, karena ada beberapa peserta yang kotak komentarnya sulit terbuka dengan PC saya. Asalkan kalian udah taruh link di postingan, berarti udah aman koq!.

56 komentar:

Tri Setyo Wijanarko mengatakan...

nggak mampir ke legian sekalian bang.. tambah malem tambah rame loh.. xixixixii.. daerah kuta-legian ini kayaknya hidup 24 jam.. cuma waktu pagi2 aja kerasa agak sepi karena para pelancong masih pada tidur setelah malamnya berdugem ria..

hmmm.. kayaknya bali emang perlu membuat tempat-tempat wisata terpadu yang lain, mungkin di bali barat atau bali utara agar konsentrasi turis di bali selatan ini bisa terpecah.. nggak siang, nggak sore, nggak malem macet terus nih di sekitaran kuta.

hilsya mengatakan...

masih suka ngiler liat orang jalan2 ke pantai pake celana pendek :)

NuellubiS mengatakan...

btw selama di bali keetemu sama tukang colong gaa? hahahaha

Vicky Laurentina mengatakan...

Keinginan lama untuk menyaksikan matahari terbenam di Kuta buyar gara-gara setiap sore saya selalu kelayapan di luar Badung, hahaha..
Selama di Bali kemaren, sewaktu matahari terbenam, saya selalu ada di entah di mana, kalau bukan di Ubud, ya di Tanah Lot..

Sebenarnya banyak banget site di Kuta yang cukup bagus buat didatangi kalau sedang kehabisan tempat nongkrong selain Discovery Shopping Mall. Kuta Square, Seminyak Square, bahkan pantai Kuta di malam hari. Bisa juga coba Nasi Pedes Bu Andika di depan Joger. Pada akhirnya, Bali Galleria tidak pernah membosankan buat ditongkrongin.. :)

cho mengatakan...

kalo aku sih pada dasarnya pantai mana aja suka. cuma, semakin sepi semakin baik, hehehe ..

.:diah:. mengatakan...

Gapheeeeeeee, itu sunset nya kereeenn bangeeett, huufftt...

Sang Cerpenis bercerita mengatakan...

dulu pas ke sana belum ada mall gede itu lho. wah...perkembangannya pesat ya.

Sofyan mengatakan...

jiahhh malah bikin ngiler aja...btw mana foto turis manca negaranya,,hehehe

Elsa mengatakan...

jadi kangen bali rek....
kapaaan bisa kesana lagi ya

rizkimufty mengatakan...

aku... aku... aku pengen ke bali juga! XD

Awaluddin Jamal mengatakan...

wah lama benar mas di balinya..
jangan-jangan sudah mau jadi orang bali ya ???

kok kena badai hurufnya bisa hilang ya ??

jadi ngiri, rasanya mau juga menikamati sunset yang ada di bali, tapi cenderung setuju sama komentar "lebih sepi lebih baik", pasti lebih nikmat..

ria haya mengatakan...

sunset emang keren....
wah ternyata di Bali macet jg to...
Jakarta ada saingan macetnya donk...hadeeehhhh

Ahmad mengatakan...

wah, saya pengen coba yang belanja 100 ribu, siapa tau dapat 200juta.. haha..

Rin mengatakan...

aaaak! saya belon pernah ke Baliii... T_T ngiler liat pantainyaaa...

zone mengatakan...

foto sunsetnya lumayan bagus mas.....

jd pengen ke bali lg...

John Terro mengatakan...

seumur hidup saya belum pernah ke Bali ... haha

Insanitis 37 mengatakan...

Kuta/Kute adalah salah satu list cita-cita saya yg hingga kini belum terwujud, hik hik hik...
Selamat bagi mereka yang pernah injakkan kaki di sana. Selamat ya Mas Gaphe,heheh

Azizah Ananda mengatakan...

wah asyik nih jalan-jalannyaa ohoho. nggak nyoba ke lombok kak ? *promosi* haha XD

Hariyanti Sukma mengatakan...

kalo blm ke Kute ... blm komplit perjalanan ke Balinya ... iya toh ..

