Rabu, 22 Februari 2012

Borobudur, Korea, dan Cerita Saya

Ini adalah cerita saya di tahun 2008. Sepuluh hari setelah hari ulang tahun saya yang ke sekian, di bulan Juli, segerombolan gadis-gadis Korea berada dalam satu bis dengan saya, bernyanyi riang sambil menggelinding membelah jalanan lintas provinsi Jogja - Jateng. Selama satu setengah jam kemudian dan setelah menempuh 25 mil (40km), kami berhenti di pelataran parkir candi terbesar di Indonesia. Welcome to Borobudur!!


Siapakah gadis-gadis Korea itu?.

Mereka adalah teman-teman baru saya. Mereka hadir di Indonesia untuk belajar budaya, dalam rangka program hosting pertukaran pelajar di Universitas tempat saya menuntut ilmu. Sepuluh gadis berusia antara 20-24 tahun dari Seoul Women University, selama sepuluh hari berada di Jogjakarta, untuk belajar budaya. Kebetulan saya terpilih dari sekian banyak mahasiswa yang beruntung untuk menjadi host mereka. Dalam  agenda wisata sejarah dan budaya, maka Candi Borobudur adalah salah satu tempat yang mereka kunjungi. 

Dengan tiket masuk yang dulu masih sembilan ribu rupiah per orang untuk domestik, dan lima puluh ribu rupiah untuk turis asing akhirnya kami memasuki pintu gerbang Candi Borobudur. Sempat Jung Yoon bertanya kepada saya, mengapa harga turis lebih mahal?. Dan alasan paling tepat untuk pertanyaan itu adalah, bagi kami turis adalah devisa. Untunglah semua maklum.

Jung Yoon, teman saya, dan saya
Sekarang, tak akan mungkin lagi memperoleh tiket masuk semurah itu. Setahu saya, Borobudur sekarang sudah menaikkan harga tiketnya menjadi Rp. 25.000 per orang. Dan setiap pengunjung yang datang dipinjamkan kain penutup bawahan batik, untuk etika kesopanan karena Borobudur sebenarnya juga merupakan tempat ibadah pemeluk Budha.


Perkenalan saya dengan Candi Borobudur pertama kali adalah ketika saya berusia tiga atau empat tahun. Saya masih punya fotonya, ketika saya digendong oleh ayah, menggunakan payung berwarna pelangi, dan dipotret oleh ibu saya dengan latar belakang Candi berukuran 123 x 123 meter itu. Ah, sayang.. fotonya ada di rumah saya di Jogja.

Semenjak itu, pergi ke Borobudur bukan hal yang jarang bagi saya. Terakhir kali kesana memang bersamaan dengan program hosting Korea tersebut. Sebagai gambaran bahwa saya cukup sering kesana, bahkan sebulan sebelum program Hosting itu, tanggal 4 Juni 2008 saya juga sempat ke sana ketika bermain ke rumah teman saya di Magelang.

Ini bulan Juni 2008, sebelum ketemu temen-temen Korea.

Ya, tahun 2008 di bulan Juli itu terakhir kali saya kesana. Karena akhir tahun 2008 saya lulus kuliah, dan merantau ke Jakarta, Surabaya, Makassar, dan pada akhirnya kekangenan terhadap Borobudur hanyalah sekedar membuka-buka album lama saja.

Tidak akan pernah bosan rasanya mengunjungi Borobudur, meskipun sudah berkali-kali pergi ke sana. Candi yang terdaftar di World Heritage Site UNESCO ini pernah menjadi calon Tujuh Keajaiban Dunia berupa bangunan ciptaan manusia. Borobudur berdiri di Magelang, Jawa Tengah, dan merupakan salah satu candi Budha terbesar di dunia. Keunikan candi yang dibangun Raja Samaratungga ini tidak hanya terletak pada struktur bangunannya yang terdiri dari 10 tingkat, tapi juga pada relief-relief di tubuhnya yang menyimpan makna kehidupan di muka bumi. Relief itu akan terbaca secara berurutan bila kita berjalan searah jarum jam. (1)

