Selasa, 29 November 2011

Salah Kelamin dan Masuk Angin

Saya tidak menyangka akan merencanakan perjalanan dalam waktu sesingkat ini. Semua dimulai ketika Air Asia memberikan tiket gratis pulang pergi ke Kuala Lumpur dari 13 tujuan di Indonesia gara-gara keisengan saya menulis artikel. Free Ticket, tetapi airport tax dan fuel surcharge tetap ditanggung pemenang. Sempat saya ngambek soal pembayaran ini, tapi ternyata ada beberapa item yang direvisi sehingga yang harus saya bayar menjadi lebih terjangkau. Ya, saya jadi terbang!

Email tiket yang sudah terkonfirmasi saya terima akhir bulan lalu. Semua data di tiket benar, tidak ada masalah. Tapi hal ini tidak berlangsung lama, karena setelah saya print tiketnya ada yang janggal. Salutation yang tertera di tiket : MS PRATAMA, YOGA


Administrator tiket seenaknya mengganti jenis kelamin saya di tiket itu. Sebuah email bernada protes akhirnya saya kirimkan ke administrator. Saya tidak mau gara-gara kesalahan jenis kelamin ini menghambat saya saat di imigrasi atau di counter verifikasi ticket. Sudah menjadi kewajiban bagi penumpang Air Asia untuk memferivikasi tiket terlebih dahulu sebelum boarding. Masih mending jika kesalahan ini dibiarkan, petugas verifikasi hanya bertanya :

Petugas : “Ini di tiket tertera Miss, kenapa yang terbang cowok?”
Saya     : “Aih, masaa sih cyiin
Petugas : “Oh, ok!”. Buru-buru memferivikasi tiket.

Tapi jika yang terjadi adalah ini ,

Petugas : “Ini di tiket tertera Miss, kenapa yang terbang cowok?”
Saya     : “Aih, masaa sih cyiin
Petugas : “WOI!! Operasi kelamin dulu sana!!”

Maka selain saya harus buru-buru memotong alat kelamin, saya juga harus menyumpal buntelan di dada. Dan itu repot!. Tapi dibalik itu semua, saya nggak ada duit buat bayar biaya operasinya sih. Bukan berarti kalo ada duit, saya mau loh ya! #plak.

Untung administrator yang bolak-balik saya kirimin email itu cukup berbaik hati. Tiket yang baru yang sudah diubah salutation-nya sudah dikirim kembali dengan format yang benar. MR PRATAMA, YOGA. #uhuk #berasagagah

Lima hari empat malam, Kuala Lumpur, dan sebuah tiket penerbangan. Hanya itu yang saya punya. Saya tidak sempat memikirkan : nanti menginap dimana?, mau kemana aja?, siapa yang jadi teman saya?, bawa duit berapa?, siapa saya?. Eh, mendadak amnesia.

Kuala Lumpur lagi, rasanya bagi saya sudah khatam awal bulan Maret tahun ini. Sebetulnya saya tidak terlalu tertarik untuk mengelilingi Kuala Lumpur kembali karena : I already did that. Lagian tidak ada apa-apa di KL selain gedung bertingkat, makanan, mal. Kalaupun ada tempat wisata alam, paling Genting Highlands atau Batu Caves yang saya juga sudah pernah kesana. Apalagi lima hari empat malam, duh bisa mati bosan disini. Saya butuh tantangan!.

Tekad yang menyala-nyala akhirnya berangsur memadam oleh kesibukan pekerjaan yang tidak ada hentinya. Awal bulan ke Makassar, balik ke Surabaya hari Sabtu dan Minggu, Hari Senin berangkat lagi. Sampai tidak terasa kalender sudah menyentuh angka 18 November. Dan saya belum menentukan jawaban atas pertanyaan amnesia saya tadi.

Sejujurnya saya berharap credit card yang baru saja saya apply di bank setelah memenangi tiket PP ini disetujui, sehingga saya bisa memakainya untuk reservasi di website. Tapi sayangnya, kepastian bahwa aplikasi credit card saya ditolak datang setelah saya menunggu 2 minggu di awal bulan. Maka, tidak ada jalan lain : saya harus meminjam credit card teman saya untuk booking.

