Sabtu, 12 Mei 2012

Pilihan Transportasi Di Bangkok

Ngeliat statistik blog, banyak juga ternyata yang nyari informasi tentang Bangkok. Bahkan ada yang spesial mengetikkan keyword : Gaphe Bercerita Bangkok. Beberapa juga ada yang secara pribadi mengemail saya menanyakan itinerary saya selama di Bangkok. Jadi ngerasa ternyata info-info yang saya tulis ternyata cukup bermanfaat. Nah makanya, kali ini saya pengen sekalian melengkapi informasi berdasarkan pengalaman saya pas jalan-jalan ke Bangkok yang lalu.

Bangkok emang mirip Jakarta, tapi satu kelebihannya adalah sistem transportasinya yang lebih terurus dan teratur dibandingkan dengan Jakarta. Tidak se-spesial Singapore sebenarnya kalo saya bandingkan, tapi paling nggak lebih baik dari Jakarta laah. Sorry to say, sepertinya memang pemerintah Jakarta bisa mencontoh Bangkok untuk soal transportasi ini.

Saya bilang di Bangkok sistem transportasinya lebih terintegrasi. Mulai dari kereta (MRT dan BTS), Komuter Line, bis, bahkan sampe River Cruise memiliki jalurnya masing-masing yang saling terhubung. Jadi sangat sangat memudahkan buat turis atau siapapun yang baru pertama kali ke kota ini untuk melakukan pelesir kemana-mana. Dibawah ini saya ulas satu-satu deh.

1. Bangkok Sky Train (BTS/Skytrain)
Ini adalah semacam MRT atau LRT di Singapore atau Malaysia, namun bedanya adalah menggunakan rel yang terletak diatas tanah. Ada juga sebenarnya MRT di Bangkok, yang umumnya relnya berada di bawah tanah. Bentuk MRT dan BTS mirip, kereta dengan gerbong - gerbong menyambung dengan tempat duduk menyamping memanjang. Untuk rute mana saja yang dilayani oleh BTS, dapat dilihat di situs ini. Dan beruntungnya, di beberapa stasiun ada line untuk pindah jalur ke MRT sehingga bisa melanjutkan perjalanan ke tempat lainnya. Ada dua line (jalur) yang dilalui BTS yaitu Sukhumvit Line dan Silom Line. Sukhumvit Line melayani stasiun Mo Chit sampai dengan On Nut. Sedangkan Silom Line melayani stasiun National Stadium sampai Wongwian Yai.

Stasiun BTS di atas tanah
Kereta BTSnya pas dateng

Untuk tiket, nggak terlalu mahal koq. Rata-rata sih 15 - 40 baht sesuai dengan jarak antara stasiun satu dengan yang lain. Untuk pembelian tiketnya, ada di vending machine yang memang disediakan di setiap pintu masuk. Tapi, untuk BTS ini memang mengharuskan pembeliannya dengan menggunakan uang koin. Kalo nggak punya koin, santai aja karena ada tempat penukaran koinnya juga di dekat situ.

Vending Machine untuk beli tiket
Ini tiket BTS.

Cara pakenya, lihat stasiun tujuan dan berapa jumlah yang harus dibayarkan, pencet tombol sesuai nominal yang sesuai dengan yang akan dibayar, lalu masukkan uang koinnya.Tiket dan kembalian akan keluar secara otomatis. 

2. MRT/Metro
MRT di Bangkok biasa juga disebut subway atau metro, karena memang rel dan stasiunnya semua terletak di bawah tanah. Nggak jauh beda dengan BTS, MRT ini juga bentuknya kereta penumpang. Bahkan kalo boleh saya bilang bentuknya ya sama persis keretanya hanya beda operasionalnya kalo MRT di bawah tanah. MRT di Bangkok melayani beberapa rute melalui satu jalur panjang mulai dari Hua Lamphong sampai Chatuchak Market.
Suasana di dalam MRT
ini token tiket MRT -nya

Tiketnya agak beda dengan BTS karena vending machinenya beda. Di MRT, bisa bayar dengan uang kertas dan bentuk tiket yang keluar berupa token atau koin plastik berisi chip. Nah buat masuk gerbang, cukup sentuhkan saja chipnya, trus ntar pas mau keluar masukin aja token ke gerbang. Untuk harga juga tergantung dari jauh dekatnya stasiun yang akan dituju. Mirip-mirip dengan BTS koq ratenya.