Nihayatuzzin mengatakan...

enaklah yang jalan2 ke Bali, hehehe. . . kapan ya aku bisa kesana? Bali adalah salah satu daftar tempat wisata yang ingin aku kunjungi, selain itu, RAJA AMPATTTTTTTT,,, ugh. . . I love Indonesia. . .

Muhammad A Vip mengatakan...

mestinya jangan melulu foto kamu yang dipajang, tapi foto bule seksi barang satu atau dua biji, biar seger. Eh, itu orang bali asalnya dari orang maja pahit yang minggat ya?

Corat - Coret [Ria Nugroho] mengatakan...

beda ya sama pantai ancol hehehe
pengen banget ih bisa kesana >,< tp mimpi aja deh :p

riestabacil mengatakan...

waktu ke bali,,,tiap hari aku juga ke kuta....
abisnya nginep di deket pantai kuta siy...hehehehehe

Mama Calvin mengatakan...

hiks jadi pingin kesana juga, udah lama nih ga kesana

lidya mengatakan...

foto di waterbom nya kok cuma di tulisan,foto2 berenangnya mana:-D

ghost writer mengatakan...

kali ini ke Bali..tempat yang penuh dengan bangunan pra-sejarah untuk para wisatawan.hebat dengan budaya yang padat..tempat yang satu-satunya pasti tidak akan ditinggalkan kalau mau melancong ke indonesia..

Lyliana Thia mengatakan...

Itu sejarahnya merujuk knapa Gaphee? Hehehee... Ada2 aja.. Mosok ada abjad yg ketinggalan, jatoh kelaut apa ya? Hehee..

Wowww.. Bali.. The island that never sleeps.. Sunsetnya kereeen...

Lg ngebandingin sama sunset di Ancol, dgn cerobong pabrik yg mengeluarkan asap hitam di kejauhan..

Hmmph...

And.. Jgn lupa bersyukur Phe.. Kesempatan jalan2 kan jg karunia Allah.. :-D

AuL Howler mengatakan...

Udah liat2 di facebook...
hehe :))

Btw Bang yoga ternyata gak cuman jalan2 ngikut yah...

sejarahnya pun tau luar kepala.

salut...

ckck

Indonesia bangga memiliki mu ...

:p

GYaha

Merliza mengatakan...

tapi knp hasil jeprat jepretnya sendiri semua ya..?!??! maksud saya yg selain yg banyak orang di pantai itu loh... mas nya sendirian? gak sama pasangannya? atau..?!!?

Fiction's World mengatakan...

kok bisa abjadnya hilang ditengah badai Bang ?
apa guru yang ngajarinnya kelelep dan murid2nya baru diajarin setengah gitu *ngarang*

wah bagus ya, saya belum pernah deh liat sunset di pantai *ngiri*

Ami mengatakan...

kalo ke Bali memang hurufnya sepintas kayak hanacaraka

YeN mengatakan...

foto sepatu semennya di pajang..:D

waktu smp perpisahan ke bali trus mampir ke kuta tapi ga sempet liat sunset gara2 kelamaan di joger. jadinya nyampe sana udah item semua langitnya..haha

Aina mengatakan...

unik juga yo ada mall ngadep pante... berarti abiz renang tyus shopping, ato beli baju renang dulu di mall trus berenang??? #hasyah.....

Siti Nurul Falah mengatakan...

Bagi saya, membaca ceritanya pun sudah terbayang bagaimana suasananya, wkwkwk

spot foto yang berupa kursi, dan sepatu gede tebuat dari semen yang dibelakangnya ada latar gambar lambang restoran itu seperntinya merupakan sebuah perencanaan deh, "maksudnya?" nggak tau hehehe

Yudi Darmawan mengatakan...

sunset nya menawan,
cuma, kenapa harus dibumbui dengan kenarsisan mas?

hehe,

kidding.. :p

Amy mengatakan...