Jadi, hanya punya waktu beberapa hari sebelum berangkat. Di waktu sesingkat itu akhirnya saya mulai mencari penginapan, menentukan rute perjalanan, dan memesan tiketnya juga. Saya menentukan petualangan saya kali ini dimulai dari KUALA LUMPUR – MELAKA – PENANG – KUALA LUMPUR. Sebenarnya dari Penang saya ingin lanjut ke Hatyai – Thailand lalu ke Phuket, tapi saya hanya punya waktu 5 hari 4 malam. Kalau mau, cukup sih dengan waktu segitu. Tetapi kembali saya teringat : The most important thing, It is not THE DESTINATION. It is about THE JOURNEY

Saya ingin memaknai lebih dalam perjalanan sendirian menuju tiga negara bagian di Malaysia. Apa saya bilang sendirian barusan?. Ya, SENDIRIAN. Dan lima hari empat malam nanti sesungguhnya masih tampak abu-abu buat saya.

Dan dua malam sebelum berangkat, barulah riset tentang Penang dan Melaka saya lakukan. Saya menikmati waktu-waktu yang saya habiskan untuk membaca artikel, menentukan tempat-tempat mana yang ingin saya kunjungi, menentukan jalur bus lokal mana yang nanti akan saya pakai, dan bagaimana caranya. Saking menikmatinya, jam istirahat saya cukup terkuras untuk ini.

Seandainya kalian semua tahu, hari-hari sebelum keberangkatan saya sengaja pulang teng-go dari kantor. Jam pulang kantor saya pukul 18:00. Dua hari sebelum berangkat, time card saya tertera jam kepulangan 18:01 dan 18:02. Dari waktu itu sampai hampir tengah malam saya habiskan di sudut internet café yang menjadi satu dengan budget hotel di sebelah Gedung Grahadi – Surabaya. Saya memilih ke warnet karena akses yang lebih cepat dan murah.

Hasil dari riset itu : 17 halaman informasi tentang Penang dan Melaka yang diprint A4 dengan spasi 1 dan huruf arial ukuran 10 ditambah dengan MASUK ANGIN.

Persis malam sebelum keberangkatan, seusai pulang dari internet café itu, baru saya packing. Memasukkan lima lembar kaos, dua kemeja, dan tiga celana ditambah dengan jaket dan sarung. Mengisi box plastik dengan sabun, odol sikat gigi, sampo sachet, deodoran. Membungkus sandal jepit, dan terakhir memasukkan payung lipat. Tak lupa, dua buah buku sebagai teman perjalanan. Dua?. Nggak kebanyakan?. Saya rasa itu cukup untuk mengisi waktu ketika menunggu nanti.

Saya menyelipkan beberapa waktu untuk menunggu dalam rencana perjalanan saya. Ini supaya saya tidak terlalu panik jika ada satu atau beberapa hal nanti tidak sesuai dengan apa yang direncanakan. Jika itu terjadi, saya tidak mau itu akan merusak keseluruhan jadwal. Saya tidak membuat perjalanan ini dengan sangat ketat, seketat nenek memakai korset. Ya, khusus untuk hal ini saya strict terhadap diri saya sendiri. Mengingat saya SENDIRIAN dan hanya punya waktu 5 hari 4 malam.

Dan akhirnya, perjalanan ini dimulai…

68 komentar:

riva'i mengatakan...

weleh weleh pengen naik motor mabur gratis...
jalan jalan keliling dunia gratis,
makan gratis,

>ngimpi<

tapi ndak mau ganti kelamin cuman mau naik pesawat gratis.

saryadinilan mengatakan...

selamat berwisata,love,peace and gaul.

Tri Setyo Wijanarko mengatakan...

kirain mau jalan-jalan ke borneo.. kuching dan kinabalu mungkin? hohoho..

eh tapi serius itu ngeprint sampe 17 halaman A4? bakal kepake semua atau cuma jadi sampah tuh? hehehe

Tarry KittyHolic mengatakan...

Waaaah, enaknya dpt tiket gratis. Kpn ya bs kesana???

nique mengatakan...

intinya mo bilang plesir gratisan?? bikin pada mupeng ngeces :P
dan anda sukses hehehe
wlo sendirian kan g masalah toh, sing penting gratis *halah*

ditunggu cerita yang jalan2 sendiriannya ya :D

Bundit mengatakan...