3. Kommuter Line/Railway Station
Kalo ini lebih mirip sama kereta listrik atau kereta api di Jawa. Mirip semua-muanya, dari mulai stasiun sampe bentuk kereta. Railway station ini melayani ke wilayah-wilayah yang jauh dari kota Bangkok. Nggak cuman antar kota aja sebenarnya karena juga ada yang antar negara. Misal ada kereta Oriental Express yang melayani Singapore- Malaysia (Butterworth - Penang) Bangkok, yang bentuknya ekslusif abis. Atau kereta menuju Ayutthaya, seperti yang sudah saya pernah ceritakan disini. Juga ada juga kalo mau ke daerah lain di Thailand misalnya Chiang Mai. Stasiun paling gampang ditemui di Bangkok ya di Hua Lamphong. Jadi, mau kemana aja dari Bangkok starting pointnya ya dari sini.

4. Chao Phraya River Cruise
Ini menurut saya adalah public transportation yang paling unik dan khas Thailand (selain Tuk-tuk yang nanti akan saya bahas). Kenapa?. Pemerintah Thailand pinter memanfaatkan sungai Chao Phraya yang meskipun butek, menjadi salah satu jalur transportasi air. 
Chao Phraya River
Mejeng di Sathorn Pier. Pier ini tempat perpindahan dari BTS line ke Chao Phraya Express Line.

Ada beberapa pilihan river cruise sebenernya dengan berbagai macam kapal. Paling gampang adalah lihat benderanya. Bendera kuning, biasanya untuk tourist pass. Kapal berbendera kuning ini memang khusus diperuntukkan untuk turis dengan membeli daily pass ticket seharga 90 baht seharian. Dan rute yang dilalui secara spesifik hanya berhenti di pier (dermaga apung) khusus lokasi wisata aja. Tapi, lain dengan kapal berbendera oranye. Kapal ini jauh dekat dikenakan hanya 15 baht aja, dan berhenti di setiap pier. Jika pengen berbaur dengan masyarakat lokal, kapal berbendera oranye ini wajib jadi pilihan. Ada juga kapal bendera biru atau hijau. Untuk yang ini biasanya operasionalnya hanya tertentu dan juga tidak berhenti di setiap dermaga. Caranya tahu kapal bendera mana berhenti di dermaga mana gampang, tinggal liat aja bendera di setiap dermaganya. 
Ini tiketnya. Beli diatas kapal, ada keneknya koq. Banyak juga kenek ibu-ibu di Chao Praya Express River Cruise ini
Mejeng di atas kapal
Kalo saran saya, paling enak naik kapal bendera oranye. Gampang ditemui, berhenti di setiap dermaga (jadi kalo mau wisata di antara pier satu ke yang lain gampang), juga merasakan jadi orang Thailand asli. Eh, tapi kalo pas penuh berasanya kayak di bis kota deh. Sumpek!

Beberapa pier ada juga spot yang dekat dengan landmark tertentu. Misalnya di pier 15, bisa mejeng di depan Rama Bridge


5. Tuk-Tuk
Ada yang bilang nggak sah kalo ke Bangkok nggak nyobain transportasi becak bermotor beroda tiga ini. Sama kalo kayak ke Jogja nggak nyoba naik andong atau ke Gili Trawangan nggak nyoba Cidomo. Hambar!. Lagian, di Bangkok banyak banget koq tuk-tuk yang bisa jadi pilihan untuk dinaiki. Tinggal gimana tawar-tawarannya aja.

Banyak tuk-tuk di kawasan Khaosan Road yang bisa dipilih

Oh ya, hati-hati dengan tuk-tuk berplat kuning dengan nomor hijau. Biasanya sih tuk-tuk ini merupakan scam, dengan berkedok mengantarkan kita ke berbagai tempat wisata hanya dengan harga murah (20 baht biasanya) ujung-ujungnya diminta mampir ke toko cinderamata, atau restoran, atau toko perhiasan. Katanya sih mereka akan dapat komisi uang bensin untuk setiap penumpang yang mampir dan berkunjung ke toko yang jadi rujukan (minimal 10 - 30 menit). Modusnya biasanya ada yang menghampiri kita, dengan berkata bahwa hari ini adalah EXPO lah, atau Tourism Day lah, atau apa yang bilang kita bisa berkeliling tempat wisata dengan harga murah dengan naik tuk-tuk. Masih mending kalo kita cuman rugi waktu aja diajak keliling-keliling, nah kalo dimintain duit lebih gimana?.

Begini rasanya naik tuk-tuk.. kaki nekuk dikit karena kepanjangan.. Itu si Chai, supir yang nganterin saya jalan-jalan.
Koq saya bisa tau?. Soalnya saya kena tuk-tuk yang beginian, jadi saya sempet diputer-puterin dulu kemana, bahkan suruh tunggu berapa menit sebelum berangkat. Tapi begitu nyadar, langsung straigh forward dengan tegas saya minta diturunkan di tempat yang saya minta diawal. Asyeem.. untung nggak kenapa-kenapa.