Ada cerita di balik reliefnya. Bangunan bertipe punden berundak sepuluh tingkat ini bagaikan sebuah kitab cerita besar karena setiap lantainya menceritakan kisahnya masing-masing. Komik raksasa, begitu saya menyebutnya. Dulunya, tinggi Borobudur mencapai 42 meter. Namun karena renovasi dan restorasi, maka sekarang tingginya hanya tinggal 34,5 meter. Ini dikarenakan lantai paling bawah digunakan sebagai penahan (2)

Beberapa relief, menceritakan tentang kisah dari kitab Mahabbharata, kisah Ramayana, bahkan kondisi yang menggambarkan masyarakat pada jaman Samaratungga. Relief di Borobudur mencerminkan ajaran-ajaran Buddha, dan bangunan segi empat ini dididirikan dengan konstruksi yang mempertimbangkan tiga ranah spiritual Buddha : Kamadhatu, Rupadhatu, dan Aruphadatu. Ketiga hal ini melambangkan tiga alam yang dilalui oleh manusia. Kamadhatu, berasal dari kata kama yang artinya nafsu dunia. Melambangkan kehidupan duniawi. Rupadhatu, alam perantara, perlambang manusia yang sudah terbebas dari hawa nafsu namun masih memiliki "rupa" atau bentuk - dalam hal ini diibaratkan sebagai roh (atau alam perantara). Dan Arupadhatu, yang berarti "a rupa" atau tidak berbentuk, yang melambangkan kehidupan nirwana. Semakin keatas, bentuk semakin mengerucut ditandai dengan satu stupa besar perlambang ketiadaan wujud yang sempurna. Semua informasi ini saya peroleh dari sini. (3)


Inilah alasan mengapa Borobudur merupakan salah satu tempat wisata sejarah yang patut dikunjungi versi Gaphe :


1. Lokasinya Relatif Dekat Dengan Jogjakarta.
Meskipun terletak di Magelang, 40 kilometer dari Jogja, namun banyak transportasi dari dan menuju ke Borobudur. Pilih bus dari terminal mana saja di Jogja menuju Magelang, kemudian dilanjut menggunakan bus umum yang melewati borobudur. Dengan angkutan umum, tak sampai dua jam perjalanan, dan tak sampai 50 ribu rupiah saja!. Cukup sediakan waktu satu hari untuk mengelilinginya.

2. One Stop Museum
Tidak hanya candi, tetapi ada banyak museum juga di dalam kompleks Borobudur. Dalam sekali kunjung, dapat sekaligus melihat beberapa jenis museum. Museum karmawibhangga, museum yang memuat gambar panel-panel relief yang terpahat di bagian kaki Borobudur (4). Atau Museum Samudra Raksa, memuat perjalanan bangsa Indonesia sebagai penjelajah maritim. Disamping beberapa museum yang memuat patahan-patahan arca yang belum direstorasi.

Salah satu replika kapal di museum Samudra Raksa. Saking gedenya gak bisa kepotret semuanya.
3. Pertunjukan Teater Sendratari Mahakarya Borobudur
Disajikan secara apik di pelataran Aksobya open theatre, sendratari mahakarya Borobudur ditampilkan secara kolosal pada tanggal-tanggal tertentu selama tiga atau empat kali setahun. Harus memesan dulu untuk memperoleh tiket yang satu paket dengan dinner. Sayang, saya belum pernah menyaksikan. Ya, next time ke Borobudur satu hal ini harus dicoba

4. Its Narsis Time
Buat yang maniak dengan foto diri, Borobudur merupakan tempat paling tepat untuk berekspresi. Soalnya, Borobudur menyediakan banyak tempat dan sudut untuk berfoto. Mau foto ala-ala arca, atau mengganti patung arca jadi kepala kita?. semuanya bisa dilakukan disini.

Mirip sama arcanya nggak?
Sukaaa banget sama bentuk awannya : Hati.. ini bukan editan loh!
5. Amanjiwo dan Sunrise Hunting
Pernah dengar resort Amanjiwo?. Ini adalah salah satu list yang masuk dalam buku 1000 places to see before you die terbitan Workman Publishing.co. Hotel bintang empat di Magelang ini menawarkan pemandangan langsung ke Borobudur, dan paket hunting sunrise di Borobudur dengan harga tertentu. Meskipun ada juga paket hunting sunrise dari travel agent sekitar dengan harga yang lebih murah sih. Konon katanya, Borobudur adalah salah satu tempat melihat sunrise terbaik di Indonesia loh!.