Ihhhh terdengar asyik cara mas Gaphe mempersiapkan perjalanan ke KL itu. Organized. Simple. Tapi kok sendirian siiih...apa gak mati gaya hahahaha. Ditunggu laporan perjalannya :-)

armae mengatakan...

"It is not THE DESTINATION. It is about THE JOURNEY" <<< whaoww.. penting nih. *catet!!!*

rahma mengatakan...

wah asiikkk perjalanan sudah dimulai, ditunggu ya bang cerita-ceritanya lagi =D

kira mengatakan...

mas gapheee... ikuuuuuuuuuuuuttttt
*dengan suara manja. hahahaha

.:diah:. mengatakan...

aiihh Mbak Gaphe akhirnya terbang lagi *upppss, maaff :D

yaampuunn koq bisa siihh berubah jadi Ms gitu huhuh, beruntung banget sih dirimu Gaphe, kapan2 ajak kita2 juga dunk klo dapat gretongan gitu #ngarep

AuL Howler mengatakan...

ditunggu cerita-cerita nya cyiiin...

*eh

wkwkwk.

asik-asik.
Aku keluar sumbar aja belom pernah. Apalagi keluar negri.
wkwkwk.

hati2 lho bang...
jangan ngebut-ngebut...!
^^

*lah?

emon mengatakan...

mau dong tiket gratis jg :p

zone mengatakan...

wew super.....
semoga perjalanannya menyenangkan ya mas....
:)

Kevin mengatakan...

selamat berwisata.
ditunggu cerita dan dokumentasinya.

Ad Ln Pt mengatakan...

ternyata bukan ane aja yang bermasalah dengan jenis kelamin --'

hati2 di jalan ya mbak Gaphe :D *ditoyorjarakjauhamamasGaphe*

Sitti Rasuna Wibawa mengatakan...

Berarti udah pulang ya mas?~
"It is not THE DESTINATION. It is about THE JOURNEY" Ah destination juga esensial :p

Susindra mengatakan...

w.o.w........
akhirnya kelar juga masalah pembayaran uang de-el-el yang banyak itu ya...
Asyiiikkk... berarti kita-kita bisa menunggu GA-nya Gaphe ya.... plus cerita2 perjalanannya lagi.
Kalo ada no telp Elsa, bisa kopdar di genting, tuh. xixixi... jauh2 ke negeri orang tuk kopdaran. Tapi kalo beneran bisa kan sensational. HEhe...
bon voyage aja. jaga diri dan body baik2 di negeri orang.

Mama kinan mengatakan...

alamakkkkkkkkkkkkkkkk perasaan baru kemarin baca perjalanan perjalananmu ke malay..ini mau melancong lagi..gratisan?? walaupun separo yah gratisannya hehehe...:) sing penting gratis....siap siap mantengin cerita bersambungnya neh...:) Have fun yah..enjoy the journey..dont forget the give away after you back from vacation :) emak kinan setia menanti give away-nya hehhee...

the dark anco mengatakan...

hadeuh jd pengen ticket gratis, tp bkn ke malay pengen'x ke arab

choirunnangim mengatakan...

wah iya juga ya Mas Gaphe,, kalo misal disuruh ganti/operasi kelamin dulu bisa repot..

Emberrr gitu lho,, semoga petugasnya lebih teliti lagi ya Mas..

Masbro mengatakan...

Weeeh, Mas Gaphe tidak pernah berhenti melancong, siiiip...

tito Heyziputra mengatakan...

suka bingung ya klo dapat tiket grtis, tapi ternyata lebih mahal biaya hidup d destination nya..

klo malaka pasti bnyak banget orang indonesia, karena RS international malaka isinya orang INdonesia semua. Biasa katanya klo berobat d luar negeri itu lebih terpercaya ketimbang di Indonesia.

r10 mengatakan...

nonton the amazing race dong, biar dapat ilham pergi ke mana saja :D

nurlailazahra mengatakan...

ahhh kalo dah ada pengalaman ke sana sih enak mas, lah kalo blum? mana sendirian pula, yg ada udah kayak anak ilang :D

Sang Cerpenis bercerita mengatakan...

terbang sendirian? aih masa siih cyiin....terbang kan pasti ada pilot, pramugari/a, dan..penumpang lain..aih aih...masa sih cyiiin...sampe sumpel dadamu..wakkk..

asli lucuu....

btw, semoga urusannya lancar jaya ya cyiin....ups...kabuuur...

Della mengatakan...