Jadi, lengkap kan pilihan alat transportasi di Bangkok?. Saya sengaja nggak masukin taksi karena saya berhasil (lagi-lagi) memecahkan rekor tidak menggunakan taksi di negeri orang. Lagian kebanyakan taksi di Bangkok gak pake argo, dan warnanya juga norak-norak. Males deeh mau naikinnya. Hohohoho

42 komentar:

Lidya - Mama Cal-Vin mengatakan...

dijakarta jalanannya khusus untuk pemilik kendaraan saja oops :) , yg tidak punya harus pontang panting turun naik kendaraan umum, padahal di spore dari ujubg ke ujung tanpa punya kendaraan kita bisa pergi ya. walah lupa ini lagi bahas bangkok ya

Ario Antoko mengatakan...

yg aku suka dari thailand itu infrastruktur pariwisatanya sudah maju

padahal Indonesia-thailand sama2 negara berkembang loh

Andy mengatakan...

sensasi paling asyik adalah ketika naik TUK TUK soalnya Thailand banget,kalau naik MRT sensasi yang didapat kurang

Asbud mengatakan...

Cuman pernah denger soal Tuk-Tuk, mirip bajaj.. Btw di sana banyak orang Budha-nya ya, Mas, wah sempet ngerasain pas Waisak ga??

Isti mengatakan...

saya ada rencana ke bangkok desember ini, kayaknya bakalan cari2 arsip blog nya ghape nih hehe..

Ninda Rahadi mengatakan...

kayaknya enak naik kapallihat gedung :D

AuL Howler mengatakan...

kapan deh indonesia bisa nyontek
atau seenggaknya bikin inovasi gitu loh..

jangan mobils ama motor doang. selalu. semua.

macet
=="

maia mengatakan...

ngumpulin recehan buat ke bangkok aahhh

niee mengatakan...

cieeeeee gaphe udha mau jadi the next trinity neh,, sampe dicari2 gitu tulisannya :P

Ami mengatakan...

Aku nanti ketik keyword SIAPA PACAR GAPHE?

cik awi mengatakan...

wah asik gan ya jalan2 nya

Bayu Hidayat mengatakan...

heheh tuktuk. gw ingat di mesir. namanya sama. kok bisa sama gitu yah. hehhe

asik jalan jalnan ya bro

Mila Said mengatakan...

cieeee....yang banyak di cari di google...cieeee..
kayaknya nih bangkok kog ga abis2 ya? gw masih curiga ini mau dibikin e-book nya hahahahaaa....

Niar Ci Luk Baa mengatakan...

tuk tuk tuh kyak bemo yaa...hahahah kaki nya ijol ae mas kepanjangan tuh :p

d3vy mengatakan...

even Bangkok has MRT?
kapan ada di endonesia ya?
*garugarug*

outbound malang mengatakan...

kunjungan gan.,.
bagi" motivasi.,.
hilangkan rasa gengsi mu untuk maju lebih baik.,.
di tunggu kunjungan balik.na gan.,.,

outbound malang mengatakan...

kunjungan gan.,.
bagi" motivasi.,.
hilangkan rasa gengsi mu untuk maju lebih baik.,.
di tunggu kunjungan balik.na gan.,.,

Matahari mengatakan...

cieeeeee, yang semakin tenaaaar^^ uhhuy!
Bangkok masih panjang nih? sekalian bikin e-booknya aja kalo gitu deh :)

Anonim mengatakan...

whattt?bangkok lagiii??!! bosan je mas gaphe...mbok ganti lainnya.ini trully bener2 membosankan.

Duo Panda mengatakan...

Nice record nih mas, ga pake taxi segala. Indonesia memang harus banyak belajar dari negara-negara tetangganya soal transportasi & infrastruktur.

Menurut mas Gaphe, kalau ke Bangkok mesti tinggal di daerah mana yang dekat dengan segala moda transportasi? Kl khaosan road denger-denger agak jauhan dr BTS station yah?

nuel mengatakan...

stasiun BTS kayak stasiun KRL di sini, phe.. huehehe

cara pemesanan trica jus mengatakan...

berbagi Kata Kata Bijak Nabi Muhammad SAW
Pahlawan bukanlah orang yang berani meletakkan pedangnya ke pundak lawan, tetapi pahlawan sebenarnya ialah orang yang sanggup menguasai dirinya dikala ia marah.

semoga bermanfaat :D

Goiq mengatakan...

huahauhauhauaa.. elu tinggi sih Phe, jadinya kaki harus nekuk di tuktuk...

melblogs TTM / iffa mengatakan...

uwihhh...asyik yo penataan transportasinya. Ga macet n uyel uyelan :(

lha kok yang mirip banged di Jawa cuma Kommuter line yo. Kalo yang ini aku pernah naik kommuter SuLam alias Surabaya - Lamongan hehe...