Jadi, patut berbangga donk Indonesia punya Borobudur!!


“Tulisan ini diikutkan  pada  Giveaway Pertama di Kisahku bersama Kakakin

Sumber
(1) http://www.garudamagazine.com/whatson.php?cat=travel&id=406
(2) http://www.yogyes.com/id/yogyakarta-tourism-object/candi/borobudur/
(3) http://id.wikipedia.org/wiki/Borobudur
(4) http://borobudur.yogyes.com/id/see-and-do/museum/karmawibhangga/

52 komentar:

Follow G+ Pages R10 mengatakan...

foto terbang, khas Gaphe banget :D

dhenok habibie mengatakan...

kemaren pas ke jogja cuma ke prambanan doang phe, gk sempet mampir di borobudur.. T_T

besok kalo dhe ke jogja, gaphe yang jadi guide nya yaaa, ajakin keliling borobudur.. :D

Monda mengatakan...

Makin lengkap aja sarana di Borobudur ya, semoga makin banyak menarik pengunjung untuk belajar

terima kasih ya Gaphe udah ikutan, udah aku cek, semua syarat udah oke kok

aku catat ya

Syifa Azz mengatakan...

widiih.. dalam waktu 3 tahun aja bisa naik berkali-kali lipat ya tarif masuknya, Bang.

dunia kecil indi mengatakan...

wah, seru ya ke borobudur sama gadis2 korea. pas baca awalnya aku pikir para gadis itu bisa ngegelinding. eh, ternyata bisnya toh, hehehehe :p
temenku, orang australia, dia sempat protes kenapa tiket masuknya jauuuuh lebih mahal sama domestik. kalau menurutku sih 2 kali lipat masih OK tapi lebih dari itu kegedean, ah.
oya, good luck buat giveawaynya ya gaphe :)

Lidya - Mama Pascal mengatakan...

2008 Gaphe masih imut2 ya, dan masih agak kurusan. btw aku lulus kuliah 2009 berarti umur kita gak beda jauh kayanya aku leboh mudah ah hehehe. good luck untuk kontesnya bunda monda

Mr Nyariadi mengatakan...

wahh keren potonya Phe, terstruktur.
yang ngawang itu aku suka.
ikut giveaway juga, moga sukses yahh, kayaknya kau kalah nih.

Syamatahari mengatakan...

Semoga bisa ke Borobudur juga... Aminnn ya Rabb :)

.:diah:. mengatakan...

yaay ternyata ini postingan utk GA toohh..

huaaa mupeng banget ke Borobudur, huhuhuh.

btw foto yg mirip arca, ahh gk mirip ah, kamu kekecilan utk ukuran si Arca, Phe. hehehh

itu awannya kereeennn, Subhanallah ya.

Arman mengatakan...

gua cuma pernah sekali ke borobudur. emang bagus. tapi gua kok gak tau kalo ada museumnya ya? hehehe

Ninda Rahadi mengatakan...

hoo semoga menang ya bang gaphe
cute gambarnya gambar hati
teman2 dari koreanya kurang close up nih

Rifka Nida Novalia mengatakan...

moga menang ya, Ga...

Corat - Coret [Ria Nugroho] mengatakan...

kisah waktu muda ya phe hehe
jadi kangen pengen ke borobudur lagi >.< terkahir kesana kls 3smp :P
Good Luck ya GAnya ;)

ria haya mengatakan...

mesti ada foto loncatnya

coba loncatnya menggapai hati itu pasti ajib tuch fotonya :D

moga menang lagi ya Phe ^^

Blog 'Jujur', suer..... mengatakan...

Bagus nich Postingannya...
Laik This yo...

hehe..

Mami Zidane mengatakan...

gaphe bisa terbang to...ajaib...mau donk di ajarin....hehe...

Mila Said mengatakan...

kog kayaknya cerita cewek2 korea ini udah pernah yah?