Waaaaaaahh..
tunggu postingan cerita jalan-jalannya ya, Mbak Gaphe, hihihihihi..

dunia kecil indi mengatakan...

mbak gaphe, selamat jalan ya. hati2 keasyikan baca buku, hehehe. ditunggu detail dan foto2nya :D

andriansyah s putra mengatakan...

wihhhhh kak gaphe jalan jalan lagi ke malaysiaaaa. aaaaa asik banget dengan tiket gratis pulang perginya.

hati-hati yaaa cyiiiinn #eh hahahahah :p

selamat berlibur kakaaaaaa :)

Lidya - Mama Pascal mengatakan...

asyik ya dapet yg gratisan, kalau ada info yg gratisan dikasih tau dong Ms :)

Andri Edisi Terbatas mengatakan...

jangan lupa oleh-olehnya yah cyinnn...buat eikee...:-P

wkwkwkwkwkwk...:-D

Rawins mengatakan...

wah jadi ke malay buat ganti kelamin ya..?
hahah piss...

Muhammad A Vip mengatakan...

nanti kalo beneran sudah ganti klamin namanya diganti ini saja: Gephi...hihi

Adi Chimenk mengatakan...

edaaann..!! air asia buka praktek operasi kelamin dengan cepat ya?

Dengan mudah dia mengganti kelamin lu jadi Ms. dan dengan mudah pula pihak air asia mengembalikan lagi kelamin lu jadi Mr.

huedaaann..!! ini fenomenal..!! :D

zasachi mengatakan...

Missiii... mo nanya mbak gaphenya ada?? wkwkwkwkwk
Ada noh lg kerokan ;-)

#becanda Pe :-)

duuh nikmatnya idupmu Pe, bs jalan2 lg, meski sendiri, yg pasti diasyikin aja lg..

pesanku satu Pe, jg kesehatan dnegri org sana.. dan jgn lupa bw oleh2 pulang ntar :-)
hihihi

TUKANG CoLoNG mengatakan...

oh ini baru berangkat? udah panjang aje tulisannya.. kalo udah jiwa traveling, ga akan kebendung ya meski udah pernah kesana.. hahaha

Ami mengatakan...

masih heboh aja komentatornya... saluuut

John Terro mengatakan...

hahaha
MS itu kan maksudnya MAS

niee mengatakan...

waaahhh,, ditunggu cokelatnya phe :P

tiffa mengatakan...

Hai mantan Miss Zimbabwe. udah operasi kelamin jd MR ya? #ditoyor Gaphe.

Bbrp foto dirimu mukanya cantik plus posenya jg cantik :).

Syam Matahari mengatakan...

Ah akhirnya diambil juga yah phe, cie... malaysia. ntar liburan akhir tahun jalan lagi kan yah, ihhhh... bikin iri --"

Ferdinand mengatakan...

Beh dia lagi liburan ternyata, dapet tiket gratisan lagi... phe.. phe... jadi makin ragu gw buat kopdaran ama lu, yg ada gw sampe Yogya lu lagi di Afrika Selatan lagi haha...

Met liburan dah klo gitu...

Zh!nTho mengatakan...

mantapp

shorofalquran mengatakan...

haha. janagn sampai deh. miss ujang

Baha Andes mengatakan...

Klo tiket setau aku Mr/Ms itu ga begitu fatal. Ada lagi temen aku yg namanya Akhmad Rois dan tertera di tiket ROIS itu juga gpp yg penting jangan fatal antara nama dan no pasport.

mampir atuh kang ke selangor.

Neyna Naya mengatakan...

aaseeeek, jalan-jalan lagi, menikmati hadiah, senangnya pasti dalam dan luar hati

Yunda Hamasah mengatakan...

Pernah dengar juga tentang promosi Air Asia yang sempat juga membuat ku tergiur, tapi kagak ikut nulis, jadi dapet tiket gratisnya lewaat dech, hehe...

Oya untuk acara kami masih ditunggu sampai tanggal 2 Des ya, semoga Mas Gaphe berkenan ikutan ;)

Rika Willy mengatakan...

Ms Gaphe, hati-hati di jalan ya Ms? plaaaakkkk* hahahhahaa

Ferdinand mengatakan...

Woy.. bangun... woy... bangun...