Ika Andayanie mengatakan...

naik busny jg gampang..

Tebak Ini Siapa mengatakan...

Kalau di Jakarta, Commuter Line itu KRL hehehe xD
Udah lama gak mampir ke sini,
tadi liat buku gambar Jokowi kok tak delok-delok mirip kowe mas... yowis BW langsung ke sini :p

iwan mengatakan...

berdoa moga gubernur jakarta baca postingan ini ^^

Lyliana Thia mengatakan...

Ah, udah lama gak mampir ke tempat Gaphe jadi kangen baca pengalamannya Gaphe.. :-D

Apa kabar Phe?

emang posting2 Gaphe ini isinya berguna banget terutama bagi mereka yg akan traveling...

aku pun jg akan cari referensi ke sini nih kalau suatu saat traveling jg ke tempat2 yg udah dikunjungi Gaphe.. :-D

Trica Jus mengatakan...

berbagi Kata Kata Motivasi
Orang slalu bilang km perlu melakukan ini dan itu, tp km tahu yg terbaik ttg dirimu dan apa yg perlu km lakukan.

Tulus dalam menggali potensi diri. Meniru hanya membuatmu menjadi orang lain, tak ada yg bisa dibanggakan. Jadi dirimu sendiri.

Keikhlasan hati dan ketegasan sikap, akan menjadikan kamu lebih siap dan lebih berani dalam menyelesaikan setiap masalah.

Apapun yang kamu rencanakan, apapun yang kamu ingin lakukan, awalilah dengan doa.

Doaku hari ini: Tuhan, berikan aku keberanian, kesabaran dan keikhlasan untuk menghadapi sulitnya kehidupan. semoga dapat di terima gan, dan salam kenal :D

Imtikhan mengatakan...

wow hebat sob dah sampai kesana

Orin mengatakan...

Jadi inget ibu2 kenek yg marah2 ma bule coz dia ngasih uang 1000 baht buat bayar hahahahah

riva'i mengatakan...

jiah,
tiap kali saya mampir disini.
pasti jadi kepingin..
:(

kapan ya....?

ibugembala mengatakan...

kalo macem transportasinya banyak gitu, gimana mau macet? maunya di sini juga dibikin kaya gitu ya

Meutia Halida Khairani mengatakan...

sebenarnya bagus jg ya kalo di jkt dibangun sky train. tata kota nya juga jadi kelihatan keren nggak sih. jadi di darat ada busway, tengah2 monorail / MRT, diatas ada sky train. kendaraan bersifat massal tuh perlu bgt utk mengatasi muacett

alaika abdullah mengatakan...

senang banget main ke rumah mayamu mas Gaphe....
selalu penuh dengan informasi penting, detail pula... sangat-sangat membantu.

Kapan ya Jakarta bisa mencontoh Bangkok? ayo donk para pemikir (kemenhub/transportasi)... rakyat ingin transportasi yang lebih baik lho, banget!

uli mengatakan...

Seru Gaphe. Pengen Ke Bangkok rasanya. moga tahun depan kewujud. amen...

Trica Jus mengatakan...

berbagi Kata Kata Mutiara Mario Teguh
Orang-orang yang berhenti belajar akan menjadi pemilik masa lalu. Orang-orang yang masih terus belajar, akan menjadi pemilik masa depan.

semoga bermanfaat yah, salam kenal dan sukses selalu, ku tunggu kunjungan baliknya yah :D

pengobatan penyakit Tbc mengatakan...

Oh my goodness! A dream come true for those lucky sweethearts! You did a marvelous job.♥♫

hilsya mengatakan...

gb yg pertama sepertinya familiar nih.. :)

taksi di sini biar kata ngepink atau kuning lumyan bagus dan murah kok..rata-rata mereka pake argo. lucu kalo jam sibuk, mereka ga mau ngantar ke tempat jauh.. soale macetnya aje gilee

tapiii tetep aja ya,klo di bandara memang mirip kita *kudu pinter nyari selahnya.. dan saya belum jago tuh*

chici mengatakan...

Wuih mas, tips jalan-jalan ke Bangkoknya udah lengkap nih, ntar kalo ada rezeki maen kesana tinggal ikutin panduannya mas aja,hehe...

Di tunggu cerita lainnya :)

Ririe Khayan mengatakan...

Tuk-tuk...bajajnya Indonesia ya..

Eh, lha saya ke jogya belum pernh nyobain naik andong....huaaaaa..

Obat Kanker Hati Tradisional mengatakan...

Terlalu berharap akan menyakitimu, namun itu bukan alasan tuk menyesali diri. Ingat, sahabat selalu ada untukmu.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...