Sunset nya mmg keren :) Kmrn kami juga kena macet pas mau ke pantai Kuta nya he8....:)

ninda~ mengatakan...

uwaaa sunsetnya merindiiing bang
ah saya baru sekali kesana waktu kelas 1 SMA

Arief Bayoe Sapoetra mengatakan...

Wah kuta memang essip, pemandangan sunrise apa sunset itu bang keren banget,,,,*ngiri.com....heheheh

sichandra mengatakan...

wah ada doorprice 600 jutaa ? asiik bener tuh kalau dapat *ngiler*
hahaha

lely iwan mengatakan...

belom pernah ke pantai kute padahal di bali tinggal sebulan penuh hehehe

abrus mengatakan...

Dulu Bali memang jadi idolaku,
itu dulu - sejak menjalani ibadah umrah ke Mekah dan Medinah ... kini ke-2 kota itulah jadi idaman saya ... :P

I-one mengatakan...

wah,gaphe gak hanya cerita masalah keindahan bali ternyata juga tentang sejarah,salut...

catatan kecilku mengatakan...

Komentarku singkat aja deh : foto2 di atas relatif masih 'biasa' jika dibandingkan foto2 lainnya hahaha

the others... mengatakan...

mau tanya... sejarah migrasi penduduk jawa ke bali itu beneran gak sih? dapat dari mana tuh beritanya?

Tifarie mengatakan...

wah wah.. nggak masuk ke tempatnya foto di plangnya juga jadi wkwkw :D
eh jd makan dmn selama di bali? aku mah ke Bali tetep aja makan di rm padang ato warteg haha

-rif mengatakan...

hiks...enaknya sempet ke sana...kapan2 ke sana ah.

Neng Inggit mengatakan...

Bule bulenya ada yg cakep gak mas? Hehehe.

Wah itu td foto sunsetnya keren bgtbgt

dunia kecil indi mengatakan...

aku mah bilangnya "kuta" aja, lah, hihihi. gapheee, kirain bukunya buku kamuuu, hihihi :D

Zippy mengatakan...

Entah kuta atau kute, apapun itu, gue belum pernah kesana mas, hahahah...
Envy banget deh baca postingan ini.
Hmm..kapan ya bisa ke Bali???

kenia huwada mengatakan...

aah,..aku ketinggalan komen,..kemarin lelet sih kompinya :(
by the way, mas gaphe selalu imyuuut kalo lg pose..:D

niee mengatakan...

ahh, belom sempat ngeksplor Kute, hiks!

r10 mengatakan...

pengen banget bisa liburan ke bali lagi :(

yuni cute mengatakan...

mampir ke Happy Hour ga Phe, didepannya tuh ada nama-nama korban bom Bali loh..
klo ke Kuta mending jangan pke Taxi deh dari pada di porotin, lah gimana jalan sesempit itu dipke 2 arah yo jelas macet..

Mama Kinan mengatakan...

waduh phe....kayak apa Bali sekarang yah, terakhir kali tahun 2000 kayaknya jaman kuliah...sekarang pasti dah berubah lebih cantik atau crowded..Kuta bagiku berjuta kenangan...pas ulangtahunku disana dicemplungin di laut sama kawan kawan satu jurusan....26 nopember ..
kapan yakk bisa kesana lagi...

Zulfadhli's Family mengatakan...

Doooohhhh lambreta banget gw kaga ke Bali, terakhir pas jaman kuliah. Pasti dah banyak yang berubah yah boo. Btw mana neh oleh2nya buat Zahia (plus emaknya hehehe)????

Meutia Halida Khairani mengatakan...

serasa baca buku Travel to Bali. hehehe.. jujur aja, karena blm pernah ke bali, jadinya baca artikel ini sekalian membayangkan suasananya.

kalo saya pasti masuk tuh ke Bubba Gump. at least merasakan suasana resto yg cuma ada 2 di dunia :D

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...