Oiya, ada yg kemaren lupa kutanyain Phe, ntar pulang ketanah air ada Give away lagi kan nih sebagai oleh2 liburan hahaha... *Ngarep mode on!

kips mengatakan...

Ngiler nih dapet gratisan. Meski ke lokasi yang kurang sreg dihati, gpp lah kl gratis hehe..
Salam!

Nia mengatakan...

Gaphe...wahh akhirnya jadi juga berangkat ke malaysianya...dari tadi baca udah deg2an aja takut gagal berangkat gara2 harus operasi kelamin dulu wkwkwkw.....

ati2 di jalan yach...jangan lupa bawa coklat utk hadiah GA heheh.....

Bayu Hidayat mengatakan...

saik asik jalan jalan lagi. mungkin karna lu cantik makannya di bilang miss. hehe kidding bro. ulas yah jalan jaln nnya

rusydi hikmawan mengatakan...

wuihhh mantep. bisa pp gratis, tapi gak naek pesawat maksudnya dapet kursi di dalam badan pesawat kan, bukan di atas atap pesawat, ckckckck. ditunggu postingan berikutnya.... awas kalo gak cerita2 kehebohan berikutnya. #kokmaksa

Andy mengatakan...

kalau salah kelamin aku cie gpp,asal jangan salah tiket soalnya dari pada kagak nyampe tempat tujuan malah nyasar kemana tahu

Celotehan three mengatakan...

Dalam rangka apa mas?asyik nih ditunggu cerita di negeri Jirannya.

Sang Cerpenis bercerita mengatakan...

apa kabar cyiiin...? hahaha.update dong cyiin...

Djangan Pakies mengatakan...

wah ternyata masalah tiket gretongan air asianya jadi dipake nih Kang. Perasaan postingan yang lalu pernah ngomongin masalah tiket ini ya
selamat jalan-jalan ya chinnn wkwkwk

Fiction's World mengatakan...

aduh bang cyin akhirnya jadi juga cyin ke KL-nya #berasa jeng-jeng arisan :P

enak banget ya jadi cowok, 5 hari 4 malem cuma lima kaos dan 3 kemeja :O

Lyliana Thia mengatakan...

jalan sendirian... waaah... hmm.. aku kok nggak berani yak, hehehehe... tapi tantangan bener ya traveling sendirian ke tempat yg masih asing pula... ditunggu kelanjutan kisahnya ya Phe.. :-D

Asop mengatakan...

Walah Mas Yog, meski tampak ribet dan menderita begitu, tapi tampaknya bakal jadi pengalaman yang menarik selama di sana. :D

zaenal Blog mengatakan...

wkwkwkwkk.......
ngakak ane bro pagi2 baca ini,
but ane menikmati banget stiap kata2, gak kerasa bacanye,
emang bakat nulisnye gak diragukan, luar biasa........
thanks mas Yoga...
salam kenal dari Bekasi,
salam buat tmen2 di Jogja.....

Sadako Kenzhi mengatakan...

kenapa kata SENDIRIAN-nya nggak ditebalin sekalian aja :p

lucu juga yah, Miss Gaphe...hahaha :p

suka ama quotenya, aku kapan ya berani bepergian sendirian kayak kamu Phe? ah, pasti menyenangkan, mengunjungi beberapa tempat dengan modal nekat :)

Baby Dija mengatakan...

hati hati disana ya Om

Elsa mengatakan...

Jangan lupa pulang ke Indonesia yaaa

Ninda Rahadi mengatakan...

sudah cucok belum cyin hakhakhak

Download lagu Terbaru mengatakan...

Kunjungan pertama di blog ini..Salam kenal ya sob

Mila Said mengatakan...

Buset, niat amat yak survei nya.. modal gw ke malaka cuman selembar print-an peta wisata, itu juga ketinggalan di s'pore. Trus modal gw ke penang juga cuman selembar print-an peta wisata, yang pas nyampe gw buang. soalnya di bandara dapet peta wisat ayang lebih besar hihihii...
di peta wisata itu biasanya komplit, ada jalur bus-bus nya juga. ga usah sampe ngeprint 17 halaman :p

the others... mengatakan...

Asyik mana pergi dg rombongan dan jalan sendiri Ga?
Untung aja masuk anginnya gak menghambat acara melancongmu ke Malaka ya?

Iqoh mengatakan...

hari gini gretongan...ga kuat untuk nolak boooo...

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...