-ka mengatakan...

kangen juga' pengen kesanaa...
XD
foto terakhir keren, ekspresinya bagus
=)

AkaneD'SiLa mengatakan...

aku belum pernah ke borobudur. :(

AuL Howler mengatakan...

belom pernah ke sana.
tapi udah tau sejarahnya, bentuk nya, bagian2nya, dll dari buku.
hehehe

Good luck giveaway nya..

P.S.
Itu si Jung yoon adek kakak sama Kim hyoon joong gak bang? namanya mirip2.

#eh

foto yg ketiga bagus banget deh.
kayak cover sinetron.
bang yoga sama jung yoon, terus temennya jadi orang ke tiga mau gangguin.

xixixi

*kaburr*

zasachi mengatakan...

Pe, aku suka bgt liat poto awan yg berbentuk hati itu :)

Gud luck buat kontesnya pe..

maaf udah jarang2 ke mari hehehehe

Sarah mengatakan...

Mas Gaphe masih unyu banget :D

Nia mengatakan...

wahh awan yg berbentuk hati itu keren banget yachhh.....pas banget itu...pas di foto pas berbentuk hati....

ahh aku belum pernah ke borobudur hiks....tapi suamiku dulu waktu tinggal di jogja sempet jd Guide loch....dan tamunya kebanyakan gadis korea sm jepang...makanya suami smpet kursus bahasa jepang soale kesemsem sm gadis jepang hihihi......

Bang Pendi mengatakan...

wah, klo bang pendi yg disuruh dampingin cewek2 dari korea itu, kyknya mantep bener deh. disuruh turun naik borobudur kayknya oke2 aja :). smoga sukses kontesnya...

Inda Bunda Farrel mengatakan...

Suka awannya ?? Ato lompatannya ? Hayoooo.. :D

kakaakin mengatakan...

Ibu juri datang nih...

Serunyaa...
Rasanya pengen juga berada diantara orang2 korea itu dan praktek bahasa Korea-ku yang secuil :D

chici mengatakan...

Kayaknya tiket buat turis asing di seluruh Indonesia ini memang lebih mahal sama turis domestik ya mas. Iihh... tapi aku belum pernah ke Borobudur....
Pengen foto-foto kayak mas gitu jugaaa.....

Yayack Faqih mengatakan...

saya terakhir dan pertamakalinya ke candi borobudur kalau gak salah tahun 2004, dah lama bgt ya makanya fotonya juga udah pada ilang.

wah itu foto yg lagi terbang jadi khas dari mas gaphe ya hehe sayang pasang mukanya kurang mirip superhero :D Sukses buat kontesnya.

mimi RaDiAl mengatakan...

om gaphe bisa dong traktir radial ke borobudur skalian jd guide,,,om unyu deh *rayuanalaradial

Goiq mengatakan...

aku baru sekali ke Borobudur, tepatnya 10 tahun yang lalu... Jadi kepengen lagi kesana :)

Fiction's World mengatakan...

waaah kasian ya aku belum pernah ke Borobudur :(
foto yang bertiga itu, Bang Gaphe-nya lucu :D

kak_ega_punya cerita mengatakan...

pengen kesana lagi :), terakhir kesana pas sama2 anak kos... trus lanjut ke jogya...

Sang Cerpenis bercerita mengatakan...

gaya fotomu itu mantap amat. berasa terbang beneran ya. keren..yg gaya arca juga oke hihihi

Niar Sri Sadono Ningrum mengatakan...

wah...seru...photo belakangin patung e mirip mas :D wakakakak...

Sukses GA nya yaa :D

Meutia Halida Khairani mengatakan...

hmm, gw beloooom pernaaaah kesaaanaa.. bagoesss ya. pengen sekali2 backpackeran keliling jawa. mulai dr candi prambanan,borobudur, dll. tp keren ya, walopun banyak candi budha dan hindu, indonesia sekarang mayoritas muslim.

nicamperenique mengatakan...

gimana tuh bikin foto terbang keren gituh?

di sini kok keliatan kurus2 banget sih Phe #efek gak bisa kurus jadi mengiri#

ini kontes ya? Good luck ya Phe :D

Ratnawati Utami mengatakan...

Amanjiwo mahal bangeeeet...

Ara mengatakan...

gaphee, wah asik banget ya. terakhir ke jogja waktu aku smp apa sma yaa, lupa.
kmaren rencanain ama temen2 kampus tapi gagal, hiks..

arqu3fiq mengatakan...

Iya sekarang tiketnya 25rb an. Tapi aku selalu gratis coz ada temanku yg jualan di pelataran borobudur namanya toko angrek jadi di ajak lewat pintu samping kalau mau masuk ke borobudur. (seneng gratisan). Oh kmu lulus thn 2008 ya.

jarwadi mengatakan...

beberapa minggu yang lalu ketika saya mengantar teman blogger dari Philipina, tarif masuk Borobudur sudah naik jadi 30ribu/orang :)

dan penjagaan satpam sangat ketat

Melblogs TTM/Iffa mengatakan...

tuh yang terbang asyik pict nya.
eh kok berguling-guling di rerumputan tak kirain aktor india hehe piss. bagus kok. kereen...

btw, ada Award buat sobat, semoga berkenan ya.. :)

blog kecil mengatakan...

hmm yg da tmn jdi garatiss ya .. pingin la yg gratis , borobudur memeng bukti indo banyak peninggalan brsejarah

Susan Noerina (Zulfadhli's Family) mengatakan...

Cyiiinnnn, maapkan ekye baru nongol lagi dimari. Beuh 2 minggu lebih kaga ngeblog soale Princess Double Zee lagi pada sakit :-(

Huaaaaa jadi kangen pengen ke Borbodur. Seumur idup baru 2x kesono, itu[un udah jaman Fir'aun kribo (lah sekarang Fir'aun dah pada bonding)

Sukses Phe GA nya. Kalo menang traktiran yaaaa :-)

Kiss dari Zahia & Zafira untuk Uncle Gaphe. Katanya Om Gaphe jaman kuliah ngimud2 yah boo hihihi

d3vy mengatakan...

iyeee.. poto awannya keren
apa?? modelnya? ummmm...
*kaboor*

Ajeng Sari Rahayu mengatakan...

pas aku ke sana kok nggak dikasih kain batik? waktu itu masih SMP sih-ntar deh kalau ke sana nyoba yang jalan searah jarum jam supaya tahu

Andy mengatakan...

mas gaphe waktu moment bertapa kaya film kungfu master mas,hehehe

Mama kinan mengatakan...

pa kabar phe....
wah keren nieh tulisannya...BOrobudur dan juga jalan jalan ma gadis gadis korea..walah walah.."what's the perfect world" hehehe...bener nggak tulisan inggrisnya phe hehehe..maklum emak kinan bahasa inggrisnya pasaran phe..:)
eh jadi kangen ma borobudur neh terakhir kesana kapan yah??? 19XX kayaknya..ma sahabat..pengin juga ngajak kinan kesana one day..:)
eh tapi merapi lagi meletus lagi yah...ya udah kapan kapan kalo dah aman..:)
sukses GA nya yah phe..:)

entik mengatakan...

heran, kamu kok seneng foto dengan gaya melompat gitu phe???

zone mengatakan...

sebenarnya ada sunrise yg lebih hebat lho di borobudur....
check di http://borobudurpicture.blogspot.com/

Ririe Khayan mengatakan...

Pose fotonya dgn background borobudur 'sepi' pengunjung ya? Nah kalau pose jumping itu..keren deh...tuh yg njepret dah expert kayaknya..Brekali2 ke JOgya justru ke Prambanan yg belum pernah...#kasian

catatan kecilku mengatakan...

Ga, berarti kamu emang udah lama pinter kalau utk urusan jalan2. Tuh sampai jadi host plus guide mahasiswa2 Korea.
AKu suka foto2mu... bagus2. Apalagi yg kamu pas melompat itu hehehe

Selamat ngontes.. semoga menang ya. :)

Obat Tradisional Luka Diabetes Melitus mengatakan...

wah keren saling bertukar budaya,,,

pengen juga ke borobudur. tiap ada rencana mau ke sana selalu gak jadi :(

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...